Melakukan pekerjaan rutin dari waktu ke waktu tanpa variasi tentu sangat membosankan, bukan? Untuk menghilangkannya saya suka melakukan hal-hal yang menyenangkan hati saya. Apasaja. Dan tak jarang adalah kegiatan yang sudah lama tak pernah saya lakukan lagi. Misalnya kali ini, sambil menunggu hujan reda, saya teringat akan sisa-sisa benang lama saya yang masih bisa saya manfaatkan. Saya akan membuat renda dari benang nylon (karena benang sudah lama – saya sudah tidak melihat lagi entah apa merknya – tapi yang jelas warnanya coklat muda/krem yang terlihat sangat manis). Saya sangat menyukai renda atau crochet dalam bahasa internationalnya, karena menurut saya renda selalu terlihat feminine dan romantis. Apapun warnanya. Read the rest of this entry
Tag Archives: Handicraft
India : Channapatna – the Toy’s City.
Mungkin diantara kita ada yang suka memperhatikan mainan anak-anak yang terbuat dari kayu? Atau boneka-boneka kayu berwarna-warni ? Atau gelang-gelang kayu yang bertumpuk merah, jingga,kuning, hijau yang makin lama makin mengecil? Atau mainan bola kayu kecil yang diikat dengan tali dan disambungkan dengan alat penangkap bola yang juga dari kayu? Sebelumnya saya tidak pernah membayangkan bahwa mainan-mainan itu adalah produksi India. Tepatnya di daerah Channapatna.
Dalam perjalanan ke Mysore, saya diberikan informasi bahwa kami akan melewati daerah Channapatna yang dikenal sebagai Toy’s City-nya India. Wah, kabar yang baik. Jadi kami berhenti sebentar dan melihat-lihat. Konon kerajinan kayu di Channapatna ini sudah berkembang sejak beberapa ratus tahun yang lalu dan disupport oleh kerajaan. Read the rest of this entry
Cuci Mata: Asia Art Fusion Pada Keramik Vietnam.
Ketika menikmati sarapan pagi di hotel, teman saya tertarik kepada sebuah teko di atas meja yang digunakan untuk menghidangkan teh bagi kami. Saya jadi ikut mengamati teko itu. Teko cantik berbahan keramik. Dengan finishing coklat kelam mirip perunggu dan gagang dari logam. Terlihat sangat etnik dan elegant. Contoh sebuah ‘fine art’ yang tak akan saya lupakan. Teman saya rupanya juga jatuh cinta pada teko itu. Saya menghiburnya dengan mengatakan nanti kalau punya waktu, kita cari teko sejenis di toko-toko atau di pasar yang akan kita kunjungi. Namun sayang, hingga kami pulang kembali ke tanah air, teko dengan buatan seindah itu tak berhasil kami temukan. Sayangnya pula, saya lupa mengambil gambar teko itu. Read the rest of this entry
Bunga Untuk Ibu Guru…
Menemani Anak Membuat Prakarya.
Sungguh merupakan saat yang menyenangkan ketika punya waktu untuk menemani anak kita membuat prakarya. Pertama karena saya percaya bahwa latihan membuat prakarya – apapun bentuknya – akan membantu anak untuk berpikir lebih kreatif. Anak akan lebih terlatih untuk mengimajinasikan sebuah objek dalam pikirannya lalu berusaha untuk membuatnya menjadi nyata sehingga orang lain bisa ikut menikmati indahnya alam pikirannya. Kedua, membuat prakarya juga melatih motorik anak dengan sendirinya. Anak menjadi lebih cekatan, gesit,trampil dan teliti. Ketiga, karena saya juga berpikir bahwa paparan terhadap aneka warna bahan-bahan prakarya juga memberikan dampak yang sangat positive terhadap perkembangan mental dan mood anak. Read the rest of this entry
Gerabah Kasongan – Cuci Mata
Sungguh menyenangkan pada sebuah perjalanan di akhir pekan di Jogja, teman saya yang tahu saya menyukai benda benda kerajinan rakyat, mengajak saya main ke Kasongan, sebuah desa yang merupakan pusat kerajinan gerabah yang letaknya tak jauh letaknya dari sana.
Banyak gerabah yang bisa kita lihat, mulai dari gerabah polos tanpa pulasan apa-apa yang terlihat sangat natural, hingga yang dipoles dengan berbagai jenis warna dan didandanin dengan kombinasi berbagai bahan natural lain seperti serat pisang, pecahan cangkang telor, dsb. Harganya pun miring jika dibandingkan dengan harga pasaran di Jakarta. Jadi tak ada salahnya jalan-jalan sambil cuci mata ke Kasongan. Setidaknya menambah pengetahuan akan kekayaan tanah air.
White Lace Crochet..
Renda dari benang putih s
elalu terlihat cantik, anggun dan abadi sepanjang jaman. Renda putih ini sudah kita temukan ada sejak kita lahir di rumah orang tua/nenek kita, dikerjakan pada waktu senggang sambil menjaga anak atau mengisi ketenangan sore hari. Merenda merupakan pelajaran ketrampilan yang saya pelajari saat di bangku Sekolah Dasar, di Bangli, Bali – yang pada saat itu saya tak pernah menyangka akan tetap bisa ingat cara membuatnya hingga kini. Betapa tidak, saat itu guru saya mengajarkan langkah demi
langkah secara lisan sambil memberikan contoh sekait dua kait dan sama sekali tanpa menggunakan pola yang bisa kita lihat dalam gambar, lalu meminta murid-muridnya mengulangi langkah langkah berikutnya dengan hanya menggunakan logika matematika sederhana. Menambah 1 rantai pendek, menambah rantai panjang penuh, mengosongkan, dsb. Jadi design itu semuanya ada dalam kepala kita dan guru kita. Tidak ada blue-printnya sama sekali. Tapi semuanya itu sangat menyenangkan dan sangat berguna, karena dengan demikian tanpa kita sadari kita diajarkan untuk mendesign renda secara kreatif dalam benak kita.
Kita jadi bisa membayangkan sebuah bentuk renda sebelum renda itu benar-benar tercipta. Kadang kadang kita baru memikirkan designnya sambil jalan, saat lingkaran atau baris pertama renda sudah dibuat dan atau membiarkan pola terbentuk otomatis secara natural melalui jari kita tanpa intervensi otak.
Belakangan, setelah saya tinggal di Jakarta dengan mudah saya bisa mendapatkan pola-pola renda dari buku-buku kewanitaan yang banyak tersebar di toko-toko buku. Namun demikian, saya tetap lebih menyukai renda yang terbuat dari benang putih yang klasik dan anggun.
Bantal Putihku…
My Bargello, My Bargello….
This gallery contains 4 photos.
Seorang gadis bersenandung di penghujung senja… ” Kujalin rinduku di setiap untaian benang yang berbaris rapi meniti hatiku Kunikmati kepedihanku di setiap tusukan jarum di jemariku Wahai kekasihku Kurenda derai airmataku di malam pengantinmu“
Hand Made Mini Animal Toys – Ready for a big hug!
This gallery contains 8 photos.
As a working mum I realize that actually I have only very limited time to share with my kids. Going early in the morning, and back home very late in the night. I wish I could change the time for longer during weekend, but the fact: 1 day is always 24 hours for every body, […]
Balinese Potpourri Bikinan Sendiri.. Aktifitas Akhir Pekan
This gallery contains 8 photos.
Potpourri cukup banyak dijajakan orang sebagai alternative pengharum ruangan dengan thema Aromatherapy yang lagi booming. Banyak peminatnya karena tampilannya yang sangat natural dan berkelas. Harganya pun cukup lumayan. Sayang , belakangan ini kwalitas potpourri yang kita temukan di pasar mulai beragam. Banyak yang hanya memasukkan bahan natural kering abal-abalan yang tak memiliki potensi fragrance yang […]













