Membersihkan Kulkas.

Standard

Isi KulkasSalah satu hal yang sangat perlu saya lakukan sebelum meninggalkan rumah untuk berlibur panjang ke luar kota adalah membersihkan kulkas.  Karena saya tidak mau setelah kembali ke rumah dalam keadaan lelah, saya menemukan kulkas saya  juga penuh dengan bahan makanan yang membusuk dan menumpuk. Jadi beberapa hari sebelumnya saya sudah mulai bersiap-siap. Mengambil ancang-ancang, sejak si Mbak yang membantu urusan rumah tangga pamit pulang untuk berlebaran.

Pertama, saya menghentikan belanja dapur harian ke tukang sayur. Berikutnya, saya mengeluarkan semua isi kulkas.  Memilah bahan-bahan makanan yang masih bisa dimanfaatkan dan memilih mana bahan makanan yang akan segera rusak (perishable food) dan mana yang akan masih bisa bertahan dalam waktu beberapa hari. Beberapa hari terakhir ini kebetulan saya agak  sibuk urusan kantor,jadi benar-benar tidak mengikuti ada jenis bahan makanan apa saja dikulkas.  Nah  kesempatan inilah saya gunakan sekalian untuk memilah sekaligus membersihkan.

Daging, telor dan sumber protein yang lain.

Saya memiliki dada ayam yang bisa saya olah untuk menjadi ayam goreng kering, sepapan tempe, dua buah tofu dan beberapa butir telor. Saya pikir cukup untuk keperluan dua hari. Jadi saya benar-benar memutuskan untuk hanya memanfaatkan yang ada saja tanpa perlu menambah pembelian lagi di tukang sayur.

Sayur mayur.

Nah! Ini peninggalan si Mbak yang paling banyak di kulkas. Ada banyak sekali jenis dan jumlahnya. Saya agak kurang mengikuti, bagaimana bisa kok si Mbak menumpuk banyak sekali sayuran ya? Rasanya sangat sangat lebih untuk keperluan selama dua hari. Ada tauge di dalam kantong plastik. Masih segar. Lalu di kantong plastik yang lain ada daun bayam yang sudah dibersihkan, siap untuk ditumis. Lalu saya melihat sawi keriting beberapa buah,mulai agak layu.  Berikutnya saya membuka bungkusan koran, rupanya ada daun ciwis kesukaan saya – lumayan untuk sekali nyayur.  Lalu ada caisim.  Terus ada seikat kacang panjang yang masih segar. Terus ada kol ungu – saya ingat kol ini saya yang membeli di Supermarket. Lalu ada terong ungu yang panjang – cukup banyak juga jumlahnya.

Namun itu belum semuanya. Saya masih menemukan  beberapa buah pare, sebatang wortel,  jagung putren, sawi putih, timun, kapri manis, seledri, bawang daun, cherry tomato, broccoli dan jamur shiimeji.  Yang terakhir itu hasil belanjaan saya. Waduuh banyak juga ya. Saya tidak sadar bahwa saya dan Si Mbak telah melakukan penumpukan bahan makanan yang berlimpah di kulkas. Ini pasti terjadi akibat kurangnya koordinasi saya di dapur selama beberapa hari terakhir ini.   Karena saya hanya punya waktu dua hari untuk menghabiskannya, maka saya hanya membersihkan semua sayuran itu, lalu memilahnya. Memasak yang bisa saya masak, sisanya saya bungkus rapat di dalam plastik untuk saya bawa ke rumah ibu mertua saya saja. Daripada layu dengan sia-sia. Di sana lebih banyak orang. Tentu sayuran ini akan lebih bermanfaat.

Buah-buahan.

Tidak sebanyak sayuran. Tapi saya menemukan beberapa jenis. Sebagian sudah ada yang kurang layak dikonsumsi – jadi saya buang.  Tapi masih ada juga yang layak konsumsi.  Dimakan secukupnya. Lalu masih ada sisa,  saya buat untuk jus.  Lalu ada  buah timun suri. Wah,ini untuk apa ya? Kalau tidak dibuat es buah tentu kurang enak. Akhirnya saya jus saja. Juice Timun Suri! Pernah ada yang mencoba tidak? Rasanya hambar. Tapi jika kita tambahkan gula, sungguh unik juga rasanya. Enak!.

Nah..sekarang kulkas sudah bersih. Sudah siap untuk ditinggal berlibur selama beberapa hari. Hati tenang,kulkas bersih dan tidak ada bahan makanan yang masih layak  terbuang percuma.

11 responses »

  1. Kebiasaan mb dani hampir sama dg mamanya anak2, krn asisten tidak nginap d rmh, jadi klo malam apa2 harus dilakukan snediri. Mis piring gelas abis makan malam langsung dicuci, krn istri g mau bangun pagi lihat dapur kotor dan bekas makanan blm dibersih kan.
    Sebelum jalan semuanya harus bersih dan rapi, agar klo pulang nanti tinggal istirahat……🙂

  2. hehhe, klo yang menumpuk itu buah2an lebih mudah menghabiskannya ya mbak.. tinggal dijus dan slurrp..!😛

    selamat berlibur wat mbak dani sekeluarga..

  3. Dipilah dipilih diputuskan tralala kulkas bersih dan pemanfaatan bahanpun optimal. Jus timun suri segarnya… Selamat menikmati liburan mBok Ade, salam

  4. Wah …
    Ibu ini pas bener menuliskannya ..
    Memang betul bu … ini perkara sederhana …
    namun demikian kadang kala kita suka lupa …
    sayuran … sisa makanan … sisa minuman … sisa bumbu …
    brak-bruk kita masukin semua ke kulkas …
    tanpa pernah kita lihat lagi kelayakannya ,,,
    sampai bahkan ada yang busuk …

    Saatnya membersihkan kulkas …

    Salam saya

  5. Sama mbak, aku juga begitu kalau mau pergi keluar kota untuk beberapa hari. Risih rasanya meninggalkan kulkas penuh dgn bahan makanan yg akan busuk dlm beberapa hari. Anyway, selamat liburan mbak!

  6. ku tiap minggu sidak kulkas mbak.. kebetulan ga ada asisten, jadi kalu weekend ga belanja harian, cukup lihat kulkas yang kudu diabisin.. biar ga numpuk makanan..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s