Bangli: Jukut Tongkol, Sayuran Gurih Dan Unik.

Standard

imageKalau ada masakan yang paling saya kangeni saat ini adalah Jukut Tongkol alias Sayur Kecambah Kacang Kara dari Bangli, Bali – kampung halaman saya tercinta. Dan sekarangpun setahu saya pedagangnya tinggal 1 orang saja. Dan jika pedagang ini tidak membuat Jukut Tongkol lagi, saya khawatir makanan ini hilang dari peredaran pasar, walau barangkali di dapur-dapur penduduk masih ada masyarakat yang membuatnya sendiri.

Nah, pertanyaannya adalah mengapa sayur ini jarang ada yang menjual, padahal rasanya sangat enak dan gurih serta banyak orang yang menjadikannya sayur favorit?.
Saya pikir masalahnya adalah di bahan baku. Yaitu Tongkol itu sendiri. Jika kita mudah membeli Kecambah kacang hijau atau kecambah kacang kedelai di pasar, tidak demikian halnya dengan Tongkol. Tongkol atau Kecambah Kacang Kara, tidak umum diperdagangkan di pasar. Jadi, jika seseorang ingin membuat Jukut Tongkol, maka ia sendiri harus membuat kecambah tongkolnya sendiri terlebih dahulu.

Bagaimana proses memasak Jukut Tongkol agar didapatkan cita rasa yang unik, gurih dan sedap?

2016-02-02-23.36.17.png.pngMenurut keterangan begini nih cara memasaknya:
1/. Tongkol dibersihkan dengan baik. Dipotong ujung akarnya.
2/. Tongkol direbus dengan air kunyit untuk memberi warna kuning dan menjamin bebas dari penyakit. Setelah matang, tongkol ditiriskan.
3/. Bumbu yang terdiri atas Bawang Putih, Kencur dan Bawang Merah plus sedikit cabe dan garam diulek lalu digoreng. Ditambahkan santan dan sedikit tepung beras jika ingin kental. Dimasak hingga matang.
4/. Tongkol  diurap dan diaduk rata dengan bumbu.
5/. Dihidangkan dengan ditaburi bawang goreng, cabai dan kelapa goreng.

Nah…begitu kurang lebihnya.  Lebih mantap lagi kalau dimakan dengan nasi panas -panas. Mantap deh.

Untuk yang penasaran, yukkita berkunjung ke Bangli. Di Pasar Kidul, kita masih bisa menemukan dagangnya pada saat ini. Kita nikmati kuliner Bangli yang unik dan langka ini.

Catatan: Gambar adalah milik Putu Suiraoka Gaing

3 responses »

  1. Ih tiang belum pernah makan ini Mbok… kirain tongkol ya ikan tongkol. Tapi memang ya, di Bali sekarang banyak kuliner yang mulai langka, entah karena bahan baku yang susah didapat atau yang membuatnya makin sedikit. Saya jadi penasaran deh pingin makan kalau pulang ke Bali kapan-kapan :hehe, terima kasih sudah diberi tahu di mana bisa mendapatkannya!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s