Tahun Baru, Batu Kilometer Perjalanan Hidup Kita.

Standard

Selamat Tahun Baru 2015Tahun berakhir dan berganti dengan yang baru. Orang-orang merayakannya dengan penuh suka cita. Pesta pesta, bunyi terompet dan kembang api berwarna warni di mana-mana. Saya membayangkan waktu bergerak linear.  Sangat panjang!.

Beruntung manusia menciptakan satuan tahun untuk menghitung rentang waktu keberadaan dan peradabannya. Satuan waktu untuk berhenti sejenak dan memberi tanda sebuah perjalanan manusia dalam waktu. Mirip dengan batu kilometer yang dipasang orang di pinggir pinggir jalan darat antar kota antar provinsi. Setiap kali kita melintasi batu Kilometer, yang terlintas dalam benak kita adalah berapa panjang dan lama perjalanan yang sudah kita tempuh? Dan entah berapa panjang dan berapa lama lagi yang akan kita tempuh?

Bagus bagi kita untuk beristirahat sejenak, untuk menengok kembali ke belakang, apa apa saja yang telah kita alami sepanjang perjalanan hidup yang telah kita tempuh.  Apakah jalanan kita mulus beraspal halus dan di hotmix? Atau kita telah melampaui jalanan terjal, menanjak menurun, berbatu-batu  penuh onak dan duri? Bagus untuk memikirkan apakah kita sudah melalui jalan yang benar dan terbaik sesuai dengan apa rencana kita? Atau justru kita tersesat di semak-semak dan tak tentu arah? Tidak tahu mata angin da tidak jelas akan tujuan perjalanan kita? Apa apa saja yang telah kita pikirkan, katakan ataupun perbuat sepanjang perjalanan itu guna mengatasi dan merespon situasi jalanan di depan kita?. Apakah yang kita lakukan adalah sesuatu yang membantu memuluskan perjalanan kita? Atau malah menyusahkan dan membuat kita semakin tersesat dan salah arah?

Berdiri sejenak dan menarik nafas di batu kilometer perjalanan sangat membantu kita untuk merefleksikan kembali semua hal-hal itu. Mengingat ingat kembali yang pernah terjadi, baik yang sukses maupun yang gagal, yang baik maupun yang kurang baik dan sebagainya. Menganalisanya, memilah dan memilih mana-mana yang akan kita teruskan dan gunakan lagi di perjalanan ke depan. Dan mana- mana yang akan kita buang dan jangan ulangi lagi di kemudian hari.

Berdiri sejenak di batu kilometer perjalanan juga memberi kesempatan kepada kita untuk berpikir ulang kedepan. Membersihkan pikiran kita, mempertegas kembali tujuan yang ingin kita capai, dan jalan mana yang akan kita tempuh. Juga segala kemungkinan peluang dan hambatan yang akan terjadi jika kita memilih jalur itu. Walaupun kadang kadang badai bisa saja datang menghadang tanpa pemberitahuan. Nmaun secara umum, jika kita telah memikirkannya dengan baik,  setidaknya ada kesempatan bagi kita untuk memikirkan strategy apa yang harus kita persiapkan dan lakukan agar perjalanan yang kita tempuh bisa berhasil dengan lebih baik dibanding waktu-waktu sebelumnya.

Karena hidup adalah sebuah perjalanan yang panjang, mari kita buat perjalanan ke depan ini menjadi sangat menyenangkan dan penuh dengan kebahagiaan.

Selamat Tahun Baru 2015, teman-teman!.

10 responses »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s