Daily Archives: June 21, 2012

Sebuah Kisah Jalanan.

Standard

Siang ini kembali saya menghabiskan waktu di jalanan. Mengunjungi  Supermarket demi Supermarket untuk melihat secara langsung bagaimana  produk yang saya pasarkan dipajang dan dijual di lapangan. Tak terasa sudah lewat tengah hari. Pukul 2.30.Teman saya mengingatkan bahwa kami belum makan siang. Mungkin karena panas, saya merasa lebih haus ketimbang lapar. Sambil menyetir  di sebelah saya, teman saya bertanya apakah saya ingin makan di restaurant yang benar atau  saya tidak bermasalah jika makan di warung makan kecil di pinggir jalan. Saya bilang bahwa saya oke saja dengan tempat makan seketemunya di sepanjang perjalanan kami.

Saya memang  tidak pernah merasa harus makan di tempat makan yang mewah. “Sudah biasa menggelandang sejak jaman kuliah”  istilah saya. Geli juga memikirkan itu. Sejak jadi mahasiswa saya yang anak cost terbiasa makan di emperan atau di warung-warung seadanya dekat kampus. Bagaimana bisa  saya tiba-tiba merasa perlu harus  se’borju’ itu tidak mau makan di pinggir jalan? Saya memang tidak terlahir sebagai anak gedongan. Read the rest of this entry