Marigold.. Bunga Mitir Yang Menjadi Saksi Betapa Indahnya Hari.

Standard

Bunga Mitir atau yang sering juga disebut dengan kenikir (Jawa) atau Marigold atau Tagetes merupakan salah satu bunga yang sangat penting keberadaannya dalam kehidupan wanita di Bali. Bunga ini banyak digunakan hampir di semua aktifitas upacara sebagai perlambang Ciwa Raditya. Ssehingga tidak heran jika kita pergi ke pasar- pasar traditional di Bali, bunga ini mendominasi display para pedagang bunga terutama saat hari raya. Walaupun ada ditemukan dalam warna lain, kebanyakan bunga mitir berwarna kuning cerah atau jingga. Warna yang penuh dengan kebahagiaan, semangat jiwa muda dan dynamika kehidupan.

Bunga Mitir umum dibiakkan dari biji yang dipanen dari bunga-bunga yang sudah tua dan  kering di pohonnya. Memiliki daun yang indah yang sepintas lalu mirip dengan gambar daun dalam karya seni ukir/ lukisan traditional dan berwarna hijau segar. Tanaman ini bisa tumbuh dengan tinggi kurang lebih 1 meter dan sangat menyukai matahari. Jadi sangat sesuai untuk ditanam di halaman depan rumah yang langsung kena sinar maahari pagi. Kuntum bunganya bervariasi tergantung variantnya, ada yang kecil, sedang dan besar. Ada juga yang tunggal, tipis dan tebal.  Wangi bunganya agak kuat. Walaupun tidak semua orang menyukai jenis wangi seperti ini. Bunga Mitir ini sangat baik ditanam untuk melengkapi  lansekap taman tropis.

Biji Marigold dengan jenis yang berbeda sebenarnya cukup mudah kita temukan di beberapa tempat di Jakarta, seperti Trubus, Mitra ataupun Ace Hardware – namun sayang entah kenapa biji-biji ini agak lebih sulit tumbuh jika kita bandingkan dengan menabur biji dari tanaman asli yang sudah ada di Indonesia. Saya tidak tahu persis sebabnya. Namun saya menduga barangkali karena biji-biji bunga yang berasal dari daerah tropis ini tingkat ketahanannya terhadap panas matahari tropis di Indonesia tidak sebaik dari biji yang memang berasal dari tanaman asli yang sudah beradaptasi dengan baik. Barangkali jika ditanam ditempat yang dingin seperti Puncak Bogor, Malang ataupun Bedugul atau Kintamani di Bali  yang memiliki udara dingin akan lebih mudah.

Cara menanamnya cukup mudah, hanya ditabur biasa. Bisa ditabur langsung di tanah, atau bisa juga disemaikan terlebih dahulu di dalam pot, lalu anakannnya dipisahkan dan ditanam di tempat yang kita inginkan dengan jarak antara 20 – 40cm untuk memungkinkan perkembangan tanaman bisa terjadi secara optimal saat tumbuhan mulai dewasa.

Bunga Mitir membutuhkan air yang cukup terutama saat musim kemarau dengan panas menyengat yang menguapkan banyak air tanah kebutuhan tanaman untuk hidup sehari-hari. Bunga yang sedang mekar penuh sangat cantik jika dipanen dan dijadikan bunga potong untuk merangkai bunga dengan thema- thema yang ceria dan bahagia. Jangan lupa menyisakan beberapa kuntum bunga hingga cukup tua untuk dipanen sebagai bibit untuk masa penanaman yang berikutnya.

About these ads

16 responses »

  1. Pingback: Cosmos.. Bunga Kenikir Yang Mencerahkan Hari « nimadesriandani

  2. Aduh Mbak Sri bunga mitirnya cantik bangetttttt. Boleh tau ngak dimana dapet bibitnya saya mau tanam di halaman rumah, kayaknya oke tuh, tq

    • Saya tidak mengenal channel/pedagang yang mendistribusikan bunga di Bali,Pak. Tapi menurut saya sih bisa. Karena keperluan bunga mitir memang tinggi di Bali. Kuncinya hanya perlu kenal dengan penyalur di sana dan tahu kapan waktu yang tepat untuk memasarkannya. karena kebutuhan akan bunga ini dan harganya sangat berfluktuasi tergantung upacara yang sedang berlangsung.

      • Kalau di Bali ada supliernya namanya Bali Gumitir, Nurserynya ada di di desa Mayungan bedugul. Kalau pesennya bisa di tokonya di bilangan jalan raya Denpasar gilimanuk.
        Nama tokonya Bali Gumitir juga.

  3. SIAPA BILANG MENABUR SENDIRI BIBIT BUNGANYA KECIL KECIL ? SAYA COBA BUNGANYA BESAR SEKALI ADA YG HAMPIR MENYAMAI MANGKOK BAKSO,,,,,

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s