Sayur Asem Ala Jineng.. Hidangan Di Hari Minggu

Standard

Seorang adik saya bilang bahwa ia menyukai  sayur berkuah yang didalamnya ada isinya kacang tanah dan melinjo. Karena besar di Bali, rupanya adik saya tidak tahu bahwa yang ia maksudkan itu adalah Sayur Asem. Padahal Sayur Asem adalah masakan wajib 3x seminggu di atas meja makan di rumah saya karena suami saya adalah pencinta berat Sayur Asem. Saking seringnya Sayur Asem terhidang di meja makan, pernah seorang keponakan suami  yang saat remajanya tinggal bersama saya (sekarang sudah menikah dan tinggal di kota lain), suatu kali menelpon saya berencana akan mengunjungi saya di Jakarta namun dengan sarat jangan ada Sayur Asem kegemaran Om-nya itu di atas meja makan. Rupanya ia sudah hapal dan bosan akan apa yang pasti ada di atas meja makan.

Orang bilang, masakan ibu adalah masakan terenak di dunia bagi setiap anak. Dan itu berlaku juga buat suami saya. Barangkali dulunya Ibu mertua saya selalu menghidangkan Sayur Asem di atas meja makannya, sehingga anaknya menjadi penggemar berat Sayur Asem. Dan sebagai akibatnya, dalam rangka agar selalu menyenangkan hati suami, maka sayapun berusaha keras untuk belajar membuat Sayur Asem enak agar ‘match’ dengan  rasa Sayur Asem bikinan ibu mertua saya. Saya mendapat ide ini setelah saya membaca sebuah tulisan tentang penyanyi tenor Italia, Luciano Pavarotti. Menurut artikel itu sang penyanyi tak kan mungkin meninggalkan istrinya konon karena  sang istri pintar memasak makanan kegemaran suaminya sehingga sang penyanyi itu telah terjerat lidahnya oleh masakan istrinya. Sejauh jauh ia pergi, maka ia pasti pulang karena kangen masakan istrinya. Jadi saya berpikir, jika saya pintar memasak Sayur Asem yang rasanya mirip dengan Sayur Asem bikinan Ibu Mertua saya, tentulah suami saya akan selalu menyanyangi saya.

Bagi sebagian besar orang yang tinggal di Betawi dan Jawa Barat, tentulah ini bukan hal yang baru. Namun saya tetap ingin sharing tentang cara membuat Sayur Asem bagi teman-teman yang kebetulan tinggal di daerah lain yang tidak biasa memasak Sayur Asem.

Bumbu Utama dari Sayur Asem adalah:

  1. Bawang Merah
  2. Lengkuas
  3. Cabai merah
  4. Kemiri
  5. Asem (lebih baik yang muda, kalau tidak bisa juga digunakan asem yang sudah tua)
  6. Terasi
  7. Garam
  8. Gula Merah/Gula Pasir
  9. Daun salam

Bahan bahan:

  1. Jagung dipotong potong
  2. Pepaya Muda
  3. Kacang Tanah (Boleh yang sudah dikupas, boleh juga yang masih dengan kulitnya namun sudah dicuci bersih. Kaang tanah juga bisa diganti dengan kacang lain, misalnya kacang merah atau kacang bogor).
  4. Buah Melinjo
  5.  Daun Melinjo dicabik cabik.
  6. Kacang panjang di potong potong
  7. Cabai Hijau dibuang bijinya dan dibelah/potong serong
  8. Nangka & Labu Siam dipotong persegi – bagi yang suka.

Cara Membuatnya:

  1. Ulek bawang merah, cabai, kemiri,lengkuas,  garam, terasi dan gula hingga halus.
  2. Masukkan bumbu yang sudah diulek ke dalam air yang sudah mendidih di dalam panci sayur.
  3. Bersihkan buah asem muda dengan mengerat kulitnya dengan punggung pisau dapur (jika asem muda tidak ada, bisa diganti dengan asem kawak). Cuci lalu masukkan ke dalam panci.
  4. Masukkan potongan potongan sayur yang keras ( jagung, buah melinjo,kacang tanah, nangka ataupun labu siam) terlebih dahulu ke dalam panci. Biarkan mendidih dan bergolak. Sesuaikan rasa dengan menambahkan garam ataupun gula sesuai selera.
  5. Cabik cabik  daun salam yang sudah dicuci bersih, lalu masukkan ke dalam panci untuk memberi aroma yang kuat.
  6. Kecilkan kompor.
  7. Menjelang  makan, panaskan Sayur Asem kembali, lalu taburkan potongan kacang panjang dan cabikan daun Melinjo. Biarkan matang dan tetap hijau segar saat dihidangkan.

Catatan: Jika daun Melinjo & potongan kacang panjang dimasak bersamaan dengan kacang tanah, maka daun ini akan terlalu matang saat dihidangkan dan kurang terlihat hijau segar.

Sayur Asem sangat sesuai jika dihidangkan dengan Ikan Asin dan Tahu Tempe maupun Ayam dengan Lalapan serta  Sambel Terasi.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s