Gloriosa superba, Kecantikan Si Kembang Sungsang.

Standard

Mendekatkan diri dengan alam. Tidak saja membuat kita semakin menyadari betapa kecilnya kita diantara ciptaanNYA, namun sekaligus juga membuat kita mendapat kesempatan untuk mengenali dan mengagumi karya-karyaNYA. Desau angin di hutan cemara, gunung yang menjulang, air yang mengalir, hijau dedaunan, dsb. Dan tentunya keindahan bunga-bunga liar.

Salah satu tanaman hias menarik yang mudah kita temukan  tumbuh liar di tegalan- tegalan maupun di semak-semak, adalah sejenis tanaman rambat berdaun indah & berbunga indah dari keluarga bunga Lili. Merambat dengan cantik dan memamerkan keelokan warnanya yang cemerlang bak burung cendrawasih.  Bunganya yang sangat cantik, terpilin dan merentang ke atas sementara putik bunganya di bawah, membuat orang sering salah sangka mengira bunga tersebut sedang menghadap ke atas. Sementara bunga itu sebenarnya sedang menghadap ke bawah. Posisi bunganya nyungsang, alias terbalik.

Itulah si Kembang Sungsang (Gloriosa superba) nan elok rupawan. Mungkin dari posisi bunganya yang nyungsang itulah asal muasal namanya, mengapa ia disebut Kembang Sungsang. Tak banyak orang di daerah perkotaan yang mengenal tanaman ini, karena memang tidak umum diperjualbelikan di tukang kembang. Namun kita mudah menemukannya di daerah pedesaan, mulai dari dataran rendah hingga dataran tinggi.

Selain posisi bunganya yang nyungsang, Kembang Sungsang juga memiliki keistimewaan yakni warna bunganya yang berubah mengikuti hari. Saat kuncup dan mulai mekar, bunga ini berwarna hijau, kemudin berubah menjaadi  kuning, lalu berubah lagi menjadi  jingga, lalu merah terang dan kemudian berubah menjadi merah tua sebelum akhirnya ia layu. Tak jarang kita temukan bunga ini sedang berada dalam 2 phase warna, misalnya   hijau-kuning atau jingga-merah.

Selain bunganya yang cantik dan unik, sebenarnya tanpa bungapun tanaman ini sudah terlihat cantik. Karena daunnya sendiri sudah indah mirip lukisan. Hijau berbentuk hati dengan ujung yang melengkung dan menggulung.  Kembang Sungsang, dibiakkan dengan umbinya. Mencari bibit tanaman ini jauh lebih sulit dibandingkan merawatnya. Karena begitu kita berhasil mendapatkan dan membiakkan bibitnya di halaman rumah kita, sebenarnya tanaman ini tidak terlalu rewel. Yang penting cukup sinar matahari dan curah hujan. Bahkan di alam bebas tanpa pemeliharaan dan pemupukan khususpun ia tumbuh dengan baik. Kita perlu agak berhati-hati dalam menangani tanaman ini, karena umbi dan buahnya beracun.

4 responses »

    • Saya ingin mendapatkan biji benih atau ubi pokok ini. Untuk penghantaran ke Malaysia untuk taman dihadapan rumah saya. Semuga dapat perhatian purnama. Terima kasih.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s