Centerpiece Crochet Untuk Meja Teras Belakang.

Standard

“Bikin apa itu, Mama?” Anak saya bertanya melihat saya memegang benang dan jarum renda. “Mau bikin centerpiece” jawab saya sambil menunjuk meja pendek di teras belakang yang tampak kusam tak bertaplak.

Taplaknya entah kemana. Mungkin sudah dibuang sama si Mbak karena barangkali sudah terlalu tua dan kurang layak dipakai lagi.

“Mana designnya?” tanya anak saya lagi. “In my mind” jawab saya tertawa. Ha ha. 
Tapi serius!. Saya belum punya designnya. Harus mikir dulu sambil mengerjakannya. Ntar biasanya ide datang sendiri begitu tangan mulai merenda. Anak saya melongo. Ia heran bagaimana saya bisa merenda sesuatu yang gambarnya masih di kepala. Tidak di sketsa dulu, tidak didrawing dulu.

Tapi ia tidak berkata apa apa lagi selain hanya memperhatikan saya mulai bekerja. Satu rantai,  dua rantai, tiga rantai. Jarum dan benang saya bergerak mengikuti gerakan tangan saya.

“Sekarang Mama kelihatan seperti grandma beneran”. Komentar anak saya. Hah?!. Saya tidak setuju dibilang grandma. “Cara Mama membuat centerpiece itu lho!.Masih pakai tangan dan jarum. Sekarang orang pasti lebih senang mengerjakannya dengan mesin. Lebih cepat” sambung anak saya. Yap!.Mungkin saja.  Dan sudah pasti lebih cepat jika membuat dengan mesin. Tapi saya pikir saya bisa mengerjakan centerpiece ini dalam waktu beberapa jam saja.  Walaupun sambil ngurusin tanaman, sambil ke dapur dan juga sambil nganter si kecil ke toko buku. Pokoknya bisalah selesai dalam sehari ini.

image

Pukul  16.28 , centerpiece yang saya kerjakan sudah berdiameter 17 cm. tinggal seikit lagi selesai.

image

Pukul 18.40 akhirnya selesai. Yihaa!!!. Centerpiece crochet dengan diameter 29 cm dengan desain dadakan yang ada di kepala saja. Segera saya tunjukkan hasilnya ke anak saya.  Not bad!.

Warnanya yang hijau cocoklah jika dipakai sebagai alas pot tanaman. Nyambung dengan kehijauan tanaman Dapur Hidup di sekitarnya. Saya pikir ide bagus juga kalau saya meletakkan pot pohon cabe di atasnya.

Tapi saya baru nyadar, ternyata meja ini sudah lama belum divarnis. Tampak rada rada usang gitu jika centerpiece yang kinclong ini saya letakkan langsung di atasnya. Kebanting banget.

Mungkin ada baiknya saya kasih alas dulu ya. Nah ini ada  kain ulos pemberian kakak saya.

image

Lumayan ya. Jika diberi tanaman, jadi tampaknya seperti ini.

image

Pilihan lainnya adalah kain hijau pemberian seorang teman.

image

Ini kelihatannya yang lebih nyambung warnanya. Jika dikasih pot pohon cabe di atasnya akan nampak seperti ini.

image

Atau  jika diletakkan pot Pakchoi  Sam Hong di atasnya akan tampak keren seperti ini.

image

Tapi baru semenit saya mencoba menata pot tanaman, si kucing tak mau ketinggalan. Ikut mengagumi tanaman cabe yang saya letakkan di atas meja.

image

Tampak ia sangat menikmati taplak meja baru itu.

image

Kursi ini sangat enak untuk bermalas-malasan sambil minum kopi atau minum teh sambil mrmandang segarnya tanaman sayuran yang tumbuh subur di halaman.

One response »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s