Daily Archives: November 21, 2015

Gerang Seleh Sambel Cicang.

Standard

image

Apa sih yang membuat seseorang kangen kampung halamannya? Selain sanak keluarga dan teman-teman warga kampung, ada banyak hal lainnya juga. Salah satunya adalah makanannya.
Tadi sore stasiun TV kabel Asia Food Channel membahas tentang salah satu masakan khas Bali, yakni Lawar. Anak saya memanggil “Mom, coba lihat. Ada masakan Bali di TV” katanya. Wah…mendadak rasa kangen saya pada kampung halaman semakin menjadi-jadi.
Okelah. Memasak Lawar mungkin agak susah dan repot, (kalau di Bali, biasanya kaum pria yang justru pada jago masak Lawar, Sate Lilit, Sate Lembat, dan sebagainya) tapi saya mungkin masih bisa mencari akal untuk bisa makan dengan lauk seperti di kampung.
Nah…kebetulan banget tadi pagi sempat membeli Kecicang (kecombrang, honje) mau dibikin sambel. Juga sedang punya Gerang Seleh (ikan teri kurus) tawar. Waah… bakalan makan enak ini. Gerang Seleh Sambel Cicang!.
Gimana cara membuatnya?
1/. Bersihkan ikan teri. Lalu goreng hingga kering. Tiriskan agar minyaknya turun.
2/. Iris bunga kecicang tipis tipis.
3/. Iris bawang merah tipis tipis.
4/.Iris cabe rawit tipis tipis.
5/. Goreng terasi dengan sedikit minyak. Aduk aduk hingga terasi hancur.
6/. Tuang irisan bawang merah, kecicang dan cabe rawit ke dalam wajan. Aduk aduk lalu angkat dengan cepat.
7/. Tambahkan perasan jeruk limau.  Sambel matah kecicangpun jadi.
8/. Masukkan Gerang Seleh yang sudah digoreng kering ke dalam sambel cicang. Aduk-aduk.
Hidangkan.
*paling enak dimakan bersama nasi panas.
Yuk kita bikin Gerang Seleh Sambel Cicang!