Resep Jukut Urab Don Cekuh. Urap Daun Kencur Ala Jineng Bali Yang Nikmat.

Standard

Jukut Urab Don Cekuh 1 - AndaniAkhir pekan, tidak ada hal yang lebih menyenangkan dari berjalan-jalan ke pasar. Kali ini saya berbelanja sayur di Pasar Modern Bintaro. Aha! Nemu daun kencur. Sayuran langka yang jarang terlihat dijual di pasar umum. Menurut saya agak mahal sih. Rp 2 500 seikat kecil. Setelah ditawar-tawar akhirnya saya bayar juga  untuk 6 ikat dengan harga Rp 10 000.

Mengapa saya membelinya juga? Pertama, tentu karena saya kangen akan rasa sayur daun kencur. Teringat akan sayur urap berbahan daun ini yang banyak digunakan untuk melengkapi bubur sayur di Bali. Ibu saya juga sering memasak sayuran ini untukkeluarga kami  semasa hidupnya.

Kedua, karena musim hujan. Anak-anak pada batuk. Secara traditional, kencur (Kaemferia galanga) baik umbinya maupun daunnya banyak dimanfaatkan untuk mencegah dan mengobati batuk.  Selain itu banyak juga dimanfaatkan untuk mengobati diare, masuk angin, perut mulas dan untuk memperlancar haid. Kalau anak- anak mau makan sayur ini, setidaknya sedikit menolong untuk mengurangi batuknya.

Dan ketiga, karena saya jarang menemukan sayuran ini di tukang sayur. Memasak sesuatu yang beda dari hidangan sehari-hari yang itu-itu saja tentu akan sangat menyenangkan.

Dan saya pikir, barangkali suami saya mau juga mencicipinya, mengingat saya pernah melihat lalab daun kencur terhidang  dengan sambal terasi di meja makan di rumah ibunya.

Saya ingin membuat sayuran traditional Bali yang bernama Jukut Urab Don Cekuh (kalau diterjemahkan, artinya sayur Urab Daun Kencur). Saya tidak tahu, apakah di daerah lain ada masakan yang seperti ini.

Barangkali ada yang mau Resep Urap Daun Kencur ini ?

Bahan-bahan yang dibutuhkan: Kelapa muda, bawang merah, bawang putih, cabe, terasi, jeruk limau, garam.

Cara membuatnya:

1/ Bersihkan daun kencur, cuci sebentar lalu iris-iris sesuai dengan selera kita.

2/ Rebus daun kencur, tiriskan dan simpan di atas piring.

3/. Ulek bawang merah, bawang putih, cabe,  terasi dan garam.

4/.  Bakar kelapa hingga wangi, lalu diparut.

5/. Masukkan bumbu ulek ke dalam wajan, goreng dengan sedikit minyak lalu campur dengan kelapa parut bakar.  Atau bisa juga kelapa diparut dulu lalu disangrai bersama dengan bumbu ulek.

6. Aduk rebusan daun kencur dengan bumbu kelapa hingga rata, lalu tambahkan perasan buah jeruk limau.

Nah, sekarang Jukut Urab Don Cekuh sudah siap untuk dihidangkan kepada anggota keluarga, untuk menemani nasi hangat yang baru saja matang.

Saya senang menikmatinya di bawah atap lumbung padi traditional Bali yang disebut dengan Jineng. Mengingatkan saya akan suasana kampung. Oleh karenanya, saya sebut masakan ini sebagai Sayur Urap Daun Kencur Ala Jineng Bali biar agak-agak gaya seperti di restaurant begitu…

Hmmm… nyumm…nyumm..

Hitung-hitung melestarikan warisan budaya kuliner nusantara, agar jangan sampai punah…

_

8 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s