Beautiful Green Moth – Kisah Kupu Kupu Malam Yang Terdampar Kesiangan Di Jendela.

Standard

One of The Best  Design From Mother Nature

Suatu hari saya melihat seekor ngengat  hinggap ditirai jendela rumah saya.  Sungguh mengejutkan, pertama karena warna dan corak  sayapnya yang sungguh  luar biasa cantiknya. Dan yang kedua karena saya belum pernah melihat ngengat jenis itu sebelumnya dalam hidup saya. Ukurannya pun cukup besar, hampir  sebesar  ukuran Kupu Kupu Barong alias rama rama alias Atlacus atlas yang umum kita kenal sebagai salah satu kupu-kupu terbesar. Ukuran badannya hampir serupa, namun sayapnya lebih pendek dan lancip.

Seketika saya mendekat untuk mengagumi design sayapnya yang luarbiasa. Mirip sebuah kain batik yang didesign dengan elegant untuk sebuah acara galla dinner. Paduan warnanya sangat anggun, klasik dan berkelas. Gradasi warna Hijau yang classic dengan paduan warna pink yang anggun.  Pada pangkal sayap depannya saya melihat dua bintik yang secara keseluruhan membuat design binatang bersayap itu mirip wajah manusia, lengkap dengan 2 mata, hidung dan mulut. Tak diragukan lagi, design ini cukup buat menakut-nakuti binatang pemangsa lain untuk menjauh.

Wahhh siapakah gerangan  designer yang menghasilkan maha karya nan agung ini? Rupanya tak bisa dipungkiri, jika kita mau membuka mata kita dan memberikan perhatian lebih kepada alam sekitar kita, alam  memang bak gallery seni raksasa  yang menyediakan design design terindah yang bisa kita tangkap dengan mata kita.

Ngengat atau Moth (Heterocera), adalah sejenis kupu-kupu yang umumnya bersifat nocturnal – lebih aktif pada malam hari. Walaupun demikian, sebenarnya beberapa jenis ngengat bisa kita temukan juga aktif pada siang hari. Secara umum, ngengat bisa kita bedakan dengan kupu kupu dari antenanya. Antena kupu kupu biasanya panjang dan langsing atau bergulung di ujungnya, sementara antenna ngengat cenderung lebih pendek dan lebar mirip kipas kecil. Secara umum, kupu-kupu juga memiliki warna yang lebih cerah karena mereka lebih aktif di siang hari, sementara ngengat yang kebanyakan aktif di malam hari cenderung memiliki warna yang lebih gelap untuk memudahkan berkamuflase guna menghindari serangan binatang lain. Walaupun, jika kita perhatikan beberapa ngengat terutama yang aktif di siang hari juga memiliki warna yang cerah.

4 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s