Indian’s Art: Traditional Paintings.

Standard

Melihat India, bagi saya serupa dengan melihat gudang seni. kemanapun saya pergi, mata saya selalu tertarik oleh obyek-obyek seni di sekitar saya.Lukisan,ukiran, patung, dekorasi, gerabah,dan sebagainya.Semuanya terlihat indah dan menarik. Barangkali juga karena ‘dari sono’nya saya memiliki ketertarikan khusus pada seni budaya. Entahlah! Kali ini saya pikir ada baiknya saya menulis sedikit tentang apa yang sempat saya lihat  dalam lukisan tradisional  India.

Lukisan tradisional India, sebagaimana halnya lukisan tradisional negara lain selalu bertutur tentang budaya setempat.Dilukis dengan teknik  dan pewarnaan lokal,bergaya lokal dan mengambil thema serta kearifan lokal.  Biasanya untuk meningkatkan koneksi kita terhadap jenis lukisan seperti ini, kita perlu memahami sedikit mengenai  budaya setempat.

Lukisan-lukisan yang saya temukan di sebuah artshop di Bangalore ini mengambil thema dari cerita rakyat atau kitab suci. Yang paling banyak saya temukan adalah bercerita tentang RadhaKrishna,walaupun ada juga yang menceritakan tentang raja –raja dan pengawal serta pengiringnya. Kesan pertama saya,lukisan-lukisan diatas kain ini secara umum memiliki kemiripan satu sama lain. Sangat homogen baik dari sisi tingkah laku, budaya, rasa yang ditimbulkan  entah akibat thema, usapan jari sang pelukis atau barangkali karena penggunaan twarna yang senada. Tingkat keserupaannya sangat tinggi!.  Dengan sepintas lalu saja kita bisa melihat bahwa lukisan-lukisan ini tentu memiliki genre yang sama. Menurut pedagangnya, konon lukisan ini bergaya Rajashtani kuno.

Jika kita melihat tokoh-tokoh dalam lukisan itu, semuanya menghadap ke samping, dengan kaki yang juga ke samping. Dua dimensi! Rasanya saya nyaris tak menemukan ada tokoh yang wajahnya terlihat dari depan. Slain itu, agak sulit bagi saya untuk membedakan tokoh siapa yang mana. Hampir semua lelaki dilukiskan ganteng dan menggunakan turban, sedangkan semua wanita digambarkan cantik dan mengenakan kain Saree. Wajahnya sangat serupa satu sama lain. Satu-satunya yang mudah saya kenali adalah tokoh Krishna. Karena untuk di hampir semua luksian India, Krishna selalu digambarkan memiliki kulit yang berwarna biru. Nah, jika ada tokoh yang berwarna biru, tentulah itu Krishna. Dan wanita cantik di sebelahnya, tentulah Radha, seorang Gopi (penggembala) yang merupakan kekasih Krishna.  Selebihnya barangkali adalah para gopi dan gopala.

Jika lukisan itu menceritakan tentang Raja yang sedang berada dalam perjalanan, tentunya kita hanya bisa mengenali tokoh dari tingkah lakunya dalam lukisan. Saya pikir, tokoh yang berada di ats gajah, tentulah raja. Yang berada di atas kuda atau unta tentulah para pengawal atau hulu balang. Dan yang berjalan kaki mungkin prajurit atau rakyat biasa.

Lukisan-lukisan ini banyak menggunakan  warna-warna alam yang simple seperti hitam, hijau tua, coklat tua, merah tua. Warna kulit manusia digambarkan sebagai kuning muda – kecuali kulit Krishna. Element alam, tanah,pohon,gandum, binatang-binatang  juga terwakilkan dengan baik dalam lukisan lukisan ini. Kesan hidup dan penuh pada setiap obyek yang digambarkan terbantu oleh penggunaan usapan warna yang berbeda maupun bergradasi.

Namun apapun bentuk dan themanya, ketika kita memandangnya, kesan saya adalah bahwa lukisan-lukisan ini terasa memiliki “lavanya yojanam”yang tinggi, yakni penuh keanggunan dan sangat artistik.

5 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s