Spices Up! Menciptakan Mood Yang Hangat Dan Romantis Dalam Ruangan.

Standard

Saya sangat menyukai wewangian. Itulah barangkali sebabnya mengapa saya digariskan untuk banyak bersentuhan langsung dengan berbagai jenis fragrance /parfum dalam pekerjaan saya. Namun terlepas dari wewangian yang sudah jadi, sayapun sangat terpikat dengan bahan-bahan alam yang memang menghasilkan wewangian secara natural, misalnya bunga-bungaan, buah, kayu maupun rempah-rempah dan bahan lain. Bahan-bahan ini menghasilkan berbagai jenis fragrance mulai dari yang menyegarkan, lembut, menenangkan, manis, menghangatkan, meningkatkan gelora dan sebagainya.

Salah satu yang mudah kita temukan adalah bahan-bahan pewangi alami dari jenis ‘spice’ alias rempah-rempah. Rempah atau Spice  adalah berbagai jenis bahan yang umumnya digunakan untuk memasak karena selain memiliki aroma yang hangat,manis dan harum, juga memiliki rasa serupa untuk meningkatkan selera makan dan merubah mood ke arah yang positive. Selain untuk memasak dan disimpan di dapur, bahan-bahan ini bisa juga kita manfaatkan sebagai pewangi ruangan alami.

Campuran bahan rempah-rempah di bawah ini bisa kita manfaatkan untuk  pewangi ruangan guna menciptakan mood yang hangat dan romantis bersama pasangan kita.  Sangat mudah kita temukan di tukang-tukang bumbu dapur di pasar traditional. Saya menyimpannya di ruang tengah di rumah saya  dalam keadaan kering.

Cinnamon (Kayu ManisCinnamomus spp).

Cinnamon memiliki aroma wangi yang manis menggiurkan dan hangat. Mencium wangi Cinnamon membangkitkan selera dan gairah kita.  Cinnamon diambil dari kulit kayu pohon Cinnamon. Biasanya dijual di tempat bumbu dapur berupa lembaran kulit kayu kering yang tergulung. Warnanya coklat seperti kayu pada umumnya. Di dapur, bubuk Cinnamon banyak dimanfaatkan untuk membuat cake, kue kering, campuran minuman coklat, caramel, kopi, ice cream dan sebagainya. Saya juga suka menambahkan sedikit bubuk cinnamon pada vla, jika  saya sedang membuat puding, atau mengaduk aduk minuman coklat panas saya dengan gulungan kulit kayu cinnamon. Rasanya lebih nikmat menggairahkan.

Bunga Lawang (Pekak, Star AniseIllicium verum).

Bunga Lawang, adalah buah pohon kayu lawang. Karena bentuknya mirip bunga kering berwarna coklat tua, maka disebut bunga lawang (bungan lawang), walaupun sebenarnya bukan bunga.  Bunga lawang berbau wangi yang manis mirip dengan wangi adas manis. Demikian juga rasanya terasa manis dan hangat jika bunga ini kita gigit.  Di dapur bisa kita temukan untuk digunakan sebagai penyedap masakan berbumbu pekat (basa gede – dalam bahasa Balinya) di hari hari tertentu. Masakan seari-hari yang menggunakan bumbu ini misalnya adalah lumpia udang berbalut kulit tahu. Bunga lawang jika kita letakkan di satu tempat bersama dengan biji Adas, akan saling mempertajam wangi satu sama lainnya yang sangat romantis.

Pala (Myristica fragrans).

Buah Pala atau kalau di Bali lebih sering disebut Jebug atau Jebug Arum, sebenarnya lebih sering digunakan untuk bumbu masak. Memberikan rasa dan aroma yang pedas dan wangi. Buah Pala sendiri kalau di Bali sebenarnya mengacu pada Pala Raja, jenis lain dari pohon pala yang memiliki sayap ganda. Saya ingat sewaktu saya kecil di Bali, di halaman  Pura Nataran Pande di Bangli, dimana Nenek saya menjalankan tugasnya sebagai pemangku (pemimpin upacara keagamaan) di sana, tumbuh sepokok pohon Pala yang buahnya bersayap dua dan sering saya pungut jika kebetulan jatuh mirip baling baling diterbangkan angin.

Biji Pala yang memang umum digunakan sebagai bumbu masak sebagai penghangat, pemberi rasa pedas dan penambah gairah. Efek yang sama juga diberikan oleh biji pala jika kita gunakan sebagai campuran pewangi alami.

Bunga Pala Kering

Yang disebut di pasaran sebagai Bunga Pala sebenarnya bukan bunga pala kering dalam artian sesungguhnya. Karena bunga pala sebenarnya diambil dari lapisan penyelimut biji pala yang berbentuk mirip jala di sekeliling biji pala. Bahan inilah yang dikeringkan dan dalam faktanya memberikan wangi harum dan manis serta pedas yang jauh lebih kuat tercium dibandingkan yang bisa kita cium dari biji buah pala itu sendiri.

Adas (Foeniculum spp & Pimmpella anissum)

Biji Adas dihasilkan dari tanaman adas yang sebenarnya mudah kita tanam di halaman rumah. Ada 2 type Adas yang umum digunakan yakni dari jenis Adas biasa (Adas pedas – Foeniculum spp) atau dari jenis Adas manis (Pimpinella anisum). Sehingga minyaknya pun ada yang disebut Fenel Oil ada juga yang disebut Anis Oil. Adas jika kita cium memberikan wangi yang manis, pedas dan hangat yang sayup-sayup.

Cengkeh (Syzygium aromaticum).

Saya sangat menyukai wangi cengkeh. Karena wangi ini selalu mengingatkan saya akan  Bapak saya yang  telah membesarkan saya dengan penuh kehangatan kasih sayang. Cengkeh membawa kenangan yang sangat dalam di hati saya. Terkenang bagaimana Bapak saya selalu mengajak saya bekerja di ladang cengkeh di dusun Alis Bintang, di kecamatan Susut, Bangli di Bali. Membersihkan daun cengkeh yang kering, memanjat pohon & memetik bunganya sesaat menjelang mekar. Kemudian memisahkan bunga dari tangkainya serta menjemurnya untuk kemudian dijual.

Bagi saya, selain memberikan kenangan yang mendalam, wangi cengkeh memang selalu memberikan nuansa kehangatan dan ketenangan.

Irisan Kulit Jeruk Bali (Shaddock, Pomelo – Citrus grandis)

Di pojok halaman rumah orangtua saya di Bali, dulu ditanam sebatang pohon Jeruk Bali. Saya sangat menyukai buahnya yang manis segar sedikit getir. Karena kulit buah jeruk ini banyak diolah sebagai bahan makanan, akhirnya saya juga suka mengiris-iris kulit buahnya dan mengeringkannya untuk memberikan wangi yang segar ke tangan saya. Wanginya segar dan lembut. Tidak sekuat kulit jeruk lainnya. Namun jika diletakkan dengan bahan-bahan potporri lainnya sungguh memberikan kombinasi kelembutan-kesegaran yang pas.

Campur bahan-bahan ini di dalam gelas kaca. Biarkan kering dan letakkan di dalam ruangan. Bisa juga ditambahkan dengan setetes dua tetes essential oil. Atau cara lain, bahan bahan ini bisa juga direbus dan air rebusannya dibiarkan dingin diletakkan di dalam pot di tengah ruangan. Dalam ruangan yang wangi, hangat dan manis, maka suasana romantis dan hangat bersama pasanganpun mudah diciptakan.

2 responses »

    • wah.. sama dong kalau begitu. Aromanya sangat menggiurkan dan tak dipungkiri, penambahan cinnamon membuat makanan/minuman/wewangian menjadi terkesan sedikit lebih premium. Suksma sudah berkunjung ya Gung..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s