Cuci Mata: Kota Batu dan Tanaman Hiasnya.

Standard

BatuBatu! Setiap kali mendengar nama kota kecil di dekat Malang itu saya selalu terbayang udara yang dingin dan buah apel!.  Akhir pekan yang lalu, saya menyempatkan diri bermain ke Batu, mampir di rumah salah seorang saudara yang tinggal di situ. Saya tiba saat malam menjelang. Kerlap-kerlip cahaya lampu di kejauhan dari bukit-bukit yang tinggi membuat malam menjadi sangat menyenangkan.

Esok paginya saya diajak berjalan-jalan di sekitar rumah. Melihat-lihat para petani kembang dan tanaman hias bekerja menyiram tanamannya dan mengurus kebun bunganya. Ada yang sedang memetik bunga mawar potong. Ada yang sibuk menjalin batang tanaman membuat topiari. Ada yang sedang menyiangi tanaman, menyiram bunga, menaikkan tanaman dalam polybag ke atas truk, menurunkan sekam, dan sebagainya. Sangat senang melihatnya. Perekonomian di sini sangat hidup akibat kembang dan tanaman hias. Truk dan mobil pick-up tampak mondar-mandir memuat dan mengangkut tanaman entah ke mana.

Saya melihat-lihat. Ada banyak jenis tanaman hias yang dipelihara di sana. Ada yang dipelihara untuk dijual sebagai bunga potong, misalnya mawar, gladiol, chrysant dan sebagainya.

Ada juga tanaman dari jenis yang hanya disukai karena daunnya. Misalnya tanaman pucuk merah,cyphres, pakis, tanaman untuk topiari dan sebagainya.

Berjalan sedikit agak ke atas, saudara saya  mengajak saya melihat-lihat pengusaha tanaman hias yang kelihatannya sudah jauh lebih professional ketimbang para petani yang saya lihat di dalam tadi. Setidaknya ia sudah memiliki green house untuk Anggrek dan berbagai tanaman kaktus.

Tanaman Kaktus & Succulents.

Deretan tanaman kaktus ini sungguh sangat menawan hati. Ada puluhan jenisnya dalampot-pot mungil yang berderet.Sebagian ada yang memiliki segment yang berwarna cerah menawan, sebagian lagi ada yang berbunga.  Sedikit diantaranya seperti gambar yang saya tampilkan di atas.

Selain cactus, di tempat yang sama juga berderet-deret pot succulents yang cukup banyak. Sangat cantiktampilannya. Banyak yang mirip bunga mawar hijau kelabu yang sedang mekar.

Yang menarik lagi adalah tanaman hias Kalanchu alias Cocor Bebek yang berbunga ganda. Saya belum pernah melihat yang berbunga ganda seperti ini. Biasanya hanya berbunga selapis.

Bukan hanya tanaman daerah kering dan gurun yang dikembangkan di sana, namun berbagai jenis anggrek juga tampak terpelihara dan bermekaran di sana. Mulai dari Phalaenopsis hingga kalajengking.

Masih banyak lagi jenis tanaman hias yang bisa kita lihat di Batu, yang membuat kita betah berlama-lama berada di sini. Bukan saja karena udaranya yang sejuk, namun juga karena keindahan tanaman hiasnya..

16 responses »

  1. aiiih…cakep2…. saat ke daerah tinggi memang suka puas-puasin menatap warna-warni indah yang tak selalu bisa saya jumpai di daerah pantai tempat tinggal kami.. hehe… Trims sdh berbagi foto2 cantik ini, mbak Dani..🙂

  2. Ini mirip di daerah saya, Mbak. Banyak petani tanaman hias juga bunga potong. Seneng ya Mbak lihat bunga warna warni seperti itu.

  3. Silaturahmi Bu Made. Buat foto2 berjejer itu gimana bu? Saya dulu baca pertanyaannya Bu Prih n saya coba, tp g bisa. Kl bisa g rapi seperti ini. Ada yg besar ada yg kecil.. trima kasih

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s