Daily Archives: June 4, 2012

Rinduku Pada Kuda.

Standard

“..Rinduku pada Sumba adalah rindu seribu ekor kuda/ Yang turun menggemuruh di kaki bukit-bukit yang jauh/ Sementara langit bagai kain tenunan tangan, gelap coklat tua/Dan bola api, merah-padam, membenam di ufuk yang teduh …”

Penggalan  sajak yang berjudul  “Beri Daku Sumba” di atas adalah karya Taufiq Ismail, seorang dokter hewan yang lebih dikenal sebagai penyair. Terus terang puisi dan penyair ini sangat mengilhami saya di tahun 1980-an. Mungkin karena saya menyukai keduanya. Puisi dan kuda.

Puisi inilah yang tiba-tiba melintas diingatan saya ketika suatu hari minggu sore saya ngobrol santai dengan para pemilik kuda yang mangkal menjajakan jasanya di sebuah lapangan rumput di area Graha Bintaro Jaya.  Ngobrol ringan dan ngalor ngidul tentang kuda. Tentang breeding, makanan, umur dan kesehatan kuda, tentunya. Kuda-kuda yang kebanyakan  berumur antara 5 sampai 9 tahun ini, beberapa diantaranya didatangkan dari Bandung atau daerah lain di indonesia. Namun sebagian ada juga yang kelahiran Jakarta. Kuda-kuda ini diantaranya dimanfaatkan sebagai kuda penarik delman atau dokar, dan sebagian lagi digunakan sebagai kuda tunggang.  Beberapa orang anak sibuk mencoba menunggang kuda berkeliling lapangan dengan dibantu penjaga kuda. Saya hanya bisa mengamati keindahan kuda-kuda ini dari kejauhan saja. Read the rest of this entry