Tag Archives: Kucing

Selamat Jalan Persia…

Standard

Andani - Kucingku Persia 1

Kematian adalah perjalanan baru  menuju cahaya

Di mana tidak ada lagi kegelapan dan malapetaka.

Kematian adalah perjalanan baru menuju kedamaian

Di mana tidak ada lagi pertarungan memperebutkan kekuasaan.

Kematian adalah perjalanan menuju kenyamanan yang melegakan.

Dimana tidak ada lagi kesakitan dan derita.

Selamat Jalan Persia…

Mengenangmu

Laksana menyaksikan sebuah pertunjukan layar lebar

Yang melakonkan kisah perjuangan

Dimana dirimulah sang pejuang

Yang mengajarkan arti keberanian dan nilai-nilai kepahlawanan

Tanpa mengenal kata menyerah dan putus asa

Tanpa pamrih dan tanpa keluh dan kesah.

Mengenangmu

Laksana menatap cermin diri,

Yang membuat para pencermin bertanya

Apakah dirinya telah mampu mencinta

Dengan setulus-tulusnya cinta dan kasih sayang

Yang tak perduli akan pengorbanan dan derita

Seperti yang telah kau contohkan.

Tak cukup kata-kataku untuk menyampaikan terimakasihku

Atas kesediaanmu menjadi bagian dari hidupku

Walau hanya sebentar

Saatnya kau berjalan pulang

Cahaya yang berpendar menyambut ruhmu yang bersuka cita

Untuk menyatu denganNYA.

Selamat Jalan, Persia…

Persia Pulang Dari Klinik- Perkelahian Kucing Jantan Dan Abses Yang Ditimbulkannya.

Standard

Mengangkat PersiaHari Minggu! Ini hari ke-lima Persia di opname di Klinik Hewan Veterina Satwa di Sektor IX Bintaro. Sesuai dengan perkiraan yang disampaikan oleh drh Yosep Sukarji yang menanganinya. Sebagaimana halnya kucing jantan yang mulai menanjak dewasa,Persia terlibat perkelahian dengan seekor kucing jantan lain yang mengakibatkan dirinya menderita luka. Luka akibat cakaran kuku kucing liar itu rupanya meninggalkan abses yang cukup parah di bagian dadanya. Berkali kali ia tampak meringis menahan sakit di dadanya. Persia pun demam dan lemas tak berdaya. Selain itu ia kedapatan muntah-muntah, yang mengakibatkannya semakin dehidrasi dan lemah.Itu terjadi pada hari selasa yang lalu. Saya tidak mempunyai obat dan peralatan, dan selain itu juga tidak punya waktu untuk merawatnya, karena harus segera berangkat dinas ke luar kota.

Abses Pada Kucing.

Akhirnya saya memutuskan untuk membawanya ke Klinik Hewan terdekat. Di sana Persia diperiksa. Terlihat adanya abses yang cukup serius di dadanya. Abses adalah kumpulan nanah yang purulent di bawah rongga kulit, yang terjadi akibat luka yang tidak bersih, misalnya dicakar oleh kucing liar yang kukunya kotor.  Abses pada kulit kucing cukup sering terjadi, terutama pada kucing-kucing jantan yang suka berkelahi mempertahankan wilayah kekuasaannya. Luka akibat cakaran atau gigitan ini kemudian dimasuki oleh bakteri misalnya Stapilococcus sp, Streptococcus sp, Escericia colli Pseudomonas sp,  dan lain sebagainya.

Abses biasanya menimbulkan demam yang tinggi pada kucing. Nanah pada abses juga bisa mengganggu jaringan di dekatnya. Dan jika nanah ini menyebar melalui pembuluh darah, dikhawatirkan akan menimbulkan komplikasi yang tidak dikehendaki.

Kadang-kadang kita tidak langsung waspada akan adanya abses pada kulit kucing ini, karena seringkali tersembunyi dibalik bulunya yang tebal. Sehingga penanganan yang seharusnya diberikan, jadi  sering terlambat.  Namun jika mengalami abses, kucing biasanya menunjukkan sikap yang kesakitan saat digendong.

Untuk mengatasi abses ini, tentu saja dokter harus melakukan penyayatan ringan untuk mengeluarkan nanah dan mengeringkannya. Setelah drainage dilakukan, maka diberikan injeksi antibiotik untuk mengatasi infeksi bakteri berikutnya.

Dirawat di Klinik.

Karena Persia membutuhkan perawatan yang intensif, maka saya pun setuju agar Persia dirawat inap saja di Klinik itu. Saya sendiri tentu tidak akan sempat merawatnya dengan baik. Menurut drh Yosep Sukarji, perawatan kucing itu mungkin membutuhkan waktu sekitar 5 hari hingga lukanya kering.

Setiap hari rupanya anak saya menjenguknya dan tidak sabar untuk melihat perkembangannya. Hari pertama, anak saya melaporkan bahwa Persia terlihat sangat lemah berbaring di kandang Klinik. Hari kedua dan ketiga , saya mendapatkan laporan bahwa Persia mulai berangsur-angsur pulih. Ia mulai bangun dan lukanya mulai mengering. Syukurlah.

Kemarin kami sempat menjenguknya sebentar.  Persia terlihat sangat girang dan mengusap-usapkan kepalanya dengan manja ke telapak tangan saya. Lukanya sudah kering dan ia sudah tampak sehat . Namun perawat mengatakan bahwa ia belum mendapatkan ijin dokter Yosep untuk melepaskan Persia pulang. Akhirnya siang tadi, petugas klinik menelpon saya dan mengatakan bahwa dokter sudah mengijinkan Persia pulang hari ini.

Persia Sudah Boleh Pulang Kembali.

Anak-anak saya girang bukan main dan bergegas ikut menjemput Persia. Persia masih tampak kurus. Namun terlihat sekali wajahnya yang girang begitu melihat anak-anak datang. Anak-anak meminta saya membelikan makanan dan snack untuk Persia di toko keperluan hewan peliharaan di sebelah Klinik. Saya membeli sebungkus makanan kucing olahan dari ikan Salmon, sebungkus lagi yang berasal dari olahan ikan tuna serta 3 bungkus snack kucing rasa ikan.

Setelah membereskan administrasi dan menyelesaikan pembayaran di Klinik, maka Persiapun diangkat oleh anak-anak dan dibawa pulang  kembali ke rumah.

Begitu sampai di rumah, Persia kelihatan kangen akan tempat tidur dan lingkungannya. Ia berkeliling perlahan dengan canggung tapi senang. Anak saya segera menghadiahinya dengan snack, lalu menyiapkan Persia semangkok makanan untuk makan sorenya. Kami semua pun merasa sangat senang. Syukurlah, akhirnya Persia sembuh.

Welcome Home, Persia!.

Animal Behaviour – Kisah Kepahlawanan Seekor Kucing.

Standard

Andani - Persia & La Kitty 7Anak saya memiliki 2 ekor kucing yang diberi nama La Kitty dan Persia. La Kitty berwana putih dengan belang coklat abu-abu, sedangkan Persia berwarna putih dengan belang hitam. Keduanya adalah anak kucing liar yang didomestikasi di rumah kami. Namun keduanya ternyata memiliki sifat dan karakter yang berbeda. Walaupun sama-sama kucing jantan dan sama-sama berasal dari kehidupan liar ternyata mereka memiliki karakter yang berbeda.  La Kitty tumbuh menjadi seekor kucing yang pendiam, serius dan  seekor petarung yang tak kenal kata menyerah. Suaranya keras dan jelas kalau sedang mengeong. Sebelumnya saya sudah pernah bercerita bagaimana La Kitty dengan tak kenal lelahnya bertarung dengan seekor kucing jantan berwarna hitam untuk mempertahankan sesuatu yang ia pikir harus pertahankan. Sementara Persia adalah seekor kucing yang manja, lucu dan periang. Suaranya pun terdengar sangat manja dan lucu. Read the rest of this entry

Persia, The Cutest Morning Alarm.

Standard

Animal behaviour.

Andani- Persia

Beberapa bulan yang lalu, saya pernah bercerita tentang Persia, anak kucing liar yang membuntuti anak saya terus. Karena setelah melapor ke Satpam dan minta cross-ceck, ternyata tetap tidak ada seorangpun yang memilikinya, maka anak kucing liar  itu akhirnya menjadi anggota keluarga kami. Sekarang sudah lebih dari 3 bulan ia bersama kami. Anak saya memelihara dan merawatnya dengan sangat baik. Memberinya makan dan memandikannya dengan telaten.Juga menemaninya bermain di saat-saat senggang. Sebagai akibatnya kucing kecil ini menjadi sangat manja dan selalu menyenangkan. Wajahnya sangat lucu, cantik dan menggemaskan. Read the rest of this entry

Welcome, Persia…

Standard

Pulang kantor saya melihat anak saya  bermain di teras depan. Agak mengherankan. Pertama karena hari sudah malam. Seharusnya ia ada di kamar mengerjakan PR atau belajar.  Kedua karena tidak biasanya ia seperti itu.  Ada apa? Saya mendekat. Ooh, rupanya ia sedang menunggui seekor kucing kecil yang diletakkannya di dalam keranjang. “Mama, kita  punya kucing baru” kata anak saya. Waaww! Tambah heran saya.  Kucing baru? Berarti mulai sekarang kami akan memiliki dua ekor kucing. Bagaimana bisa? Darimana ia  mendapatkan  kucing? Apakah ayahnya sudah setuju? Mengingat suami saya sama sekali tidak menyukai kucing. Satu kucing saja sudah membuatnya bete,apalagi dua ekor kucing. Read the rest of this entry

Cinta Yang Harus Diperjuangkan…

Standard

Ini kisah tentang La Kitty. Kucing jantan kesayangan anak saya. Ssebelumnya ia adalah seekor anak kucing liar.  Sejak kami adopsi saat masih sangat belia, La Kitty akhirnya tumbuh menjadi seekor kucing rumah yang baik dan sopan.  Saya masih ingat bagaimana ia mulai menarik hati anak saya untuk mengadopsinya. Bagaimana anak saya harus berjuang guna mendapatkan ijin ayahnya untuk mengadopsi La Kitty. Masalahnya, saya dan anak-anak saya adalah tergolong sebagai Ailurophiles (penyuka kucing), sedangkan suami saya adalah seorang Ailurophobes (pembenci kucing).  Memang sangat sulit untuk mencapai titik temunya. Namun dengan usahanya yang positive mengusir tikus yang sebelumnya banyak berkeliaran di halaman belakang rumah, akhirnya La Kitty berhasil memenangkan symphaty dan ijin suami saya untuk tetap tinggal di rumah. Read the rest of this entry

Karuna, Kasih Sayang Di Sekitar Kita.

Standard

Hidup memang penuh cinta!. Setelah menghabiskan waktu yang sangat membahagiakan bersama orang-orang yang saya cintai di Bali, saya pun kembali ke kerutinan hidup di Jakarta yang juga penuh cinta. Anak-anak menyambut saya dengan suka cita. Anak saya yang kecil segera menutup tubuh saya dengan selimut yang hangat ketika tanpa sengaja saya tertidur kelelahan. Super ngantuk!. Lalu beberapa jam kemudian, anak saya yang besar membangunkan saya dengan ciuman di pipi sambil berbisik “ Mama, bangun Ma!  Mama tertidur dan belum mandi!”. Rupanya anak saya ingin membangunkan saya, namun tidak ingin membuat saya kaget dan pusing. Saya terbangun dan terharu menyadari betapa baiknya anak-anak memperlakukan saya, ibunya.  Penuh kelembutan dan  kasih sayang. Read the rest of this entry

Ngumbang!. Ketika Musim Berkelana Tiba.

Standard

Pulang kerja, anak saya menyambut di depan pintu. “Mama, La Kitty hilang!” katanya dengan wajah sedih nyaris menangis. Menceritakan kucing kesayangannya yang bernama La Kitty yang tidak ia temukan sepulang dari sekolah. Saya lalu membantu mencarinya di seputaran rumah, tetangga dan bantaran kali di belakang. Namun tak saya temukan bayangannya pun. Biasanya La Kitty keluar rumah sebentar dan kembali lagi. Dan biasanya tidak jauh. Namun kali ini La Kitty benar-benar tidak pulang. Anak saya menjadi sangat murung. Read the rest of this entry

Everybody Wants To Be A Cat.

Standard
Everybody Wants To Be A Cat.

Diantara kita semua tentu banyak yang suka menemani putra-putrinya menonton film kartun. Selain untuk memastikan kwalitas informasi yang diterima anak, meningkatkan kebersamaan dengan anak, juga sekalian menikmati kembali kegembiraan masa kecil yang tidak lagi kita nikmati setelah dewasa. Film kanak-kanak, selain memiliki alur cerita dan ide, juga menyajikan musik dan lagu-lagu yang enak dinikmati.  Salah satu lagu yang enak menurut saya adalah “Everybody Wants To Be A Cat” dalam film  “The Aristocats” yang sebenarnya bukan film baru. Read the rest of this entry

Toxoplasma, Kucing Dan Wanita Hamil.

Standard
Toxoplasma, Kucing Dan Wanita Hamil.

Ketika saya memposting tulisan tentang kucing, saya mendapatkan pertanyaan & komentar  seputar Toxoplasmosis. Juga terdapat ekspressi kekhawatiran  jika memelihara kucing. Pertanyaan dan ekspressi khawatir yang saya tangkap itu,  memicu keinginan saya untuk mengulas sedikit tentang penyakit ini. Barangkali sebagian orang sudah sangat paham akan penyakit ini, namun saya berpikir barangkali tulisan saya ini ada gunanya bagi yang lainnya. Toxoplasmosis, adalah suatu jenis penyakit yang disebabkan oleh protozoa parasit bernama Toxoplasma gondii.  Bukan virus, seperti banyak dikira orang awam. Penyakit ini cukup populer terutama di kalangan wanita hamil, karena serangan penyakit ini dapat mengganggu pertumbuhan janin dan bahkan keguguran. Read the rest of this entry