Memilih Sabun Untuk Memandikan Bayi dan Anak.

Standard

Banyak sekali teman yang bertanya kepada saya, bagaimana sebaiknya kita memilih sabun untuk bayi dan anak. Dengan sedemikian banyaknya jenis dan bentuk sabun yang beredar di pasaran, memang kadang-kadang agak membingungkan. Terutama bagi ibu-ibu. yang pertama kali memiliki bayi. Dalam hal ini saya tidak akan membicarakan merk, karena masalah pemilihan merk merupakan hak para ibu dengan mempertimbangkan banyak hal termasuk diantaranya kepercayaan terhadap merk itu sendiri, harga, ketersediaan di toko terdekat, promosi yang sedang dijalankan, pilihan kandungan dan lain sebagainya. Pembicaraan dalam hal ini akan berfokus pada jenis sabun saja, yakni kapan kita perlu menggunakan sabun batang, sabun cair, sabun dari rambut ke kepala/head to toe dsb.

A. Jenis jenis Sabun.

A.1. Sabun Batang/Bar Soap.

Sabun batang merupakan sabun jenis pertama yang tersedia untuk bayi. Dan terutama di pasar Indonesia, sabun ini masih menempati peringkat pertama dalam hal pemakaian dan penyebaran. Sama halnya dengan sabun untuk orang dewasa/keluarga yang juga pada saat ini di Indonesia masih menempati posisi pertama. Faktor teknologi awal dan harga merupakan penyebab utama, mengapa sabun batang tetap bertahan digunakan oleh sebagian masyarakat Indonesia, walaupun di Negara-negara maju lainnya (bahkan di negara-negara tetangga kita seperti Malaysia, Singapore, Thailand) – penggunaan sabun batang ini sudah tergeser oleh sabun cair.

Sabun batang bayi diproduksi melalui proses saponifikasi biasa, memiliki pH basa, menghasilkan busa yang cukup dan meninggalkan rasa ‘bersih kesat’  dan tidak licin di kulit yang lebih disukai oleh sebagian besar masyarakat Indonesia saat ini. Kesukaan terhadap ‘bersih kesat’ ini, sangat erat kaitannya dengan kebiasaan orang dewasa Indonesia yang telah terbiasa menggunakan sabun batang sejak kecil.  Busa yang banyak, sebenarnya tidak berkaitan langsung dengan tingginya tingkat kebersihan kulit, namun memberikan dampak psikis bagi yang menggunakannya. Sabun yang banyak busa dikesankan oleh banyak ibu, sebagai sabun yang membersihkan dengan lebih baik. Hal ini juga dipicu oleh banyaknya iklan-iklan sabun yang ditonton oleh ibu-ibu di media televisi yang menunjukkan busa yang berlimpah, bahkan terkadang jauh lebih melimpah dari apa yang sebenarnya mungkin terjadi dari sebuah sabun batang.

Sabun batang sangat baik dipertimbangkan untuk pemakaian sehari hari pada bayi, mengingat harganya yang jauh lebih murah. Harga sebuah sabun batang bayi dalam per gram sekitar 40% dari harga per mili dari sebuah sabun cair bayi. Jadi cukup signifikan dari sudut pandang biaya yang harus dikeluarkan oleh para ibu.

Sabun batang bayi juga sangat mudah kita temukan baik di toko toko seperti hypermarket, supermarket, minimarket , apotik, toko obat, toko perlengkapan bayi, kios di pasar hingga toko di pinggir jalan ataupun ruko di perumahan-perumahan di seluruh Indonesia. Jadi kita sebagai ibupun tidak perlu khawatir akan mengalami kesulitan untuk mendapatkannya.

Namun demikian, sabun batang juga memiliki kelemahan yakni bila sudah dibuka, kita harus memperhatikan penyimpanannya. Bila tidak disimpan dengan baik, sabun bisa menjadi terlalu lembek, atau bila dibiarkan di udara kering yang terbuka bisa menjadi terlalu keras dan busanya semakin terasa berkurang. Jadi kita perlu menyimpannya dalam kotak sabun yang benar, yang tertutup untuk menghindari debu dan kekeringan yang berlebihan namun memiliki ventilasi di bawahnya untuk menjaga agar sabun tidak tergenang air.

Pilihlah sabun bayi berukuran kecil ( 70 -80gram), mengingat bahwa tubuh bayi yang kecil hanya perlu menggunakan sedikit sabun. Sabun bayi berukuran kecil tentunya akan lebih cepat habis dan bisa kita gantikan dengan sabun yang baru yang lebih segar kembali. Sabun yang baru dibuka dari bungkusnya akan selalu memberikan kesegaran yang lebih baik dibandingkan dengan sabun yang telah terlalu lama dibuka. Pembelian sabun juga sebaiknya disesuaikan dengan besar genggaman tangan ibu. Sabun yang terlalu besar atau terlalu kecil, akan kurang nyaman saat dipakai dan lebih mudah tergelincir ke lantai saat kita memandikan bayi.

A. 2.  Sabun Cair.

Mengingat bahwa sabun cair bayi umumnya 2.5 x lebih mahal dari sabun batang bayi, beberapa teman ada juga yang bertanya, “ ..lalu untuk apa kita menggunakan sbun cair jika lebih mahal?”. Sabun cair tetap kita butuhkan walaupun kita telah menggunakan sabun batang. Minimal untuk keperluan jika kita bepergian  beberapa hari dengan membawa bayi. Jika kita bepergian, membawa sabun batang yang mudah lembek dan repot penyimpanannya bukanlah merupakan ide yang lebih baik dari membawa sebotol sabun cair berpenutup yang praktis. Kita hanya perlu memastikan botolnya tertutup rapat agar tak mudah tumpah.

Sabun bayi cair juga terlihat lebih modern, lebih hygienis dan lebih trendy. Kebanyakan pasangan muda di kota-kota besar belakangan ini mulai lebih memilih sabun cair untuk memandikan bayi/anaknya dengan pertimbangan lebih praktis selain juga karena faktor diatas tadi. Tampilan sabun cair bayi/anak di dalam botol terlihat lebih cantik dan mewah.

Sabun mandi cair bayi/anak, kebanyakan menggunakan bahan surfactant bukan sabun untuk menghasilkan stabilitas produk yang lebih baik. Secara umum, sabun cair memberikan busa yang lebih berlimpah dibandingkan dengan sabun biasa dan umumnya pula jika ia mengandung fragrance, maka wangi yang ditinggalkannya akan jauh lebih tetangkap indera penciuman kita dibandingkan dengan sabun batang bayi.  Hal ini juga menjadi salah satu alasan mengapa semakin hari semakin banyak ibu yang memilih sabun cair. Produsen bisa mengatur tingkat keasaman sabun cair agar lebih sesuai dengan kondisi kulit bayi, sehingga saat inipun kita bisa temukan sabun cair dengan pH balance/seimbang dengan kulit.

Namun demikian, sabun cair bayi selain memiliki harga yang lebih mahal juga meninggalkan kesan “masih licin’ di kulit jika dibandingkan dengan sabun batang yang agak kurang disukai di daerah tropis. Kesan ‘masih licin’ itu sebenarnya hanya perasaan di kulit saja bagi yang sudah biasa menggunakan sabun batang yang kesat, namun dari sisi fungsi, tidak ada kaitannya dengan tingkat kemampuan sabun cair itu dalam membersihkan kulit. Sabun cair membersihkan kulit sama baiknya dengan sabun batang.

Kita bisa memilih ukuran sabun cair di toko yang terdekat. Untuk keperluan travelling 2- 3 hari pilihlah sabun cair bayi dengan ukuran kecil 50ml – 100ml. Jika kebetulan anda lebih memilih untuk menggunakan sabun cair untuk membersihkan bayi dan anak anda setiap hari, maka pilihan ukuran yang lebih besar (200ml – 750ml) akan memberikan keuntungan harga per mili yang lebih baik jika dibandingkan dengan ukuran kecil. Untuk pemakaian jangka panjang & berulang, kita juga bisa memilih kemasan isi ulang/refill yang biasanya dikemas dalam pouch/doy pack yang jauh lebih ekonomis.

Secara umum, ukuran sabun cair yang lebih besar akan lebih mudah ditemukan di modern market (hypermarket, supermarket, minimarket), sedangkan ukuran yang lebih kecil lebih mudah ditemukan di minimarket dan toko-toko pinggir jalan/pasar.

A. 3.  Head To Toe/Hair & Body Wash/ Sabun Cair untuk badan & rambut.

Banyak ibu-ibu yang menanyakan kapan sebaiknya kita menggunakan Head To Toe atau yang dikenal juga dengan nama Hair & Body Wash untuk bayi kita.

Head To Toe dari namanya kita tahu bahwa sabun jenis ini digunakan untuk tubuh bayi dari ujung kepala sampai ke ujung kaki. Jadi fungsinya adalah menggantikan sekaligus fungsi sabun untuk membersihkan badan dan fungsi shampoo untuk membersihkan rambut dan kulit kepala. Produk ini sangat sesuai digunakan untuk pekerjaan perawatan bayi yang membutuhkan sisi kepraktisan yang sangat tinggi. Sebagai contoh misalnya untuk ibu yang baru pertama kali melahirkan & belum terbiasa memandikan bayi. Umumnya memandikan bayi merupakan saat yang menegangkan sekali (belum bisa memegang bayi dengan benar, leher bayi masih lemah, takut licin, khawatir bayi tergelincir saat dimandikan, dsb). Yang diperlukan pada saat ini adalah bagaimana bisa memandikan bayi dalam waktu yang singkat dan selamat. Maka, dibandingkan dengan harus menggunakan 2 produk (– sabun dulu untuk memandikan badan bayi, lalu ganti lagi dengan shampoo untuk membersihkan rambut & kulit kepala bayi) tentu jauh lebih praktis menggunakan Head To Toe, yang sekali dituangkan ke telapak tangan bisa digunakan untuk membersihkan baik tubuh maupun rambut bayi sekaligus.

Demikian juga bila akan bepergian. Head To Toe juga bisa menjadi pilihan yang tepat, karena tak perlu lagi membawa 2 jenis produk perawatan bayi (sabun dan shampoo) di dalam tas. Cukup satu produk. Head To Toe!.

Lalu mengapa kita gunakan Head To Toe  untuk seterusnya? Sebenarnya jawabannya adalah ‘Ibu boleh saja menggunakan Head To Toe seterusnya untuk menggantikan sabun & shampoo, namun umumnya baik Sabun maupun Shampoo bayi memang telah dirancang dengan keperluannya masing-masing. Sebagai contoh saja, jika kita bisa mendapatkan Shampoo bayi dengan kandungan kemiri untuk membantu menjaga rambut bayi tampak hitam dan lebih lebat, tentu bahan kemiri yang sama tidak akan kita temukan pada Head To Toe yang akan digunakan hanya untuk rambut saja, tapi juga untuk badan. Jadi keistimewaan seperti inilah yang tidak akan kita dapatkan pada Head To toe. Karena Head To Toe sifatnya lebih general, sedangkan sabun dan shampoo sifatnya lebih khusus.

B. Pilihan Wangi & Kandungan Pada Sabun Bayi/Anak.

Karena jenis sabun batang untuk bayi yang beredar di pasaran cukup banyak, banyak juga yang bertanya kepada saya , bagaimana cara  memilihnya?. Seperti yang telah saya sampaikan sebelumnya, memilih adalah urusan selera, tingkat kepercayaan, harga, ketersedian, promosi dsb.

B.1. Pilihan Wangi

Wangi yang tersedia cukup bervariasi, mulai yang wangi bunga-bungaan (floral), buah-buahan (fruity), campuran bunga-buah (floral –fruity), wangi mirip bedak bayi secara umum (powdery) dsb. Bisa juga meruapakan campuran. Satu jenis wangipun bisa berbeda beda. Wangi floral misalnya, ada yang floralnya mengingatkan kita akan bunga mawar, ada yang mirip bunga, aggrek,  melati, campuran bunga-bunga, dsb. Semuanya adalah soal selera. Tingkat kesukaan pada wangipun berbeda pada setiap orang. Ibu –ibu Asia umumnya lebih menyukai wangi sabun yang lebih kuat, walaupun sebenarnya sebagai ibu kita juga perlu mengetahui bahwa wangi yang kuat bukan memberikan jaminan bahwa produk itu adalah yang terbaik buat bayi/anak kita. Beberapa ahli menyarankan penggunaan parfume yang minimal pada produk perawatan bayi, terutama untuk bayi yang baru lahir untuk menghindarkan  iritasi pada kulit bayi yang peka. Namun demikian, kita masih tetap menggunakan produk-produk perawatan bayi yang menggunakan parfum yang ringan, karena umumnya pemilihan parfum pada produk perawatan bayi juga dilakukan dengan jauh lebih hati-hati, dan banyak diantaranya melalui uji klinis serta pengembangan dengan meniadakan atau meminimalkan element-element fragrance yang bisa membuat allergi & iritasi pada kulit bayi.

B.2. Kandungan

Banyak kandungan yang disebutkan ada dalam sabun bayi, mulai dari ekstrak tanaman alami yang bersifat menguntungkan bagi kulit  hingga susu dan vitamin. Mana yang lebih baik?  Pilihlah sesuai dengan apa yang ibu percaya dan yakini serta butuhkan. Karena untuk menentukan kandungan apa yang akan ditambahkan pada sabun bayi, biasanya pihak produsen telah melakukan proses riset dan pengembangan produk yang cukup panjang. Mereka tentu punya kelebihan masing-masing dan berusaha menjelaskan keunggulannya melalui berbagai media (misalnya pada kemasan, brosur, iklan, lewat tenaga penjual (SPG) dsb)

Jika ibu secara umum lebih yakin akan penggunaan bahan –bahan alam, ibu bisa memilih sabun bayi yang mengandung ekstrak bahan alami. Demikian juga misalnya bila ibu type yang lebih ilmiah, lebih memilih kandungan-kandungan yang secara ilmiah lebih dikenal misalnya vitamin, ibu juga bisa mengambil keputusan untuk memilihnya.

Namun yang paling penting harus ibu ingat adalah fungsi utamanya sebagai produk untuk membersihkan kulit bayi. Yang lain-lain itu hanyalah tambahan sifatnya.

C. Sabun Bayi vs Sabun Dewasa vs Sabun Anak.

Sekarang tiba pada pertanyaan “ Apakah saya boleh menggunakan sabun orang dewasa untuk bayi dan anak saya?” Jawaban sebenarnya adalah boleh –boleh saja. Dalam artian, fungsi pembersihan pada sabun bayi tetap akan bisa ibu dapatkan pada sabun dewasa jika ibu menggunakannya pada bayi/anak ibu. Nah, jadi ibu tidak perlu panik jika tidak berhasil mendapatkan sabun khusus bayi untuk putra ibu. Lalu mengapa kita harus membeli sabun bayi atau sabun anak secara khusus?

Perbedaannya adalah terletak dalam proses pengembangannya. Sabun bayi umumnya dikembangkan oleh para produsen produk perawatan bayi melalui riset khusus yang melibatkan ibu-ibu yang memiliki bayi, dikembangkan sesuai dengan kebutuhan ibu akan perawatan kulit bayinya, pengetahuan ilmiah mengenai perbedaan kulit bayi dibanding kulit orang dewasa dan sebagainya. Sehingga misalnya saya ambil contoh gampangnya, pada produk sabun bayi, secara umum kita tidak  menemukan bahan untuk pemutihan kulit yang banyak kita temukan pada sabun dewasa, karena memang memutihkan kulit bukanlah kebutuhan pada perawatan kulit bayi. Contoh yang lain adalah fragrance. Fragrance pada sabun bayi umumnya tidak memiliki wangi sekuat wangi sabun dewasa, karena beberapa component fragrance yang menimbulakn bau kuat dan wanginya enak, diketahui tidak cukup aman bagi bayi – sehingga bahan-bahan itupun telah dibuang dari fragrance yang digunakan pada sabun bayi. Walhasil, wangi sabun bayi menjadi tidak seenak & sekuat sabun dewasa, namun jauh lebih aman.

Dari pemaparan saya di atas, bisa kita ringkas bahwa sabun dewasa tetap bisa digunakan untuk memandikan bayi jika kebetulan kita sedang tidak memiliki sabun bayi, namun akan lebih baik jika para ibu menggunakan sabun yang memang dikembangkan khusus untuk membersihkan kulit bayi.

Bagaimana dengan sabun anak? Sabun anak dikembangkan melalui riset yang serupa dengan pengembangan sabun bayi, yakni dengan mempertimbangkan kebutuhan ibunya plus kesukaan anaknya. Penggunaan warna yang cerah, design yang meriah dan fragrance yang berbau buah-buahan sangat menonjol pada sabun anak-anak. Dari sisi fungsi tidak ada masalah jika sabun anak-anak ini juga digunakan pada bayi (0-5 tahun), atau sebaliknya anak-anak (3-12 tahun) menggunakan sabun bayi. Namun kembali lagi dari sisi pengembangan , jika kita memang memiliki dana yang cukup dan tersedia di tempat kita berbelanja sehari-hari, mengapa tidak kita pilih sabun yang memang dikembangkan khusus sesuai dengan kebutuhan perawatan kulit khusus untuk bayi dan anak-anak.

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s