Liburan Di Musim Kemarau Ini.

Standard

Liburan! Apapun penyebabnya, selalu menyenangkan. Selalu membahagiakan. Selama liburan Lebaran yang kebetulan jatuhnya di musim kemarau yang panas ini, saya menghabiskan waktu bersama anak-anak di Sukabumi. Sebuah kota yang berjarak 4 jam perjalanan dari Jakarta. Udaranya sangat bersih dan sejuk. Di kota ini, memungkinkan bagi saya untuk membawa anak-anak untuk lebih mendekatkan diri dengan alam.

Sebenarnya tidak ada yang khusus kali ini. Sama dengan liburan-liburan sebelumnya di sini, saya hanya menikmati kebersamaan saya dengan anak-anak. Berjalan-jalan menyusuri pematang sawah yang baru habis dipanen. Melihat anak-anak bermain dan bertarung layang-layang. Melihat-lihat bebek yang sibuk berenang di selokan yang airnya menyusut. Menengok kambing di kandangnya, mengamat-amati capung yang malas bertengger di batang rumput. Berebut dengan semut hitam menyedot air gula dari pangkal bunga kembang sepatu pensil, memetik daun pakis muda untuk sayur dan buah srikaya yang sudah tampak matang di pohonnya dan banyak sekali kegiatan yang menyenangkan lainnya.

Sisa hari saya habiskan di kolam ikan di halaman rumah. Duduk melamun di tepi kolam. Melihat laba-laba yang sibuk memintal  benang untuk sarangnya.  Melihat beratus-ratus ikan nila dan ikan mas berenang dan meraup udara di permukaan kolam. Membiarkan anak-anak mengambil ikan-ikan kecil yang berkerimit di saluran air kolam. Mengambilnya dengan serokan dan mengamat-amatinya di dalam gelas plastik bekas air kemasan. Lalu melepaskannya lagi. Saya membiarkannya menikmati hidup di alam. Menikmati sesuatu yang beda dari yang ia lakukan sehari-hari di Jakarta.

Bermain di bawah sinar matahari. Kemungkinan besar akan   menggelapkan warna kulitnya. Banyak orang heran mengapa saya membiarkan anak saya bermain di luar dan membiarkannya terpapar sinar matahari langsung. Seperti yang dilakukan terhadap mahluk lain, sinar matahari juga mengaktivasi sel-sel tubuh manusia. Sinar matahari memberi kehangatan yang menggairahkan hari. Jika di tengah hari anak-anak telah merasa cukup mendapatkan sinar matahari dan merasa terlalu kepanasan, tentu ia akan berinisiatif untuk berteduh sendiri. Jadi saya tidak perlu khawatir.

Bermain air kolam dan lumpur. Terdengar kurang bersih dan menjijikkan. Tapi sebenarnya tidak ada yang perlu dikhawatirkan. Toh anak-anak bisa mencuci tangan dan badannya dengan bersih sehabis bermain. Kolam adalah sebuah habitat bagi berbagai jenis mahluk air yang cukup menarik diamati, selain sawah dan sungai. Anak-anak akan bisa mengamati berbagai jenis siput air yang merayap diam-diam di dinding saluran air, lumut yang tumbuh serta ikan-ikan kecil yang bergerak cepat ketika anak-anak berusaha mengejar dan menangkapnya.

Suara riak air kolam dan kucuran airnya saat mengalir di selokan, di telinga saya seperti musik kehidupan yang damai,  membangunkan jiwa anak-anak  untuk menikmati kehidupannya. Menghindar sejenak dari hingar bingarnya Jakarta. Berlari sejenak dari keriuhan. Entah mengapa, saya lebih menyukai kehidupan sederhana seperti ini, ketimbang menghabiskan waktu dari mall ke mall.  Lebih dekat dengan alam.Lebih dekat dengan kehidupan.

Namun yang lebih penting lagi  adalah menikmati waktu yang penuh bersama anak-anak  tanpa perlu terputus oleh urusan pekerjaan.

15 responses »

  1. wah jadi kangen kampung dan ingat masa kecil. waktu kecil saya sering dimarahi oleh orang tua gara2 seneng mandi di kali rame2 dengan teman🙂
    btw, jalanan ke sukabumi dari ciawi nya sudah enak blm bu? sesekali pengen ke sukabumi tapi dulu pernah tapi jalanan dari ciawi-cibadak lumayan rusak dan macet…

      • moga saja air paritnya terus mengalir dan sawahnya jangan di gusur di jadikan bangunan beton…

        kalo di tempat saya ada juga parit tapi air limbah hehe..

  2. Waktu ke Sukabumi dua minggu lalu, kondisi lapangan emang gersang banget Mbak Dhani..Dimana-mana tampak rumput meranggas..Bikin mata jadi lapar sama pemandangan hijau..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s