Just Imagine….

Standard

Just imagine…

Just imagine all the things that we… could be…

Imagines all the places we could go… and see…

Imaginations’fun for you and me…

 Taman Mini Indonesia Indah

Yang saya salin di atas adalah lyric lagu kanak-kanak dari Barney yang merupakan favorite saya. Ketika anak saya masih balita, jika saya sibuk  mengasuh anak sambil harus membereskan pekerjaan rumah,  biasanya anak saya dudukkan di bangkunya yang bertali pengaman. Lalu saya putarkan cerita atau lagu-lagu dari DVD. Berganti-ganti tentu saja, agar anak saya tidak bosan. Salah satunya yang paling saya ingat adalah Barney dan lagunya di atas itu. Saya juga ingat, lagu itu dilatar belakangi dengan istana yang indah *barangkali terbuat dari papan tripleks atau styrofoam, mana saya tahu…*. Lalu anak-anak diajak oleh Barney untuk berimajinasi menjadi apa saja, pergi ke mana saja.. Sesuatu yang menyenangkan!.

Selain melodynya, saya juga menyukai lyrics lagunya. Kalau kita dengarkan lyricsnya,tentu kita paham bahwa itu maksudnya adalah untuk meng’encourgae’ pendengarnya agar berimajinasi. Saya pikir itu penting. Karena menurut saya, Imajinasi adalah salah satu hal yang sangat penting dalam membantu perkembangan daya pikir  dan kreasi manusia. Dan tentunya sangat dibutuhkan juga bagi perkembangan anak saya.

Seperti kita tahu, bahwa Imajinasi adalah kemampuan seseorang untuk berpikir melampaui kenyataan yang ada. Sangat banyak orang-orang di sekeliling hidup saya yang saya tahu menggunakan banyak sekali imajinasinya dalam menjalani kehidupannya sehari-hari. Mulai saat saya kecil di Bali hingga kini saya tinggal di Jakarta.  Seorang maestro seni ukir yang menciptakan karya patung-patung, penyangga rumah  dan perabotan rumah tangga yang terindah, seorang seniman lukis, seorang seniman tari,  seorang arsitek, seorang pengrajin payung, pengrajin anyaman bambu, perhiasan wanita, sastrawan, producer film, fashion designer, photographer, ibu rumah tangga dan seterusnya banyak lagi hingga seorang pemasar. Semuanya membutuhkan imajinasi. Semuanya menggunakan imajinasi. Imaginasi memberikan kita ide, sehingga kita bisa menciptakan sesuatu.

Imaginasi bahkan sangat mungkin membantu seorang seniman yang tak pernah melihat gajah mewujudkan sebuah karya sculpture seekor gajah yang semuanya datang dari alam pikirya sendiri. Demikian juga dengan anak kecil dan cita-citanya. Ingin jadi pilot, ingin jadi dokter, jadi fashion designer, dan sebagainya. Cita-cita adalah sebuah bentuk imajinasi. Ketika besar, tentu anak-anak ini berusaha untuk mewujudkan cita-citanya.

Seorang ilmuwan yang menghabiskan waktunya dalam laboratorium, sangat mungkin melakukan penemuan yang sesungguhnya kebanyakan adalah hasil imajinasi dan hypothesanya sendiri  yang didukung oleh fakta-fakta dalam research. Imajinasi adalah kunci dari sebuah pengetahuan.

Imajinasi juga melakukan penghiburan terhadap diri kita. Seringkali jika kita tidak mampu pergi ke suatu tempat, membayangkannya saja terkadang sudah membuat kita senang.  Demikian juga jika kita kangen pada seseorang, namun tak mungkin menemuinya, tentu membayangkan wajahnya juga sudah sangat membantu membahagiakan hati kita. Imaginasi membantu kita untuk melakukan petualangan pikiran dan juga petualangan perasaan.

Melatih imajinasi anak-anak memberikan kebermungkinan anak untuk berpikir ‘out of the box’, melampaui limitasi-limitasi yang ada, memberinya keleluasaan dalam berpikir seluas-luasnya dan kebebasan berekspresi.

Imajinasi itu menurut saya memang benar-benar sangat penting.Tanpa imajinasi, tentu segala penciptaan itu sangat sulit untuk kita wujudkan. Segala penghiburan itupun sulit didapatkan. Jadi..tidak ada salahnya kita berusaha untuk mengasah daya imajinasi anak-anak kita dengan sebaik-baiknya.

10 responses »

  1. Pemasaran yang sukses juga berawal dari imajinasi ya Jeng. Bacaan seri rumah kecil di padang rumput maupun Winnetou mengait imajinasi petualangan alam. Selamat mewujudnyatakan imajinasi. Salam

  2. Menyuburkan imajinasi anak bagian tugas kita ya Mbak Dani. Saya menganggap diri saya kurang imajinasi, sering merasa sengsara karenanya hehehe…

  3. Mba Made… awal minggu ini saya dihadapkan pada salah satu situasi paling kompleks di kantor dan saya bayangkan kalo semuanya bakaln sorted out satu persatu dengan mudahnya. Eh kejadian bener dong Mba, apa yang kejadian di kantor bener-bener bisa sesuai dengan imajinasi saya. Hehehe. Ga jauh-jauh sih imajinasi saya..😀

  4. aku senangnya karena di Jepang sejak kecil anak-anak dibiarkan untuk berimajinasi. Bahkan dalam buku-buku picture book untuk anak-anak penuh dengan imajinasi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s