Shiiro Dan Kurumi – All About The Trust.

Standard

 

Diantara tempat-tempat favorit saya, adalah tepi pantai Sanur di Bali. Pantai landai itu tidak langsung menghadap ke Samudera Hindia, karena selain posisinya yang tidak menghadap ke Selatan, juga terhalang oleh Nusa Penida sehingga memiliki ombak yang lebih bersahabat bagi pencinta pantai biasa.Pagi ini saya menyempatkan berjalan-jalan di sana. Banyak kegiatan yang dilakukan orang-orang di sana. Mulai dari petugas pembersih pantai yang sedang menyapu kotoran  yang dihempaskan ombak ke pantai, para wisatawan yang menunggu terbitnya matahari, pejalan kaki, orang yang olah raga, anak-anak yang nyebur di air atau mencari kulit lokan dan kelomang, hingga yang asyik memotret ataupun hanya sekedar duduk-duduk saja. Saat itu saya melihat seorang pria sedang menggembalakan dua ekor anjingnya  berjalan-jalan di tepi pantai.

Saat mendekat, saya meminta ijin untuk memotret ke dua anjingnya yang lucu. Pria yang bernama Eka ini lalumemperkenalkan kedua anjingnya kepada saya. Yang jantan bernama Shiiro, dan yang betina bernama Kurumi. Hmm…nama yang menarik! Kedengaran seperti nama dari Negara Matahari Terbit. Saya  pun jadi terlibat obrolan mengenai ke dua anjing itu. Kedua anjing blasteran dari trah Chiwhuawhua dan Pomeranian itu sungguh sangat lucu. Wajahnya sangat jelas menunjukkan muka Chiwhuawhua, namun bulunya dan bentuk badannya mirip anjing Pompom. Ukuran badannya jadi antara anjing Pompom dan Chiwhuahua. Ha ha..lucu juga.

Eka bercerita kepada saya bahwa anjing-anjing berusia 10 bulan itu diberikan oleh temannya yang berkebangsaan Jepang itu kepadanya 3 bulan yang lalu. Itulah latar belakangnya,mengapa anjing itu jadi bernama Shiiro dan Kurumi. Menurutnya, teman Jepangnya itu bermaksud akan kembali pulang ke negaranya setelah cukup lama tinggal di Bali. Punya banyak teman di Bali. Lalu kenapa kedua ekor anjing lucu itu diberikan kepadanya? Eko bercerita, karena dari sekian banyak teman yang dimiliki, hanya dirinyalah yang benar-benar menyukai anjing dalam artian yang sebenarnya. Memelihara dan merawatnya dengan telaten. Yang lainnya banyak yang suka dengan anjing. Banyak sekali yang juga memelihara di rumahnya. Namun tidak semuanya benar-benar suka merawat anjing dengan telaten. yang begitu hanyalah ia sendiri. “ Dia hanya percaya kepada saya yang bisa merawat Shiiro dan Kurumi dengan baik. Makanya dikasih ke saya. Bukan kepada teman-temannya yang lain.” katanya dengan bangga. Oohhh, begitu rupanya ceritanya.

Kami lalu melanjutkan obrolan tentang beberapa ekor anjing dari blasteran Golden Retriever yang pernah dipeliharanya,tentang makanan anjing dan  hal-hal lain seputar pemeliharaan anjing. Saya lalu mengucapkan terimakasih kepadanya yang telah menemani saya ngobrol pagi itu. Eka, Shiiro dan Kurumi kembali melangkahkan kakinya di sepanjang bibir pantai Sanur pagi itu.Saya merasa sepakat dengan apa yang telah disampaikannya kepada saya. Bahwa untuk mendapatkan sebuah kepercayaan dari seseorang, setidaknya kita harus menunjukkan hal-hal penting yang membuat kita bisa dipercaya terlebih dahulu.

Jika kita ingin dipercaya secara teknis dalam bidang tertentu, ya kita harus menununjukkan kemampuan teknis kita di bidang itu. Contoh kasat matanya, ya  terjadi pada Eka, sehingga temannya berani mempercayakan Shiiro dan Kurumi kepadanya. Demikian juga jika kita ingin dipercaya sebagai seorang sahabat yang baik, setidaknya kita perlu membangun kepercayaan itu dengan menerima sahabat kita apa adanya, bersamanya saat ia susah dan memegang baik-baik hal-hal yang hanya diceritakannnya kepada kita saja. Demikian seterusnya.

Setiap orang ingin dipercaya. Dan tentunya setiap orang perlu berusaha untuk menunjukkan dirinya bisa dipercaya.

12 responses »

  1. Oh lagi pulang kampung ya Mbak Dani. Itu itu Shiiro dan Kuzumi kok cantik-cantik amat ya..Iya betul, trust itu akan membuka pintu2 kesempatan kepada kita. Nice insight Mbak🙂

  2. This is about TRUST !
    dan trust ini pasti dibina melalui proses yang tidak singkat …
    ada skill didalamnya … ada heart didalamnya

    salam saya Bu

  3. lucuuu, jadi seperti pakai kaca mata….
    pasti pemilik sebelumnya sudah menilai lama siapa yang layak jadi pemilik kedua mahluklucu ini ya

  4. untuk mendapatkan kepercayaan, kita harus berusaha jujur. dan ketika kita udah bisa menjadi orang yang jujur, maka 3 hal yang didapat: kepercayaan, cinta dan kehormatan

  5. hmm, kalau mudik ke Bali saya jarang banget sempat jalan2 ke pantai bun, maklum kampungnya di gunung, jadi lebih suka berdingin2 ria di sana~:mrgreen:
    ah, anjingnya lucu!😀

  6. wah ini artinya memberi berdasarkan kepercayaan ya mbak dani. Begitulah seharusnya kita menitikan dan menerima titipan.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s