Energy Untuk Menang… Inspirasi Dari Sebuah Pertarungan Beyblade.

Standard

Saat membuka pintu rumah sepulang kerja, anak saya yang kecil menyambut saya di depan pintu dengan mata berbinar-binar dan raut muka penuh cerita yang ingin ia tumpahkan segera ke saya. Saya tertawa sambil mencium rambutnya dengan senang. Kalau begini, siapa yang tak setuju dengan pendapat bahwa ‘Anak adalah  penyejuk jiwa’?.

Ma, aku menang tarung tadi” katanya memulai dengan bangga. Anak saya yang saat ini baru duduk di bangku kelas 2 SD ini, memang memiliki jiwa petarung yang lumayan baik.

Oh ya? Wah.. hebat banget !!Pertarungan apa?”Tanya saya.  Saya melihat ada mainan Beyblade di tangannya dan segera menebak topiknya saat itu. Pasti kali ini ia menang dalam permainan beyblade. Sambil mengikuti langkah kaki saya ke kamar, ia sibuk bercerita tentang bagaimana hebatnya pertarungan beyblade tadi sore yang akhirnya berhasil ia menangkan. Saya mendengarkan ceritanya  sambil  meletakkan tas saya, lalu mencuci muka dan tangan saya di wastafel  hingga ke meja makan. Anak saya selalu mengikuti saya, seolah tak mau ada sepotongpun dari kisahnya yang luput dari perhatian saya.

Dari ceritanya saya bisa menangkap bahwa untuk memenangkan pertarungan beyblade paling tidak ia harus  memiliki perangkat permainan beyblade yang baik yang ia beli dari kumpulan uang jajannya setiap hari dan latihan yang cukup sering, agar mengenal beyblade andalannya dengan lebih baik. Namun yang menarik perhatian dan membuat saya merenung adalah pendapat anak saya, bahwa untuk memenangkan sebuah pertarungan dengan baik, kita perlu memberikan energy yang banyak untuk membuat beyblade kita bergerak dengan penuh energy dan akhirnya berputar kokoh dalam waktu yang sangat lama bagaikan paku yang menancap pada stadiumnya.

“Lihatlah ini Ma..” katanya sambil memperagakan bagaimana ia menarik launchernya dengan penuh tenaga dan semangat , lalu  menunjuk pada putaran gangsingnya yang sangat kuat dan lama, kemudian membandingkannya jika ia hanya menariknya dengan ala kadarnya. Benar! Ia menunjukkan kepada saya lagi, bagaimana gerakan gangsingnyapun melemah.

“Kalau pemainnya malas-malasan dan tak punya semangat, ia akan sulit menang. Karena tidak ada energy yang tersalur, Beybladenya juga lemah dan mudah dikalahkan lawan” katanya menutup percakapan dan meninggalkan saya di meja makan bersama suami saya.

Bila saya pikir-pikir, apa yang dikatakan anak saya pada saya memang  benar adanya dalam kenyataan hidup sehari-hari. Keseharian kitapun sesungguhnya penuh dengan pertarungan. Entah pertarungan untuk mendapatkan nilai baik dalam ujian, pertarungan untuk mengejar target penjualan agar tercapai, pertarungan untuk mendapatkan sesuap nasi, pertarungan untuk mendapatkan pasangan hidup dan lain-lainnya. Semuanya memang memiliki hukum yang sama dengan hukum yang berlaku dalam permainan Beyblade seperti yang diceritakan anak saya. Untuk menang, kita harus memiliki energy dan semangat yang banyak.  Kita harus menaruh energy  & semangat kita di belakangnya. Jika tidak, kemenangan tentu akan semakin sulit digapai.

Saya jadi ingat kisah Musashi yang ditulis oleh Eiji Yoshikawa,   yang pernah saya baca  beberapa tahun silam. Pada bagian dimana akhirnya Musashi memenangkan pertarungannya dengan Kojiro, Eiji Yoshikawa menuliskannya dengan sangat baik, bahwa bukanlah keahlian Musashi dalam bermain pedang yang membuat Kojiro kalah (karena Kojiro juga merupakan ahli bermain pedang yang sangat trampil dan tangguh), namun semangat  yang Musashi letakkan pada pedangnyalah yang mengantarkan ia  kepada kemenangan.

Ada kemiripan dalam kisah yang dituturkan oleh anak saya tentang pertarungan beyblade ini dengan kisah Musashi yang dituliskan oleh Eiji Yoshikawa yang membuat saya merasa mendapatkan inspirasi. Jadi dalam hidup ini, jika kita ingin memenangkan pertarungan, maka selain memiliki ketrampilan dan pengetahuan yang memadai, maka memiliki semangat /energy yang tinggi juga merupakan faktor lain yang sangat penting. Sehabis makan malam itu, saya segera mencuci tangan saya  dan merasakan optimisme hidup yang semakin meningkat.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s