Mengamati Burung Madu Sriganti.

Standard

HomeSweet Home!

Burung Madu SrigantiRumah adalah tempat yang paling nyaman sedunia. Bener banget!.  Walaupun kecil dan sederhana, rumah selalu mampu  menyedot rasa kangen saya untuk pulang.  Jadi rasanya lega sekali setiap kali pulang kembali dari sebuah perjalanan.  Demikian juga kali ini.

Pulang kembali ke rumah, sebenarnya saya langsung dihadang kesibukan pekerjaan yang bertumpuk. Menyisakan waktu yang sangat sedikit untuk personal life saya dan keluarga. Namun demikian, seperti kata pepatah lama “Di mana ada kemauan, di sana ada jalan“.  Sesibuk-sibuknya di kantor, begitu sampai di rumah,  tetap saja saya menyisihkan waktu untuk melakukan hal-hal yang saya sukai  –  melihat-lihat    tanaman, serangga dan burung-burung yang mampir di halaman rumah.  Salah satu kegiatan yang saya pikir sangat penting peranannya dalam menyeimbangkan kehidupan saya, diantara kesibukan pekerjaan dan sebagai ibu rumah tangga.

Salah satu burung yang tampak mampir ke halaman rumah kali ini adalah Burung Madu Kuning atau banyak juga yang menyebutnya dengan nama Burung Madu Sriganti  atau Olive backed Sun Bird (Nectarina jugularis). Saya melihatnya tanpa sengaja. Sore itu saya mendengar suara burung cabe di sekitar pohon pinus. Saya mencoba mencari-cari arah suaranya di tengah suara Cerecet burung gereja yang sangat banyak bermain di halaman. Beberapa kali saya dengar suaranya yang khas ” Cit Cit Cit”  pendek dan bernada tinggi. namun tak kunjung juga saya melihatnya di kerimbunan dedaunan. Lalu ditengah-tengahnya saya mendengar kontaminasi suara burung lain ” Ciiip Ciiip Ciwiiiit” .  Dan ketika saya mendongak, seekor burung kecil terlihat bertengger di dahan pohon rambutan di pojok halaman. Alangkah indah warna bulunya. Dan alangkah girang hati saya melihatnya.

Burung kecil berukuran paling banter 10 cm ini  memiliki perut berwarna kuning yang sangat terang. Tidak heran jika dijuluki dengan nama Sun Bird.  Bagian dagu dan dada atasnya berwarna biru ungu metalik. Bagian punggungnya berwarna hijau zaitun. Sangat jelas itu adalah Burung madu Sriganti jantan. Karena betinanya berwarna kuning yang lebih kusam dari bagian perut ke bagian dada dan lehernya.

Sebenarnya burung Madu Sriganti ini bukan burung yang susah susah amat ditemukan di sekitar kita. Karena kenyataannya  cukup banyak yang beterbangan di taman-taman perumahan  di sekitar kita. Sibuk mencari makan. Sesuai namanya, tentu sangat mudah ditebak bahwa makanannya adalah  nektar yang dihasilkan oleh berbagai tanaman bunga-bungaan di sekeliling kita.  yang paling disukainya adalah nektar dari bunga benalu. Barangkali karena beberapa pohon di sekitar rumah saya ditumbuhi benalu,membuat burung ini suka mampir.  Bahkan beberapa waktu yang lalu saya sempat melihat sarangnya yang menggantung amburadul di salah sebuah dahan pohon kayu merah. Barangkali demi nektar dari benalu, maka ia bersarang di sana.

Selain itu kalau kita perhatikan paruhnya juga sangat panjang dan langsing melengkung, mengindikasikan bahwa burung ini memang pemburu nektar. Beberapa kali saya juga pernah melihat burung ini menyedot nektar sambil terbang. Walaupun cuma sebentar, namun sangat mirip dengan gaya burung  Kolibri menyedot nektar.


13 responses »

  1. Adanya burung berkeliarah diseputar rumah, saya membayangkan sebuah rumah yang dipenuhi keteduhan alami, banyak pohon disana-sini dengan segala keasriannya.
    Mudah-mudahan burung sriganti yang lucu ini nggak diburu pencari burung, sebab sekarang ini burung liar jenis apapun cenderung ditangkap karena memiliki nilai jual

  2. Mendengar ocehan burung gereja saja saya sangat suka dan seolah bisa menghilangkan rasa penat.
    Kebetulan di pohon mangga saya dijadikan tempat tidur oleh mereka.
    Rasanya damai kalau mendengar suara burung…
    Nggak usah melihara, mereka datang sendiri dan cari makan sendiri…

  3. Hai mbak salam kenal. Bbrp hari belakangan ini setiap pagi selalu ada burung madu (sepertinya sriganti betina) yang mematuk2 kaca jendela kamar saya. Kira2 mbak tau gak ya burung tsb mau apa. Kaca yang dia patuk2 selalu ditempat yang sama. Makasih sebelumnya🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s