Persia, The Cutest Morning Alarm.

Standard

Animal behaviour.

Andani- Persia

Beberapa bulan yang lalu, saya pernah bercerita tentang Persia, anak kucing liar yang membuntuti anak saya terus. Karena setelah melapor ke Satpam dan minta cross-ceck, ternyata tetap tidak ada seorangpun yang memilikinya, maka anak kucing liar  itu akhirnya menjadi anggota keluarga kami. Sekarang sudah lebih dari 3 bulan ia bersama kami. Anak saya memelihara dan merawatnya dengan sangat baik. Memberinya makan dan memandikannya dengan telaten.Juga menemaninya bermain di saat-saat senggang. Sebagai akibatnya kucing kecil ini menjadi sangat manja dan selalu menyenangkan. Wajahnya sangat lucu, cantik dan menggemaskan.

Yang menarik adalah setiap pagi, pada jam yang sama saya membuka pintu rumah, ia selalu bergegas masuk ke kamar anak saya dan memanggil. Suaranya sangat lirih. “meaw, meaw, meaw..”. ia akan tetap memanggil sampai anak saya terbangun. Dengan mudah sayapun bisa membangunkan anak saya “ Bangun sayang, Persia sudah menunggu”. Anak sayapun bangun dengan lebih cepat dari biasanya. Sebelumnya, keduanya susah sekali dibangunkan setiap pagi.

Pernah suatu kali saat liburan, saya coba biarkan saja dan tidak membantu membangunkan anak saya. Hanya ingin tahu apayang akan dilakukan oleh Persia selanjutnya. Ternyata Persia naik ke tempat tidur dan mencium pipi anak saya. Sambil terus memanggil dengan lirih “meauw, meauw, meauw..” di telinga anak saya. Barangkali karena merasa ada mahluk kecil berbulu itu mengibas pipinya, maka anak sayapun seketika terbangun. Mengajak Persia bermain sebentar lalu bangun, mandi dan bersiap untuk berangkat ke sekolah. Begitulah yang terjadi setiap pagi.

Yang mengherankan lagi, di pagi hari Persia hanya mau bermain dengan anak saya selama 5 menit. Tidak lebih. Setelah itu, ia akan segera turun dan bahkan jika masih diajak bermain oleh anak sayapun ia akan memberontak memaksa turun. Seolah-olah tahu bahwa tugasnya membangunkan anak saya sudah selesai. Wlaupun jika di siang hari maupun sore hari, kapan[un ia akan bersedia diajak main.

Sungguh tingkah laku bintang yang lucu dan mengesankan. “The Cutest Morning Alarm..” kata anak saya yang besar mengomentarinya..

Hal lain yang menarik dari Persia, adalah  kesuksesannya untuk tidak mengeong-ngeong menunggu saat kami sedang makan di meja makan. Sangat jarang sekali terjadi. Kucing mengeong di dekat meja makan, adalah hal yang paling tidak disukai suami saya. Jadi untuk mendidik Persia agar tidak berbuat begitu, maka ia harus selalu diberikan makanan pada jam yang berbeda dengan kami. Di tempat makannya sendiri dan hanya dengan makanannya sendiri. Tidak pernah diberikan makanan bekas makanan kami. Sehingga tak pernah ada yang bisa ia tunggu. Dan tidak mengeong rewel mengharapkan sisa makanan dari kami.  Lumayan sukses.

Jadi pada dasarnya, walaupun tidak sepintar  dan lebih sulit dari anjing, sebenarnya kucing juga adalah binatang yang bisa dilatih dan dididik.

6 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s