Traditional Crackers Dari Pedesaan Sukabumi.

Standard

Paling senang jika bermain ke daerah. Melihat hal hal menarik yang mungkin berbeda dari tempat tinggal kita sehari-hari. Entah itu floranya, faunanya, budayanya, makanannya dan sebagainya.

Hari ini saya bermain ke daerah pedesaan Cipetir di wilayah Sukabumi, Jawa Barat.  Pemilik rumah menyajikan teh manis dan penganan berupa traditional crackers.

Ada 2 yang menarik hati saya karena saya pikir tadinya saya tahu namanya, ternyata saya keliru. Crackers traditional itu adalah Enyek dan Rangining.

1/. Enyek/Kicimpring.

image

Awalnya saya pikir ini namanya Opak. Alias Keripik Singkong alias Keripik Sela Sawi kalau di kampung saya. Yang biasanya dimakan dengan tape atau gula merah cair.

Tapi setelah saya amati, ternyata ini bukan Opak. Saya diberitahu namanya Enyek atau sering juga disebut Kicimpring. Bahan bakunya sih sama juga yaitu Singkong alias Ketela Pohon. Bedanya kalau Opak itu permukaannya halus dan lebih padat, kalau Enyek ini permukaannya lebih kasar dan gembos. Lebih mirip kerupuk ketimbang keripik.

Rasanya? Karena bahan dasarnya Singkong, rasanya sih mirip kaya Opak juga ya. Enak. Singkongnya sangat terasa. Enyek – Cassava crackers.

2/. Rangining.

image

Ini ada satu lagi traditional crackers yang menarik. Namanya Rangining. Awalnya saya pikir itu Rangginang. Tapi salah. Rangining!.Bukan Rangginang. Saya tertawa mendengar namanya. Kedengeran di telinga saya seperti Rangginang KW 2.

Ya…mereka itu bersepupu. Kalau Rangginang terbuat dari ketan dan kita masih bisa melihat textur butiran ketannya dengan baik, sedangkan Rangining dari tepung beras. Karena terbuat dari tepung tentu tidak ada butiran beras/ketannya. Agar kelihatan seperti bertextur, tepung beras diolah sedemikian rupa lalu dicetak panjang seperti mie dan ditata bentuknya mirip Rangginang.  Jadi sepintas lalu tampangnya memang mirip Rangginang. Rangining – Rice crackers.

Dari Cipetir saya lalu melanjutkan perjalanan saya ke desa Cikidang. Masih di wilayah Kabupaten Sukabumi. Di tempat ini saya menemukan 2 jenis traditional crackers lagi, yaitu Rangginang dan Besot.

3/. Rangginang.

image

Saya pikir Rangginang alias Rengginang itu adalah makanan rakyat Indonesia Raya dari Sabang  sampai Merauke. Bukan semata ada di daerah Jawa Barat saja.  Saya menemukannya ada di mana-mana. Bahkan di negara negara tetanggapun Rangginang juga dianggap makanan traditional mereka. Kalau di Bali Rangginang disebut dengan nama Jaja Begina atau Jaja Gina. Waktu kecil malah saya sangka Rangginang itu hanya ada di desa-desa di Bali.

Rangginang seperti yang sudah saya ceritakan di atas terbuat dari ketan. Kalau di Bali saya hanya tahu umumnya Rangginang ada rasa yang asin dan manis, uniknya kalau di Sukabumi ada juga rasa gurih dan bahkan ada yang rasa terasi. Enak dan renyah. Rangginang – Glutinous Rice Crackers.

4/. Besot atau Ros.

image

Crackers ini sangat unik bentuknya. Cantik.  Karena berbentuk bunga mawar. Tidak heran, crackers yang secara traditional disebut dengan Besot ini juga disebut dengan nama lain Ros (asal katanya dari Rose =mawar).

Terbuat dari tepung beras. Oleh karenanya, rasanyapun juga seperti crackers beras pada umumnya. Besot -Rice Crackers.

9 responses »

  1. Makanan khas Sunda yg semua saya suka.
    Yang berbentuk bunga itu kalau di tempat saya disebutnya pelered. Dulu waktu kecil pernah ikutan bikin di rumah tetangga. Seru bikin bunganya, beneran keahlian tangan tanpa cetakan. Adonan saya sampai item karena ngga berhasil aja bikin bunganya, hehehe.

  2. Yang nomor 2 itu, di tempat saya, dulu karena ketan harganya mahal padahal ingin membuat Rengginang, dibuatlah dari ketela. Sekarang saya nyari2 yang ini namun sulit. Yang sering dijual dibuat dari tepung kanji, kalau digoreng makan minyak banget. G cocok buat yang kolesterolan.
    Yang nomor 3 itu dulu semasa saya kecil ada yang buat rengginang yang tengah-tengahnya ada warna merah yang rasanya manis (sekarang sudah tidak ada yang buat seperti ini). Selain rasa trasi, sekarang juga ada rasa bawang, ada rasa ikan laut (/udang? saya tidak tahu pasti). Kalau Ibu pergi ke Madura atau daerah Jawa Timur bagian timurnya silahkan beli Rangginang rasa teri nasi. Betul-betul ada ikan terinya lho bu … nempel-nempel lagi. Wuih huenak puoolll …

    • Wah… kaya banget Indonesia ya dengan berbagai jenis kerupuk, keripik dan empingnya. Terimakasih ya Pak. Suatu saat jika saya berkesempatan main ke Madura saya ingin membeli yang ada teri nasinya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s