Oncom Hitam Sukabumi.

Standard

image

Oncom!. Pertama kali tahu makanan bernama oncom ini di rumah seorang sahabat di Singaraja yang kebetulan papanya orang Sunda. Saat itu saya disuguhi keripik oncom. Sungguh mati saya tidak menyukai tampang dan juga rasanya. Gimana ya…rasanya rada rada ajaib dan nggak menarik begitu menurut saya, tapi karena tidak enak hati kepada tuan rumah saya berusaha menghabiskannya juga sepotong.

Namun dengan berjalannya waktu dan semakin seringnya saya bergaul dengan oncom, lama lama saya suka juga sama si oncom. Dan sekarang malah termasuk salah seorang penggemarnya. Mungkin itu apa yang disebut orang sebagai “witing tresno jalaran soko kulino”. Ketagihan oncom!.

Kalau di Jakarta sehari harinya yang kita temukan adalah oncom berwarna orange. Tapi jika di Sukabumi, yang umum saya temukan di jual di pasar dan tukang sayur adalah oncom hitam.

Bedanya apa ya? Menurut keterangan yang saya dapat, oncom orange dibuat dari ampas kedelai saat orang mau bikin tahu dan difermentasi dengan kapang Neurospora intermedia yang berwarna merah jingga. 

Sedangkan oncom hitam dibuat bukan dari ampas tahu, tapi dari kacang tanah segar dan difermentasi dengan jamur Rhyzopus oligosporus, kapang yang sama yang juga dipakai untuk memfermentasi tempe. Kalau begitu, ya menurut saya secara teknis, oncom hitam itu sama dengan tempe hanya saja beda di bahan baku. Tempe menggunakan kacang kedelai, sedangkan oncom hitam menggunakan kacang tanah. Jadi sebenarnya oncom hitam = tempe kacang tanah.

Bagaimana mengolahnya? Serupa dengan oncom orange, oncom hitam umumnya dimasak dengan cara ditumis, dipepes atau dibikin keripik. Rasanya? Ya seperti yang saya ceritakan tadi… ngangenin!. Kalau saya ditanya sekarang, jawaban saya pasti enak walaupun dulu saat awal awal rada bingung juga soal rasa oncom ini. Apalagi jika ditumis pedas…. wah.. mantap deh. Sekarang, setiap kali jika saya dari Sukabumi pasti saya membawa oncom hitam ini ke Jakarta.

Yuk kenali dan cintai makanan traditional kita!

7 responses »

  1. Saya baru tahu kalau ada oncom hitam, selama ini tahunya cuma oncom oranye saja. Rasa oncom itu memang unik, tapi bagi saya oncom adalah jenis makanan yang enak di awal-awal saja. Kalau kebanyakan makan oncom rasanya eneg (eh sepertinya semua jenis makanan juga seperti itu, kan, haha).

  2. Aku pernah melihatnya di Sukabumi tapi belum pernah mencicipinya, Mbak Dani. Waktu melihatnya keburu ilfil soalnya. Nanti kalau ke Sukabumi lagi dan melihat mau juga ah mencicipi. Dari foto ini melihat tampilan oncom itu rasanya enak🙂

    • Bagi kita yang bukan asli Jawa Barat kebanyakan nggak suka melihat oncom/ merasakan oncom pertama kalinya. Hanya jika kita sdh beberapa kali mencoba barulah biasanya mulai suka dan lama lama ketagihan deh… he he.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s