Karuna, Kasih Sayang Di Sekitar Kita.

Standard

Hidup memang penuh cinta!. Setelah menghabiskan waktu yang sangat membahagiakan bersama orang-orang yang saya cintai di Bali, saya pun kembali ke kerutinan hidup di Jakarta yang juga penuh cinta. Anak-anak menyambut saya dengan suka cita. Anak saya yang kecil segera menutup tubuh saya dengan selimut yang hangat ketika tanpa sengaja saya tertidur kelelahan. Super ngantuk!. Lalu beberapa jam kemudian, anak saya yang besar membangunkan saya dengan ciuman di pipi sambil berbisik “ Mama, bangun Ma!  Mama tertidur dan belum mandi!”. Rupanya anak saya ingin membangunkan saya, namun tidak ingin membuat saya kaget dan pusing. Saya terbangun dan terharu menyadari betapa baiknya anak-anak memperlakukan saya, ibunya.  Penuh kelembutan dan  kasih sayang.

Pagi ini, anak saya yang kecil menyampaikan kepada saya bahwa La Kitty, kucing kesayangannya terluka. Dan meminta saya untuk memeriksanya. Kucing yang malang itu sedang bersembunyi di balik kursi. Rupanya ia sedang ingin menyendiri tanpa diganggu oleh anak saya. Saya meminta anak saya untuk membiarkannya sejenak.

Beberapa saat ia pun keluar. Tubuhnya kelihatan sangat ngurus belakangan ini. Barangkali karena terlalu banyak berpetualang dan tak sempat pulang untuk makan. Jalannya pincang. Tampak kesakitan. Sebuah luka terbuka tampak di paha kanan belakangnya.Tampak seperti bekas tusukan benda tajam. Paku atau taring. Orang rumah saya mengatakan bahwa semalam La Kitty pergi berpetualang dalam keadaan sehat. Pagi ini ia  pulang dalam keadaan terluka. Semuanya menduga bahwa ia berkelahi lagi dengan seekor Kucing Garong berwarna hitam. Barangkali memperebutkan teritori atau memperebutkan hati seekor  kucing wanita yang menarik hatinya. Syukurnya hanya sebuah luka kecil dan tampaknya tidak terlalu serius.

Begitu La Kitty duduk di halaman belakang, tanpa saya perintah, anak saya  segera mengambil obat merah dan berusaha mengobati paha belakang kucingnya itu sesegera mungkin. Berkali-kali La Kitty yang curiga berusaha menggigitnya. Namun anak saya dengan sabar mengusap-usap kepalanya dan mengajaknya bicara. Bahwa ia hanya bermaksud untuk mengobatinya dan bukan membuatnya bertambah sakit.  Ooh, betapa sabarnya.

Saya terharu melihat perbuatan anak saya dan  segera memberinya pujian. Agar ia tahu, bahwa saya sangat menyukai tindakannya yang mulia itu “Karuna!” kata saya dalam Bahasa Bali  tersenyum sambil menjelaskan kepada anak saya maksudnya.

Karuna atau Priti, di dalam bahasa Bali  artinya rasa belas kasihan dan kasih sayang  kepada sesama mahluk, dan segala tindakan yang ditujukan untuk meringankan penderitaan mahluk lain.  Berbelas kasihan kepada sesama mahluk, tanpa memandang status, kedudukan ataupun segala embel-embel yang dimilikinya. Bahkan kepada mahluk hidup lain seperti binatang dan tanaman pun, kasih sayang yang tulus tidak dibatasi.

Anak saya tampak senang dengan penjelasan saya. Matanya berbinar bahagia. Sayapun ikut berbahagia. Bersyukur selalu diberi kesempatan untuk melihat dan belajar hal-hal yang positive di sekeliling saya. Perbuatan-perbuatan baik yang dilakukan oleh keluarga, teman teman dan orang-orang yang saya kasihi.  Hal-hal yang membuat hidup selalu menjadi lebih berarti.

 “…. something good in everything I see….”.

7 responses »

  1. selain itu kucing adalah hewan yang paling mudah disayangi. tapi tetep aja ada sebagian orang yang gak suka kucing atau malah takut sama kucing.😕 kangen kucing saya yang ilang…😦

  2. Posting ini membuat saya ikut merasa nyaman, mbak Made.
    Ketulusan, kebaikan hati atau peduli pasti diawali dari keluarga…saya yakin ‘karuna’ yang dimiliki putra tercinta mbak pasti menurun dari sifat serupa yang mbak Made miliki🙂

  3. Pingback: Cinta Yang Harus Diperjuangkan… « nimadesriandani

  4. sama seperti bintangtimur, saya jadi adhem baca postingan ini. Terharu jg melihat kesabaran seorang kanak-kanak. Ah seandainya semua anak sejak dini diajari berempati dan berbelas kasih pada sesama, kira2 dunia ini ndak “segarang” gini.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s