Bandar Lampung: Ragam Motif Sulam Benang Emas Pada Kain Tapis.

Standard

Tidak ada hal  yang lebih menyenangkan bagi saya dari melihat-lihat kerajinan dan benda-benda seni di berbagai wilayah tanah air. Bagi saya, benda-benda seni itu selalu berbicara mengenai alam pikir dan imajinasi para seniman di masa lalu yang diwariskan secara turun temurun.  Demikian juga ketika mengunjungi Lampung. Saya ingin sekali dapat kesempatan untuk melihat motif-motif ukiran maupun tenunan yang diaplikasikan pada benda-benda adat Lampung. Namun apa daya, waktu kunjungan saya sungguh sangat pendek. Dan tentunya karena ini adalah kunjungan kerja, waktu yang sempit itu juga memang semata dihabiskan untuk mengurus pekerjaan.

Namun memang seperti kata pepatah, “Di mana ada niat di sana ada jalan”, akhirnya saya berhasil juga mengintip sedikit motif-motif sulaman benang emas yang diaplikasikan pada kain tapis.  Kain Tapis Lampung, sebagaimana halnya kain-kain tenunan tangan di wilayah lain di Indonesia, di dominasi oleh warna-warna gelap yang dulunya dibuat dari bahan pewarna alam seperti kulit pohon salam, buah pinang, kulit kayu mahoni,kunyit dan sebagainya. Yang menarik tentunya adalah ragam hias aplikasi benang emas yang dilakukan dengan teknik sulam atau cucuk.

Secara umum,ragam hias ini banyak menggunakan pengulangan motif, yang menyebabkan kain ini jadi kelihatan sangat rapi dan teratur. Motif yang paling umum adalah motif garis zigzag  yang banyak digunakan sebagai border dari kotif utamanya. Motif utama di tengah,ada yang menggunakan motif  serupa stitch penuh, ada juga yang menggunakan motif kait dan kunci dan sebagainya. Terkadang motif yang sama, jika diaplikasikan pada kain tapis dengan warna dasar yang berbeda, misalnya merah,hitam atau biru,  akan memberi kesan motif yang sangat beragam.

Memandang design kain ini, saya merasa sangat senang dan bangga akan kekayaan tanah air kita.  Akan keindahan dan keragamannya. Sayang, saya belum bertemu dengan seseorang yang bisa menceritakan kepada saya lebih detail mengenai motif motif pada kain Tapis Lampung ini. Nama motif dan filosofi di baliknya.

35 responses »

  1. salah satunya ada motif kain kapal
    belum lama kutulis mbak…
    senang ya kalau bisa memahami latar belakang dibalik penciptaan sesuatu karya…, rasanya kita bisa ikut menghargai

  2. Nenek moyang kita membuat motif maupun warna selalu dilekatkan pada filosofi alam dan hidup ya Mbak Dani…Sesuatu yg sangat menarik jika mampu kita selami..

    Ngomong2, minta maaf, karena blogku crashed kemarin, beberapa komentar disana terhapus oleh sistem. Termasuk komentar darimu. Sorry ya Mbak🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s