Burung Madu Kelapa,

Standard

Burung Madu Bakau JantanSaya mendengar suara Burung  Madu yang sangat nyaring dari arah pohon kecapi di seberang. Jaraknya agak jauh dari tempat saya berdiri. Kelihatannya tak terjangkau baik oleh lensa saya. Sebenarnya saya tidak melihat apa-apa di pohon itu. Hanya daun-daun dan buah kecapi yang terlihat kecil dari kejauhan. Namun saya tetap mengarahkan kamera saya dan memotret pohon kecapi itu dengan asal jepret saja. Berharap menemukan burung Madu jenis lain (misalnya Burung Madu Kelapa, Burung Madu Bakau, burung Madu Pipi merah,dll)  dari yang biasa saya temukan banyak hidup di sana (Burung Madu Sriganti).

Ketika saya melihat hasil jepretan saya, seekor Burung Madu Sriganti tampak sedang bertengger di sebuah cabang pohon itu. Namun sangat kecil dan tentunya tidak terlihat menarik. Saya mempunya banyak sekali foto Burung Madu yang ukurannya kwalitasnya jauh lebih baik karena diambil dari jarak yang lebih dekat. Ukurannya jauh lebih besar, dan jika dizoom tentunya masih terlihat bagus. Di dekatnya ada beberapa buah kecapi (Sandoricum koetjape) yang menguning ranum tampak menggelantung. Kelihatannya menarik juga buah-buah kecapi itu.  Saya hanya memperhatikan buah-buah kecapi itu dan memikirkan kalau daunnya  sebenarnya mirip daun manggis. Foto itu tidak terlalu terang. Kalau di-zoom pastinya akan sedikit pecah.  Untuk beberapa saat saya tidak merasa tertarik untuk memperhatikannya.

Burung Madu Bakau Jantan 1Namun setelah beberapa saat, sambil duduk di bale-bale, saya melihat kembali hasil jepretan saya dan menzoom. Saya mulai melihat keanehan.

Burung ini tidak sama dengan Burung Madu Sriganti yang sering saya temukan di sekitar rumah.  Warna mahkotanya bukan biru gelap, tapi  hijau kebiruan. Juga daerah pipinya, kelihatan berwarna hijau zaitun yang berkilau. Lehernya berwarna merah kecoklatan. Dadanya kuning. Sayap bagian atasnya berwarna biru terang metalik. Terus ada sedikit pulasan warna merah. Campur-campur mirip pelangi.

Hmm..saya mulai berpikir. Warna mahkotanya  yang  hijau terang metalik dan leher yang berwana merah` kecoklatan ini tidak kita temukan pada Burung Madu Sriganti.  Nah lho? Burung apa itu? Saya menjadi sangat bergairah oleh keingin-tahuan saya yang menggebu.

Burung Madu Bakau Jantan 2Terus terang saya mengalami kesulitan pada saat awal dalam melakukan identifikasi.  Saya tidak ingat burung madu yang mana yang memiliki warna seperti itu. Mencoba mengurut pelan-pelan ciri-cirinya. Saya tidak begitu yakin.  Lalu saya membongkar buku-buku  referensi tentang burung  yang saya miliki mulai dari karya Morten Strange, John McKinnon, Gianfaranco Bologna, Tony Tilford/Alain Compost, dan beberapa buku burung lainnya lagi – namun saya tak menemukan jawaban yang pasti. Kelihatannya itu adalah Burung Madu Kelapa(Anthreptes malacensis). Namun ketika saya coba cari-cari di internet  dan cocokkan, ada yang mengatakan itu adalah Burung Madu Bakau (Nectarina calcostheta ).  Agak membingungkan. Seandainya saja saya bisa menzom lagi foto burung itu dengan lebih baik, atau menambil fotonya sedemikian rupa sehingga kelihatan seluruh tubuhnya, tentu pekerjaan  mengidentifikasi akan jauh lebih mudah bisa saya lakukan.

Tapi akhirnya setelah berpikir-pikir lagi, saya yakin burung itu adalah Burung Madu Kelapa atau Brown Throated Sunbird (Anthreptes malacensis). Penyebabnya adalah karena  jika itu adalah Burung Madu Bakau jantan, dadanya tentu berwarna ungu kehitaman, bukan kuning.

Setelah membaca kembali keterangan di buku-buku itu, ternyata burung itu adalah burung yang sama umumnya dengan Burung Madu Sriganti. Fuih! Kok saya baru melihatnya di alam ya? Barangkali karena warnanya terlalu dekat dengan Burung Madu Sriganti, jadi barangkali saja saya  sudah pernah berpapasan dengannya namun tak mampu mengenalinya dengan cepat.

Sama dengan jenis Burung Madu yang lainnya, burung ini sangat menyukai nektar dari bunga benalu, bunga pisang, dsb.

25 responses »

  1. wah saya tahunya burug dara aja.
    klo pas jalan, ketemu burung, suami pasti nanya itu burung apa (maksudnya buat ngetes pengetahuan saya) tapi jawabnya sama aja, “Nggak tau”🙂

  2. Entah saya yang kurang perhatian atau bagaimana, sepertinya saya sudah lama nggak melihat burung ini Bu. Padahal, burung yang pintar melakukan manuver dan akrobat kala menghisap nektar ini sangat penting dalam berperan melakukan penyerbukan di alam terutama kawasan hutan. Tangan tangan jahil telah banyak menghilangkan keberadaan burung ini di alam. Ohya orang kampung saya kadang nyebutnya burung branjangan meskipun kadang salah lihat dan salah membedakan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s