Dapur Hidup: Tauge, Solusi Dapur Di Tanggal Tua.

Standard

image

Tanggal tua. Uang belanja dapur tinggal beberapa ribu rupiah lagi.  Tapi harus cukup untuk beberapa hari sampai suami gajian kembali. Bagaimana caranya bertahan? Mengeluh? Jangan! Komplain pada suami mengapa ia tidak kunjung memberi kita jatah uang dapur yang sedikit kebih besar? Jangan! Ntar dia tambah pusing mikirin kita. Kasihan!. Nah…usulan saya adalah, bagaimana kalau kita masak tauge setiap hari? . Ha ha…

image

Serius nih. Saya membeli kacang ijo 1/2 kg. Harganya Rp 7 000. Saya ingin membuat tauge sendiri.

image

Bagaimana caranya?
1/. Ambil 100g kacang ijo. Cuci bersih dan buang kotoran serta biji biji yang retak atau sobek.
2/. Rendam kacang ijo dalam air bersih sekitar satu hari (kurang lebih 12 jam. Jika ngerendamnya pagi yaa kira-kira sampai matagari tenggelam lah).
3/. Setelah direndam kacang ijo yang tadinya kecil dan kering biasanya agak membesar. Tiriskan. Masukkan ke dalam wadah saringan (saringan plastik atau kaleng dsb tergantung yang ada di rumah. Kalau jaman dulu ibu saya punyanya kukusan bambu). Tutup dengan plastik hitam atau kain hitam. Tempatkan di area dapur yang tidak kena matahari langsung. Gunanya adalah agar tauge yang tumbuh tidak sempat memproduksi clorophil. Agar tauge yang dihasilkam putih bersih. Bukan kehijauan atau kemerahan. Selain itu jika ditutup, perakaran tauge juga menjadi lebih cepat bertumbuhnya.
4/. Siram dan tiriskan setiap 4 jam sekali.
5/. Perhatikan perkembangan akar tauge untuk menentukan kapan saatnya kita panen.

image

Untuk ditumis atau campuran gado gado, soto, pelecing dan sebagainya, tauge bisa dipanen dalam waktu 2 hari. Tapi kalau perlu untuk rawon atau pepes kacang ijo, tauge bahkan sudah bisa dipanen keesokan harinya.
Karena akan saya tumis, saya memanennya setelah umur 2 hari. Lumayan. Dari 100g kira kira saya mendapat  tauge sekantong kresek. Berapakah kira kira harga tauge sebanyak ini jika kita beli di tukang sayur. Sekitar 10 -12 ribu rupiah. Cukup untuk 2x masak. Atau bahkan lebih.
Nah..jika kita punya uang belanja cuma Rp 7 000, kita belikan kacang ijo 500g dan ambil 100g, 100g, lima kali berturut turut lalu jadikan tauge, maka uang itu cukup untuk 5 hari makan keluarga yang kita cintai (bandingkan jika kita beli, biaya yang keluar akan menjadi 5x 10-12 ribu – minimal Rp 50 000. Lumayan kan bisa irit Rp 43 000 ?. Sayurnya tapi tauge terus. Ha ha…).

image

Ini bukan jurus emak-emak pelit lho! Tapi emak-emak irit. Beda kan ya antara pelit dengan irit?. Nah…kalau masih punya uang lebih, bisa dimanfaatkan untuk kebutuhan rumah tannga yang lain.
Pointnya di sini adalah jika kita mau sedikit rajin sebagai ibu rumah tangga,
Saya pikir kita akan selalu bisa menyiasati tanggal tua tanpa harus mengeluh pada suami. 
Yuk kita bikin tauge. Kita bikin Dapur Hidup!

8 responses »

  1. Hhmmm…Mbak Dani, apa kabar? Kalau bunda taugi itu buat timbulin napsu makan tuh: ambil dua genggam, dirames dikit,, siram cuka, kasih garem, gula pasir dikiiit aja, rames lagi. Makan deh sama nasi anget, tanpa lauk yang lain juga lanjjuuut nyuapnya, hehe…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s