Mentok, Sang Bebek Manila Kesayangan Anak.

Standard

Mentok mentok tak kandani.  Mung rupamu  a ngisin-isini

Mbok yo ojo ngetok ana kandang wae.  Enak- enak ngorok ora nyambut gawe.

Mentok mentok mung lakumu.  Megal-megol gawe guyu”

Melihat  dua ekor anak mentok yang dipelihara anak saya, membuat saya teringat akan lagu berbahasa Jawa ini yang sangat saya sukai sejak dulu. Barangkali karena melodynya yang enak didengar dan dinyanyikan dan juga liriknya yang lucu dan  menarik.  Walaupun sehari-hari saya dan keluarga saya tidak berbahasa Jawa, namun kurang lebih isinya bisa saya mengerti , bahwa lagu ini memiliki pesan moral agar kita menjadi manusia janganlah suka bermalas-malasan seperti yang dilakukan oleh Mentok ini. Hanya tidur-tiduran melulu tanpa mau bekerja keras.

Mentok atau Entog atau  Bebek Manila dan dalam bahasa Balinya sering disebut Kirik atau Kuir, adalah sejenis bebek yang umum dipelihara di rumah rumah penduduk. Berbadan sedikit lebih pendek dan sedikit lebih lebar dibandingkan dengan bebek, dan jika berjalan cenderung menggerak-gerakkan bagian belakangnya ke kiri dan ke kanan yang sering membuat anak-anak tertawa jika melihatnya. Mentok bisa dijadikan pilihan sebagai binatang peliharaan di rumah, karena anak-anak cukup menyukainya.

Sama halnya dengan memelihara Bebek di rumah, yang penting kita lakukan adalah memastikan anak-anak memberi makanan dan minuman yang cukup kepada binatang peliharaannya ini. Lalu membuatkan kandang tempat Mentok bisa beristirahat pada malam hari dan untuk menghindari serangan musang dan tikus got  yang terkadang badannya bisa sangat besar.

Memelihara Mentok cukup baik untuk memperkenalkan pelajaran biologi sederhana pada anak sesuai dengan tingkatan umur dan pelajaran di sekolahnya. Mulai dari informasi mengenai berbagai jenis unggas selain ayam dan burung, siklus hidup unggas, makanan unggas, dan sebagainya hingga anatomi unggas.

Memelihara Mentok juga bisa kita manfaatkan untuk mengasah kemampuan matematika sang anak. Misalnya dengan mengajak anak untuk melakukan perkalian tentang kebutuhan makanan Mentok yang harus dibeli setiap bulan dengan memahami berapa banyak sang Mentok menghabiskan makanannya setiap hari. Atau dengan mengajak anak untuk berandai andai jika Mentoknya bertelor.

Dan bahkan baik juga untuk mengajarkan anak akan dasar dasar kewiraswastaan dengan mengajak anak mencari tahu peluang menjual anak-anak Mentok di kalangan teman-temannya sendiri, atau melakukan perhitungan untung rugi antara modal plus biaya rawat dan jumlah telor dan anakan Mentok yang bisa dijual. Anak akan lebih mudah memahami, bahwa tidak semua bisnis akan menguntungkan.Dengan demikian maka anakpun akan terlatih berpikir untuk mencari peluang peluang yang lebih menjanjikan. Dan sebenarnya masih banyak lagi manfaat yang bisa kita dapatkan jika kita mengijinkan anak kita memelihara Mentok ataupun binatang , termasuk di dalamnya mengasah kepekaan dan kepeduliannya terhadap sesama mahluk hidup.

Memelihara Mentok juga membuat rumah kita akan selalu ramai oleh kehadiran anak-anak lain di rumah, baik anak-anak tetangga maupun teman-teman dari anak-anak kita yang membuat suasana rumah selalu meriah dan penuh canda tawa anak-anak.  Jadi anak-anak kitapun akan cenderung lebih sering tinggal di rumah dibandingkan pergi bermain ke luar rumah, yang dengan sendirinya memudahkan kita untuk mengawasinya. Tentu saja hidup kita lebih tenang jika anak selalu berada  di bawah pengawasan kita sendiri. Kita tahu persis apa yang sedang dilakukannya, mana yang berbahaya dan mana yang tidak.

Related articles:

1. https://nimadesriandani.wordpress.com/2011/04/17/menemani-anak-memelihara-bebek/

2. https://nimadesriandani.wordpress.com/2011/03/06/mendampingi-anak-memelihara-kelinci/

3. https://nimadesriandani.wordpress.com/2010/12/25/mengadopsi-anak-kucing-liar/

4. https://nimadesriandani.wordpress.com/2010/12/11/galapago-a-story-of-our-red-eared-terrapin/

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s