Daily Archives: April 3, 2011

Vanda coerulea– Anggrek Biru Yang Mekar Hari Ini

Standard

Seorang saudara  saya dari Malang datang ke Jakarta membawakan saya  sebatang tanaman anggrek yang menurutnya bunganya sangat indah dan tebal.  Menurutnya perawatannya tak begitu sulit. Dan karenanya saya hanya menggantungkannya saja di teras depan. Tentu saja saya sangat senang menerimanya.  Dengan melihat sepintas lalu pada daunnya, saya tahu itu jenis anggrek Vanda yang pada jaman dulu banyak saya temukan di sela-sela batu cadas di tepi danau Batur dekat kampung saya di Bali. Yang tida saya tahu adalah warnanya. Kelihatannya berbeda dengan yang biasa saya lihat.

Benar saja, hari ini bunganya mekar dan menyuguhkan pemandangan yang menakjubkan di mata saya. Bunganya ungu berbintik bintik  dan bergaris putih dengan mahkota yang besar dan tebal, serta lidah berwarna biru yang menakjubkan. Vanda biru!.  Vanda coerulea!. Saya pernah melihat varian yang ini sebelumnya sedang dipamerkan di sebuah tempat public   di Bangkok, saat kebetulan saya sedang mendapatkan kesempatan ke sana dan melintas di tempat itu.  Berharap ini bukanlah varian yang disebut sebut oleh beberapa referensi sebagai anggrek yang hampir punah.

Kreativitas Daur Ulang – Memanfaatkan Bekas Pot Rangkaian Bunga

Standard

Mungkin diantara kita para wanita  cukup  sering menerima hadiah baik saat ulang tahun ataupun saat hari special lainnya berupa rangkaian bunga yang sangat indah? Rangkaian bunga mungkin dihadiahkan oleh pasangan kita, suami atau kekasih kita, saudara, kerabat, atasan, sahabat maupun rekan kerja kita sebagai tanda sayang dan perhatian. Tentu saja sangat menyenangkan, bukan?

Karangan bunga ini kita bisa letakkan di sudut ruangan, dan kita nikmati keindahan, kesegaran maupun wanginya selama beberapa har i. Namun sayang, setelah itu cepat sekali kering dan layu. Mmm..sayang sekali!. Padahal kita masih ingin menikmatinya. Kita masih ingin melihatnya segar dan cantik. Kita masih ingin mengenang perhatian dan kasih sayang pengirimnya terhadap diri kita.  Mmm.. full of memory-lah ceritanya.

Namun apa boleh buat, karena memang sudah tak memungkinkan lagi terpaksa kita harus menyingkirkannya dari pandangan kita. Namun jangan buru-buru. Ada hal yang bisa kita lakukan sebelum memutuskan untuk membuangnya ke tempat sampah.

Kalau kita perhatikan, rangkaian bunga basah jaman sekarang ini biasanya ditata dalam sebuah pot yang indah dengan oasis yang memadai. Seringkali pot inipun terlalu indah untuk dicampakkan begitu saja. Sebenarnya sangat sayang, terlebih jika kita mengingat dari harga rangkaian bunga itu yang mencapai beberapa ratus ribu rupiah.  Seringkali cukup mahal, bahkan bila uang itu kita manfaatkan untuk belanja dapur tentu cukup untuk menghidupi keluarga kita untuk beberapa hari.  Namun, yang namanya sudah jadi pemberian seperti itu, tentu kita tak bisa menguangkannya kembali.  Kenapa kita harus membuangnya.? Sebenarnya kita bisa memanfaatkannya untuk menjadi pot tanaman hidup yang selalu segar sepanjang hari tanpa harus menggantinya berkali-kali. Merangkai tanaman hidup! Ya merangkai tanaman hidup dalam satu pot! Mengapa tidak?

Caranya adalah sebagai berikut:

1.       Cabut semua bunga dan daun yang layu. Bersihkan oasis dengan hati-hati dan periksa apakah masih ada sisa-sisa batang kembang yang membusuk dan pastikan semuanya sudah tercabut dengan bersih.

2.       Bersihkan pot dengan baik, keluarkan oasis lalu cuci dengan air bersih.

3.       Letakkan kembali oasis pada tempatnya dan isi dengan air hingga penuh. Jangan sampai melimpah.

4.       Pilih batang tanaman dari jenis yang tidak rewel perawatannya dan mudah tumbuh di dalam media air.

5.       Sesuaikan ketinggian batang tanaman dengan selera kita, lalu tata di atas oasis dengan baik.

6.       Pastikan batang dan daun menutup permukaan oasis dengan baik, sehingga setiap orang yang melihat berkesan dengan rangkaian tanaman hidup kita bahwa itu seolah-olah tumbuh dari media tanah biasa.

Tanaman yang tidak terlalu rewel perawatannya &  mudah menyesuaikan diri dengan media oasis antara lain adalah dari jenis pandan-pandanan (misalnya Pohon daun suji), sirih hias, lavender. Lavender bahkan bisa berbunga normal di media ini.

Tanaman ini akan tetap bertahan dan bahkan tumbuh baik.  Yang perlu dilakukan hanya menyiramnya agar tidak sampai kering dan sesekali menyianginya dan membersihkan dari daun dan ranting tua yang menguning, sehingga pot selalu kelihatan segar dan hijau royo-royo.  Berbulan-bulan kemudian, kita akan melihat pot itu mulai terlihat sangat natural dengan lumut yang mulai tumbuh dengan baik. Pot bisa kita tempatkan di salah satu sudut halaman rumah kita ataupun di teras. Cantik!!

Kini kitapun tetap bisa mengabadikan pemberian orang yang telah berbaik hati mengirimkan rangkaian bunga itu kepada kita. Saya rasa, orang yang bersangkutan pun pasti akan senang jika tahu, bahwa kita memelihara sebagian pemberiannya dengan baik.