Monthly Archives: February 2013

Beginilah Cara Saya Mencintaimu…

Standard
Bangli, 2006

Bangli, 2006

Tanggal 24 Februari, lima tahun yang lalu, bapak saya I Made Gina Hadjana, meninggalkan kami semua. Menyusul kepergian ibu yang meninggalkan kami tujuh tahun sebelumnya. Bapak saya adalah sosok pria yang sangat saya kagumi. Dan saya yakin, beliaulah yang sebagian besar membentuk karakter saya hingga menjadi diri saya seperti saat ini.  Walaupun saya tahu bahwa beliau sekarang sudah tenang di alam sana dan terlepas dari ikatan dunia fana ini, entah kenapa sulit bagi saya untuk memaksa diri saya agar tidak meneteskan air mata saat mengenang kebersamaan kami yang sangat hangat. Kerinduan merayap ke hati saya. Read the rest of this entry

Advertisements

Kuda Copot Dan Ayam Pake Kayu.

Standard
Di Rumah Sakit International Bintaro

Di Rumah Sakit International Bintaro

Hari minggu sore saya meluangkan waktu untuk membeli beberapa keperluan rumah tangga di sebuah Supermarket di daerah bisnis Bintaro. Matahari sudah condong ke barat. Tanda senja mulai menjelang. Tempat parkir sangat penuh, sehingga saya harus mendorong kereta belanjaan saya ke luar area Supermaket. Persis di depan salah satu menara kembar di Bintaro. Sangat aneh! Suasana senja itu  membuat saya tiba-tiba terkenang kembali akan masa lalu. Entah apanya. Barangkali temaram sinar matahari yang sama. Atau barangkali desir angin yang serupa. Entahlah… Read the rest of this entry

Zona Nyaman Kita.

Standard

Andani - Zona Nyaman

Setiap orang cenderung untuk bertahan pada posisi  yang telah terbukti membuat dirinya merasa aman dan nyaman. Kecuali jika ada satu hal yang sangat memaksa, maka barulah  umumnya orang akan meninggalkan posisinya itu.

Seorang teman pernah bercerita bahwa ia tidak menguasai pengetahuan tentang jalan di wilayah Jakarta Selatan. Penyebabnya adalah karena ia tinggal di daerah Citra Garden, Jakarta Barat. Sehingga yang ia kenal hanyalah wilayah Daan Mogot dan Jakarta Barat saja. Atau paling jauh Jakarta Utara, karena sebelumnya ia sempat tinggal di daerah itu.  Wilayah lain, terutama yang masuk Jakarta Pusat dan Selatan  tentu ia kurang paham. Apalagi Jakarta Timur.Lebih parah lagi. Ia merasa sangat gamang jika harus bepergian ke daerah itu seorang diri. Read the rest of this entry

Ondel-Ondel Ngamen: Riangnya Seni Pertunjukan Jalanan Jakarta.

Standard

Andani - Ondel-Ondel

Pukul  7 malam, saya menutup pintu ruangan kantor saya. Pulang lebih cepat dan ingin istirahat setelah berhari-hari didera kesibukan yang sangat melelahkan. Dalam perjalanan pulang  saya tertidur. Hingga tak terasa kendaraan yang saya tumpangi sudah melintasi pertigaan Ciledug dan sedikit lagi mendekati Pasar Lembang. Saat itulah saya mendengar suara musik Gambang Kromong yang sangat riang dan jenaka. Sayapun terbangun dan ikut bersenandung dalam hati. Oh rupanya ada grup kesenian betawi yang sedang mengamen. Read the rest of this entry

Kisah Buku Agenda Baru: Hangat-Hangat Tahi Ayam.

Standard

Andani-Buku AgendaPernah suatu kali saya sedang duduk di studio menunggu pengerjaan sebuah iklan. Tidak ada yang bisa kami lakukan selain menunggu sang operator merampungkan pekerjaannya untuk kami komentari berikutnya. Karena prosesnya cukup panjang maka saya dan teman-teman memutuskan untuk mengisi waktu luang dengan mendiskusikan project yang lain saja. Daripada bengong. Maka kami pun menarik kursi dan merapat ke sebuah meja panjang. Seorang rekan kelihatan mengeluarkan buku catatannya (buku agenda), untuk mencatat hasil diskusi kami yang akan dijadikan patokan untuk melanjutkan pekerjaan berikutnya. Saya sempat melirik sebentar ke buku agenda yang cantik itu. Read the rest of this entry

Dunia, Sebagaimana Kita Memandangnya.

Standard

Andani- MataSaya memandang keluar jendela, saat kendaraan bergerak lambat di tengah hujan. Langit terlihat kelabu penuh mendung yang menggelantung. Betapa membosankannya hari. Pikiran dan perasaan saya tersesaki oleh berbagai kesibukan dan tantangan yang tak henti-hentinya harus saya hadapi. Baik dalam urusan sosial maupun pekerjaan. Mengapa dunia terasa begitu sendu kelabu? Read the rest of this entry

Bahasa Inggris Apa Bahasa Indonesia Yang Benar?

Standard

Andani - heart

Berkaitan dengan hari Valentine, banyak sekali kita lihat symbol cinta bertebaran di mana-mana. Tentu semua orang paham bahwa lambang cinta yang saya maksudkan adalah gambar  hati. Dimana-mana kita melihat lambang hati. Di wall facebook keponakan kita, di acara TV, di campaign produk remaja. Demikian juga pada barang-barang keperluan sehari-hari. Memang selalu seru membicarakan tentang cinta. Read the rest of this entry

Valentine: Cinta Adalah……???

Standard

Andani Cinta

Belakangan saya memperhatikan statistik pengunjung ke blog saya meningkat ke arah tulisan yang saya upload tahun lalu Hello Sayang, Selamat Hari Valentine Ya…”.  Oh, rupanya menjelang hari Valentine  ya. Pantes saja banyak yang search seputaran cinta dan valentine. Ada yang mencari cara untuk mengucapkan Selamat hari Valentine, ada yang mencari cara untuk membuat surprise di hari Valentine, ada yang sekedar iseng ingin mendengar kisah hari Valentine, dan sebagainya. Saya memikirkan sebuah search term  yang menarik “Cinta adalah…?” Read the rest of this entry

Biji Cempedak – Memanfaatkan Yang Tersisa..

Standard

Biji Cempedak GorengCempedak! Pertama kali mendengar nama itu dari buku bacaan di Sekolah Dasar. “Ibu membeli cempedak. Lalu dibuat kolak. Walaupun tidak pernah melihat bendanya, namun saya bisa membayangkan bentuknya yang mirip buah nangka. Setelah saya tinggal di Jakarta,barulah saya tahu yang namanya buah cempedak.  Wanginya menggiurkan. Lebih wangi dari buah nangka. Walaupun setelah dicicipi ternyata tidak semanis buah nangka. Rasanya tidak semanis wanginya. Read the rest of this entry

Reuni: Yang Terangkat Kembali Dalam Ingatan…

Standard
Tahun 2005. Saya yang berbaju kotak-kotak coklat berambut pendek, berdiri di sebelah George.

Tahun 2005. Saya yang berbaju kotak-kotak coklat berambut pendek, berdiri di sebelah George.

Ketika kita ber- reuni dengan sahabat lama, berbagai cerita lama dan kenangan biasanya muncul kembali ke permukaan otak kita. Demikian juga ketika saya dan teman-taman bertemu kembali dengan George, teman yang akhirnya menjadi bos saya di masa lalu di PZ Cussons Indonesia. Berbagai cerita lama yang sudah nyaris lupa pun tiba-tiba muncul kembali ke dalam ingatan saat kami ngobrol dan tertawa bersama lagi. Itulah yang barangkali disebut dengan memory. Dan tentu saja yang muncul bukanlah memory urusan kerjaan, tapi memory kehidupan sosial dengannya. Read the rest of this entry