Perawatan Dasar – Cara Sederhana Merawat Bayi…

Standard

Sebagai seorang wanita yang kebetulan pernah bekerja di bidang perawatan bayi selama bertahun-tahun, saya sering mendapatkan pertanyaan mengenai cara-cara perawatan bayi yang praktis, terutama dari calon-calon ibu yang sebentar lagi melahirkan bayi pertamanya. Banyak yang bingung, produk apa yang sebaiknya digunakan, kapan dan bagaimana menggunakannya. Banyak juga yang concern, jika budget yang dimiliki untuk membali produk perawatan bayi sangat- sangat terbatas, produk mana yang perlu didahulukan mengingat sedemikian banyaknya jenis produk perawatan bayi yang beredar di pasaran.

Perawatan bayi dapat dibagi menjadi perawatan dasar dan perawatan tambahan. Perawatan dasar yang dimaksudkan adalah perawatan standard sehari-hari dengan menggunakan produk-produk perawatan utama. Sedangkan perawatan tambahan adalah perawatan yang dilakukan oleh ibu terhadap bayinya jika kebetulan merasakan adanya keperluan tambahan maupun memiliki rejeki yang lebih untuk membelikan produk perawatan tambahan lainnya. Dalam tulisan ini hanya akan dibahas mengenai cara melakukan Perawatan Dasar saja, mengingat bahwa perawatan minimal ini memang penting dilakukan oleh setiap ibu pada bayinya, tanpa memandang kelas, golongan maupun daya beli ibu terhadap produk perawatan bayi.

Perawatan Dasar Pada Bayi.

Perawatan dasar pada bayi di Indonesia umumnya terdiri atas langkah-langkah sbb:

1. Membersihkan tubuh bayi.

Membersihkan bayi termasuk di dalamnya adalah membersihkan tubuh dan rambut bayi. Membersihkan kulit bayi sama halnya  dengan perawatan orang dewasa, dapat dilakukan dengan menggunakan air dan sabun. Agar lebih praktis dan menghindari bayi tergelincir, ikuti langkah-langkah berikut:

a.       Pertama siapkan air hangat suam-suam kuku di dalam bak mandi bayi.

b.      Siapkan 2 buah handuk mandi bayi. Bentangkan handuk kering pertama diatas meja perawatan bayi (bagi yang memiliki meja khusus perawatan bayi), atau di atas kasur /tempat tidur bagi yang melakukan perawatan bayi di atas tempat tidur.

c.       Siapkan juga sebuah baskom kecil lain yang telah diisi air hangat, washlap dan sabun serta shampoo bayi. Sabun boleh dalam bentuk padat maupun cair. Untuk bayi yang baru lahir, penggunaan sabun sekaligus shampoo (Head To Toe) akan lebih praktis.

d.      Setelah semua siap, buka pakaian bayi dengan hati-hati, sambil ajak bayi berkomunikasi agar ia memahami bahwa sebentar lagi ibu akan membersihkan badannya, membantunya agar merasa lebih segar dan nyaman.

e.      Basahi washlap dengan air hangat di dalam baskom kecil, lalu usapkan pada sabun/bubuhkan cairan sabun, kemudian usapkan pada tubuh bayi yang terbaring di atas handuk kering. Usapan bisa dimulai dari wajah, leher, dada, tangan, kemaluan dan kaki, serta bagian belakang bayi. Lalu angkat busa sabun di kulit bayi dan bersihkan washlap dalam air hangat di baskom kecil. Lakukan hal yang sama dengan bagian kepala & rambut, namun ganti produk dari sabun ke shampoo, kecuali jika kita menggunakan produk Head To toe.

f.        Setelah busa sabun diangkat dan bayi tidak terlalu licin, angkatlah tubuh bayi ke dalam bak mandi bayi. Bersihkan rambut, kulit kepala, wajah dan seluruh kulit bayi dari sisa-sisa sabun/shampoo. Bilas hingga bersih, lalu angkat tubuh bayi dengan menggunakan handuk.  Baringkan bayi kembali di atas handuk kering yang baru, agar sisa sisa air lebih mudah diserap.

2. Menjaga Kehangatan Tubuh Bayi.

Bayi yang habis dimandikan, dan dibiarkan tanpa pakaian terlalu lama akan merasa kedinginan. Sejak jaman dulu di Indonesia, para ibu terbiasa membantu menjaga kehangatan tubuh bayi dengan bantuan Minyak Telon, walaupun di Negara lain, penggunaan Minyak Telon ini tak pernah ada. Minyak Telon, selain digunakan untuk menghangatkan tubuh bayi, juga digunakan untuk mencegah agar bayi tidak masuk angin dan mengalami perut kembung. Usapkan pada bagian dada, perut, punggung dan telapak kaki bayi. Minyak Telon juga memberikan wangi alami yang selalu mengingatkan orang akan bau bayi.

3. Mengeringkan/Mengurangi Kelembaban.

a.       Langkah berikutnya adalah mengeringkan kulit bayi dan menjaganya agar tidak terlalu lembab.

b.      Gunakan bedak bayi dengan kwalitas yang bagus untuk membantu menjaga tingkat kelembaban tubuh bayi, agar bayi senantiasa merasa nyaman.

c.       Tuangkan bedak bayi ke dalam telapak tangan ibu, lalu usapkan bedak dengan jari tangan dengan hati-hati ke tubuh bayi. Penggunaan puff juga boleh, namun applikasikan pada tubuh bayi dengan hati-hati.

d.      Untuk mencegah agar debu bedak tidak terhirup bayi, maka hindarkan hal-hal sbb:

a.       Jangan menuangkan bedak bayi ke dalam mangkok bedak atau ke telapak tangan di depan hidung bayi. Lakukan di tempat yang agak jauh.

b.      Jangan menyemprotkan bedak langsung dari botolnya ke badan bayi.

c.       Jangan menggunakan bedak bayi pada daerah di dekat hidung bayi.

e.      Selain itu, bedak bayi juga tidak dianjurkan untuk digunakan untuk di daerah dekat kemaluan bayi.

f.        Tips: Untuk mempermudah pemakaian bedak pada punggung bayi, bisa juga kita taburkan bedak terlebih dahulu pada bagian dalam punggung pakaian bayi, sehingga kita tak perlu lagi membalikkan tubuh bayi untuk memakaikan bedak. Lebih cepat dan praktis.

g.       Setelah bedak digunakan, segera kenakan popok bayi, gurita (bagi yang masih menggunakannya), pakaian dan bedong bayi agar bayi merasa hangat dan nyaman.

Perawatan Dasar ini dilakukan 2 x sehari, yakni pada pagi hari dan sore hari. Dengan melakukannya secara rutin, maka bayi anda akan senantiasa merasa nyaman, bersih dan sehat. Untuk perawatan tambahan pada kulit bayi, akan saya bahas dalam tulisan saya yang lain.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s