Mengajak Anak Membuat Ginger Cookies…

Standard
Mengajak Anak Membuat Ginger Cookies…

Akhir pekan selalu merupakan hari yang sangat menyenangkan bagi saya. Karena di hari itu saya memiliki lebih banyak waktu untuk bersama anak-anak. Biasanya saya habiskan waktu untuk hal-hal yang menyenangkan hati mereka dan sekaligus memberikan pengalaman yang akan mereka ingat bersama ibunya. Dan harapannya tentu pengalaman ini akan bisa mereka gunakan ke depannya.

Hari ini saya mengajak mereka untuk membuat Ginger Cookies, alias Kue Jahe yang manis dan hangat untuk teman minum teh. Walaupun anak saya laki-laki, mereka mau juga belajar membuat kue jahe.  Saya tidak pernah melarang anak-anak (laki) untuk belajar urusan dapur. Karena suatu saat mereka toh akan menjalani hidupnya sendiri-sendiri dan tentu saja tidak ada jaminan akan selalu ada wanita yang siap memasak untuknya.  Kita tak akan pernah tahu, apa yang akan terjadi beberpa puluh tahun ke depan. Laki-laki juga perlu makan. Oleh karena itu juga perlu bisa memasak makanan yang mereka sukai.

Pertama tentu saja saya terangkan dulu bahan-bahan yang akan dibutuhkan. Anak sayapun mulai mencatat : Tepung terigu, tepung maizena, susu bubuk,  margarin, gula halus, gula palem, telor, baking powder, jahe dan chocolate hias. Setelah itu saya suruh ia membeli sendiri bahan-bahannya ke toko bahan kue terdekat. Setelah beberapa saat, pulanglah ia kembali dengan membawa bahan-bahan tersebut. Cukup sukses! Berarti ia sudah mulai bisa diandalkan untuk berbelanja sendiri bahan-bahan makanan.

Setelah itu kami mulai dengan kegiatan mencampur dan mengaduk agar  rata, lalu dilanjutkan dengan urusan cetak mencetak kue. Keduanya sibuk membuat bentuk cookies-nya masing-masing, sesuai dengan selera dan kreatifitas mereka yang berbeda-beda. Ada yang cuma bulat gepeng, ada yang berbentuk bunga, ada yang berbentuk persegi panjang, ada yang berbentuk orang, berbentuk love, dan sebagainya. Heboh dan sangat menyenangkan. Beberapa saat kemudian, maka adonan kue-kue yang sudah dibentuk itupun kami susun di atas nampan dan masukkan ke dalam pemanggangan. 150° Celcius selama 20 menit.

Dan dua puluh menit kemudian, kue-kue itupun matang dan siap disantap. Hhmmm… yummmy! Smell good. Anak-anak tetanggapun datang ke rumah dan ikut menikmati Kue -kue Jahe  itu bersama -sama. Sabtu pagi yang menyenangkan…

19 responses »

  1. kue jahe di musim hujan kayaknya pas banget…
    tapi jujur belum pernah merasakanya hehehe

    tentang anak laki yang mau tau dengan urusan dapur sama dg istri saya tak pernah melarang…

  2. senangnya punya anak (T.T) – kapan tiba waktunya bercanda dengan anak anak ku ya mbak *hehehehe

    nanti saya juga bikin dech ( bareng bareng aku ya mas eko \(^o^\) *sahabat kahayalan )

    iya iya bareng dikau lah hehehehehe

    terima kasih mbak – semoga dapat kebahagiaan di dalam keluarganya
    d(^0^)b

  3. Moment2 berharga bersama anak-anak ya Mbak Dani. Kenangan seperti ini pasti akan terus hidup dalam memory mereka. Suatu hari nanti kalau mereka makan ginger cookies bersama anak2nya, mereka pasti akan cerita begini: ” Papa dulu juga bisa bikin kue ini lho. Diajarin nenek kalian. Habis masak terus makan ramai-ramai dengan tetangga..” Duh sdh kebayang deh indahnya cerita mereka Mb Dani🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s