Daily Archives: December 21, 2012

Women Talk More Than Men?

Standard

BBM

Saya sering mendengar bahwa wanita berbicara lebih banyak daripada pria.  Saya tidak terlalu yakin dengan pendapat itu. Barangkali karena saat jaman kuliah 85% teman saya adalah anak laki-laki. Teman wanita termasuk mahluk langka di fakultas Kedokteran Hewan yang didominasi oleh para pria itu. Bergaul dengan mereka, berdiskusi dengan mereka, berbagi pekerjaan, tugas,kesulitan, makanan  dan sebagainya. Bahkan menggelandang ke berbagai tempatpun dengan mereka. Jadi walaupun ada sedikit perbedaan, saya pikir dunia saya sangat serupa dengan dunia para teman-teman pria saya. Teman-teman pria saya berbicara sama banyaknya dengan saya.  Beberapa diantaranya bahkan berbicara lebih banyak daripada saya. Namun tentu saja saya tidak pernah melakukan pencatatan ilmiah tentang ini. Namun setidaknya itulah yang menyebabkan saya tak begitu yakin dengan pendapat umum bahwa wanita berbicara jauh lebih banyak daripada pria.Hingga beberapa hari yang lalu.

Saat itu saya sedang melihat kembali percakapan saya dengan suami di message sebuah telpon genggam. Barulah saya sadari bahwa ternyata suami saya sangat sedikit berbicara. Saya menulis, bercerita tentang kelakuan anak saya yang lucu “ Bla bla bla…dst (14 kata)”. Suami saya membalas dengan satu emoticon tertawa.

Lalu saya menulis lagi “Bla bla bla bla…dst (19 kata)” Suami saya membalas dengan dua emoticon tertawa (satu tertawa datar, satunya lagi tertawa miring).

Lalu saya menulis lagi. Kali ini dua  point – satu kesimpulan tentang anak saya dan satunya lagi informasi mengenai jam ketibaan saya di bandara.”Bla bla bla…dan bla bla..(total 21 kata) “ suami saya menjawab “Oke, Ma”.

Wah, betapa iritnya ia dengan kata-kata. Saya belum pernah menyadari sebelumnya.

Karena penasaran, lalu sayapun memeriksa kembali percakapan-percakapan sebelumnya yang belum sempat saya hapus. Ternyata memang selalu serupa itu. Saya bercerita banyak tentang apa saja kepadanya. Sementara  suami saya menanggapinya hanya dengan satu-dua kata. Maksimal 30% dari jumlah kata –kata yang saya keluarkan. Dan anehnya sayapun tidak pernah terganggu dengan kebiasaan irit kata-katanya itu. Barangkali karena saya tidak menyadarinya.Atau barangkali karena terkadang ia melemparkan emoticon senyum, tertawa, jempol, kiss, hug dan sebagainya sebagai representasi emosinya. Sehingga saya cukup terhibur juga.

Gara-gara melihat itu, akhirnya saya memeriksa kembali semua percakapan-percakapan saya dengan para pria di daftar kontak saya – anak saya, saudara, sepupu, sahabat dan teman-teman pria saya. Walaupun score-nya tidak separah suami saya, ternyata mereka serupa juga. Rata-rata hanya menulis kata sebanyak 30-50% saja dari jumlah kata yang saya tulis. Hanya ada satu-dua saja yang  kadang menulis agak panjang. Ada yang memang kebetulan suka ngobrol dan ada juga karena memberikan penjelasan teknis kepada saya. Waduuuh!!.

Sekarang sangat sulit bagi saya untuk tidak mempercayai apa kata orang bahwa wanita berbicara lebih banyak dari pria.