Dirgahayu, Dirgayusa Sekolahku! SMA Negeri 1 Bangli.

Standard

Dari Ulang Tahun ke 50 SMA Negeri 1 Bangli. SMA Negeri 1 Bangli Hari Sabtu tanggal 25 Oktober 2014 kemarin adalah Hari Ulang Tahun Sekolahku, SMA Negeri 1 Bangli yang ke-50. Sungguh sangat beruntung saya bisa pulang ke Bali dan datang kembali ke Sekolah untuk merayakan hari jadinya yang ke 50 itu. Sekalian bertemu dengan teman-teman. Mengingat dalam acara perayaan ulang tahun itu juga sekaligus diadakan Reuni Agung, dimana Sekolah membuka pintu lebar-lebar bagi kepulangan kembali semua murid-murid yang pernah belajar di Sekolah itu sejak awal berdirinya pada tahun 1964.

Sekolah Mengengah Negeri 1 Bangli, menurut cerita  almarhum bapak saya, (cerita yang sama juga disampaikan Kepala Sekolah dan seorang alumni yang masuk pada tahun itu saat sharing kisahnya), berawal dari kesadaran masyarakat akan betapa pentingnya pendidikan bagi kemajuan daerah,  dan keinginan beberapa orang pemuka masyarakat pada jaman itu untuk memajukan pendidikan anak-anak Bangli tanpa harus pergi ke Denpasar. Biasanya jika bersekolah ke luar daerah misalnya ke Denpasar, tentunya orang tua perlu mengeluarkan uang bukan hanya untuk keperluan sekolah saja, tapi juga untuk keperluan lain seperti tempat kost, makan, transportasi dan sebagainya. Istilahnya biarpun hanya berbekal Nasi Cacah (Cacah- sejenis gaplek, terbuat dari ketela rambat yang dikeringkan, biasanya digunakan untuk campuran beras saat menanak nasi, karena pada jaman dulu harga beras sangatlah mahal), namun tetap bisa bersekolah.

Sehingga pada tanggal 1 July1964 dibentuklah panitia  yang merintis berdirinya sekolah ini. Jumlah murid saat itu adalah 49 orang diajar oleh 15 orang guru dan 2 orang tata usaha. Belajarnya di Balai Masyarakat Bangli yang letaknya tak jauh dari wilayah Bancingah. Sebulannya kemudian, pada tanggal 1 Agustus 1964, sekolah ini diakui sebagai filial (kelas jauh) dari SMA Denpasar. Guru-guru pun didatangkan dari Denpasar.

Ulang Tahun ke 50 SMA Bangli 15

Pada tanggal 25 Oktober 1964, secara resmi Sekolah ini ditetapkan statusnya menjadi SMA Negeri Bangli. Nah tanggal inilah yang diperingati sebagai ulang tahun sekolah hingga sekarang.

Saya sendiri adalah angkatan yang masuk pada tahun 1981 dan keluar pada tahun 1984. Kepala Sekolah kami pada saat itu adalah Bapak Made Djata. Banyak guru-guru yang berkwalitas bagus yang saya ingat pada saat itu, seperti misalnya Pak Oka, Pak Artha, Pak Ngakan Perasi Lugra, Pak Pasek, Pak Suratha, Pak Arde,  dan masih banyak lagi yang tidak bisa saya sebutkan satu per satu yang saya yakin telah berusaha dengan optimal untuk memberikan ilmunya secara maksimal  kepada kami murid-muridnya. Sehingga jika saya ingat-ingat kembali, saya sebagai salah seorang murid SMA Negeri 1 Bangli merasa mampu bersaing dengan sangat baik dalam hal kwalitas dengan murid-murid SMA lain, baik setelah di bangku perguruan tinggi maupun dalam ajang kompetisi antar SMA di provinsi Bali, misalnya di ajang pemilihan Pelajar Teladan se provinsi Bali, dan sebagainya -tidak kalah saing dengan sekolah lain. Demikian juga olympiade sains.  Untuk itu saya ingin sekali mengucapkan rasa terimakasih saya terhadap para guru saya dan sekolah ini.

Keyakinan akan tingginya kwalitas tamatan Sekolah  ini semakin meningkat ketika pada kenyataannya melihat hadirin, para alumnus SMA ini ternyata sangat banyak yang sukses berkiprah di berbagai bidang. Bukan hanya di tingkat Kabupaten, ataupun provinsi, namun bahkan di tingkat Nasional. Mulai dari yang sukses di bidang kepolisian, hankam, pemerintahan, notaris, kedokteran, hukum, dunia usaha dan lain sebagainya. Tidak sedikit alumni yang menyandang gelar Professor hadir di acara ini. Demikian juga yang berpangkat Jenderal, Direktur ataupun Manager perusahaan. Namun ketika  kembali ke sekolah, semuanya berbaur dalam kesederhanaan. Semuanya sama, seperti saat kita masih menuntut ilmu di sini. Kita semua adalah alumni SMA Negeri Bangli yang tercinta.

Pada acara ulang tahun ini dipentaskan berbagai macam tarian yang traditional maupun modern, nyanyian yang dnyanyikan oleh artis ibukota maupnu lokal.

Dirgahayu Sekolahku – Semoga selalu dalam keadaan rahayu, selamat sentosa dan sukses dalam mencapai misi yang dicanangkan. Dan Dirgayusa Sekolahku – Semoga panjang umur agar tetap bisa memberi bekal yang terbaik bagi seluruh siswa-siswa berikutnya agar kelak dapat digunakan untuk kepentingan bermasyarakat.

13 responses »

  1. Masa SMA salah satu masa sekolah yang kenangannya selalu indah untuk diingat ya Bu,
    wow, sudah setangah abad SMA-nya, semoga tetap melahirkan generasi terbaiknya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s