Mendampingi Anak-Anak: Melihat Burung Macaw.

Standard

Macaw Bird

Liburan akhir tahun akan segera tiba. Salah satu hal menyenangkan untuk dilakukan bersama anak-anak adalah berjalan-jalan ke Taman Hiburan. Banyak yang bisa dilakukan di sana. Menikmati berbagai jenis wahana permainan, restaurant, attraksi menarik dan sebagainya. Walaupun bukan kebun binatang,  kadang-kadang ada juga  taman hiburan yang memelihara berbagai jenis burung   dan menyedot perhatian anak-anak. Salah satunya adalah Burung Macaw. Barangkali karena warnanya yang sangat ngejreng cemerlang dan kemampuannya berbicara.

Melihat burung meriah ini, tentu saja anak-anak akan sangat bersemangat,  berceloteh dan bertanya seputaran burung itu kepada kita. Sebagai orang tua, ada baiknya kita memberikan informasi yang memadai untuk memenuhi keingin-tahuannya.

Warna-Warni Cerah Yang Menstimulasi.

Macaw Bird4

Burung Macaw Biru Dada Kuning (Ara ararauna) memiliki penampilan yang luarbiasa cantik. Bagian bawah tubuhnya (dada, ekor) didominasi oleh warna kuning cemerlang yang sangat kontras dengan bagian atasnya (sayap,punggung, ekor) yang didominasi oleh warna biru terang. Sehingga sepintas lalu, burung ini terlihat hanya berwarna Kuning dan Biru saja. Namun sebenarnya  masih ada warna lain juga yang menghias burung ini. Bagian dahi  burung ini berwarna kehijauan. Wajahnya berwarna putih dengan garis-garis hitam mirip Zebra. Lehernya berwarna hitam dan paruhnya sendiri  juga berwarna hitam. Anak-anak biasanya akan cenderung mendekat karena tertarik akan warna-warni tubuh burung ini. Sebenarnya, masih ada lagi jenis burung Macaw  yang berwarna lain. Misalnya Macaw Merah Sayap Hijau, Macaw Scarlet atau Macaw yang berwarna Biru penuh.

Warna-warni yang cerah pada sayap burung ini menstimulasi bola mata anak untuk lebih aktif mengirimkan sinyal-sinyal ke otaknya, sehingga anak-anak akan lebih cepat mengenal dan mengidentifikasi warna. Warna cerah juga cenderung menstimulasi perasaan riang, sehingga mengajaknya mendekati burung ini, cukup membantu untuk membujuk anak yang rewel agar lebih tenang. Selain itu, kombinasi warna yang menarik juga melatih otot-otot mata untuk berkoordinasi dengan baik. Secara umum, tidak ada salahnya mengijinkan anak-anak mendekat.

Mengindarkan Anak Dari Patokan Dan Cakaran Macaw. 

Macaw Bird3

Pada dasarnya Macaw adalah burung yang  cukup bersahabat. Namun tergantung umur anak, sebaiknya kita juga tetap perlu mendampinginya. Apalagi mengingat bahwa tubuh burung ini berukuran besar,  sekitar 75 – 83 cm.  Dengan paruh tebal yang bengkok dan cakar yang kuat untuk berpegangan pada ranting ataupun dahan pohon.  Balita sebaiknya jangan dibawa terlalu dekat dengan Macaw. Namun anak-anak yang umurnya lebih besar tentu tidak bermasalah jika mendekat dan didampingi.

Anak-anak sebaiknya diajarkan untuk bersikap tenang dan sopan. Jangan biarkan anak-anak melempari burung dengan batu atau benda-benda lainnya. Karena perbuatan itu, selain akan menyakiti burung juga akan membuat burung ini menjadi marah dan berusaha melindungi dirinya dengan mematok anak dengan aggresive.

 Terkadang  atas keinginannya sendiri ataupun atas bujukan tukang foto keliling, anak-anak ingin berfoto dengan burung Macaw bertengger di kepalanya, di pundaknya maupun di lengannya. Dalam hal ini kita perlu berhati-hati dan mempertimbangkan umur, kesiapan fisik dan mental anak. Perhatikan cakar burung ini dan kukunya. Serta bandingkan dengan ukuran lengan anak kita. Jika terlalu kecil, sebaiknya jangan diijinkan. Yang jelas burung ini pasti berat (900 gram – 1.5 kg) dan mencengkeram dengan cukup kuat. Namun anak-anak di atas sepuluh tahun yang menjelang remaja, mungkin sudah cukup kuat menahan beban dan cengkraman burung ini. Jadi tidak ada salahnya mengijinkannya bergaya dengan Macaw.

 Bolehkah memberikan makanan pada Macaw?

Macaw Bird1

Umumnya, pihak pengelola taman hiburan tidak mengijinkan pengunjung memberikan makanan pada binatang peliharaan yang ada di sana, termasuk burung. Alasannya adalah untuk menghindarkan burung agar jangan sakit akibat mengkonsumsi makanan yang tidak diperiksa kecocokan dan kebersihannya yang diberikan oleh pengunjung. Jadi sebaiknya kita jangan membiarkan anak memberikan makanan pada Macaw.

Namun beberapa taman hiburan ada juga yang memperbolehkan. Seperti halnya burung-burung berparuh bengkok lainnya,Burung Macaw Biru Dada Kuning adalah pemakan biji-bijian, buah-buahan dan kacang-kacangan. Pastikan bahwa makanan yang diberikan berada dalam kondisi yang baik, bersih dan sesuai dengan yang biasa dimakan oleh burung itu. Jangan pernah memberikan biji kopi ataupun coklat kepada burung ini, karena bisa sangat berbahaya bagi kesehatannya.

Beberapa Informasi Lain

Selain hal-hal diatas, sebaiknya kita juga perlu mengetahui beberapa informasi tambahan mengenai burung ini, yang berguna dalam melakukan pendampingan terhadap anak.

Macaw Bird6

Habitat Asal.

Macaw  Biru Dada Kuning, adalah salah satu burung asli dari Amerika Selatan. Burung ini menyebar mulai dari daerah Panama Barat, Colombia Selatan, Amazone, Brazil bagian tenggara, Bolivia, Equador, Peru,Paraguay. Tentu saja di Indonesia kita hanya bisa melihatnya terbatas di Kebun Binatang ataupun di tempat hiburan.  Di habitat aslinya,burung ini adalah penghuni puncak-puncak pohon di hutan-hutan Amazone. Biasanya hidup berkelompok maupun berpasangan. Oleh karenanya, tempat hiburan yang memelihara burung ini, idealnya memiliki pohon-pohon besar dalam jumlah yang cukup di sekitarnya guna menghindarkan burung ini dari keterasingan.

 Status Kepunahan.

Burung ini mengalami penurunan jumlah populasi yang sangat drastis dengan kecepatan di atas 10% per tahunnya. Tentu saja penangkapan dan perdagangan yang menjadi salah satu sebab musababnya. Sayangnya tidak diketahui dengan persis berapa jumlah sisa populasinya pada saat ini.

BirdBurung Yang Sakit.

Sebenarnya secara umum penyakit burung tidak menular pada manusia dan sebaliknya, namun tetap saja ada satu dua jenis penyakit yang berpotensi ‘zoonosis’ (menular dari binatang ke manusia dan sebaliknya). Walaupun demikian ada baiknya sebagai orang tua, kita berhati-hati juga.

1/.Jangan membawa anak yang sakit mendekati Macaw.

2/. Jangan membiarkan anak mendekati Macaw yang sakit.

Sebelum anak-anak mendekat, perhatikan gejala-gejala yang mungkin ada misalnya, mata burung yang selalu menutup, bengkak  atau berair; nafas yang terlihat tersengal, tampak menggigil atau keluar lendir dari paruhnya. Jika melihat ini, sebaiknya anak dihindarkan untuk mendekat.

Ada beberapa jenis penyakit yang umumnya menyerang jenis burung ini. Misalnya penyakit Psittacosis yang disebabkan oleh jenis bakteri Chlamidia, Infeksi Sinus yang kronis, Psittacine Beak & Feather Disesase,dan sebagainya.  Namun jangan terlalu khawatir, jika memang burung itu sakit, tentunya pihak taman hiburan akan segera menarik burung itu dari jangkauan umum dan membawanya ke dokter hewan setempat.

13 responses »

      • Kakatua masih sekeluarga dengan burung Macaw. Tampilannya secara umum memang serupa.Demikian juga makanan,kebiasaan dan kemampuannya meniru pembicaraanmahluk lain. Ukurannya tubuhnya berbeda, yang pasti.Demikian juga panjang ekor,ketebalan paruh dan sebagainya. Warna sebagai pengidentifikasi sudah pasti berbeda.Tapi sebenarnya tidak semua kakatua berwarna putih,Mbak. Setidaknya di Indonesia saja ada berbagai jenis: misalnya. Kakatua (atau Cacatua) Alba (yang berwarna putih), Kakatua Sulphurea (Warna putih berjambul kuning – habitatnya di Nusa Penida di Bali), lalu di Maluku ada Kakatua Mollucensis (warnanya Pink) dan kakatua Raja atau Kakatua Nigra (warnanya hitam). Dulu jaman saya masih co-ass di karantina di bandara, saya melihat banyak sekali burung Cacatua moulucensis yang digagalkan petugas dari upaya penyelundupan keluar negeri. Warnanya sungguh indah sekali pink ke arah peach -menggiurkan orang untuk menangkap dan memperdagangkannya.
        O ya..selain itu, pipi jenis burung Macaw ini,tidak ditumbuhi bulu.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s