Daily Archives: October 17, 2016

Heathens -How To Grab Audience Attention Quickly.

Standard

How to grab audience attention quickly. Memetik salah satu intisari pelajaran memasarkan dari sebuah lagu Twenty One Pilots.

Saya sedang dalam perjalanan dengan anak saya yang menanjak remaja. Seperti biasa ia yang menguasai radio dan memilih channel kesayangannya. Lalu melantunlah lagu lagu yang sedang nge hits di radio itu macam lagunya Shawn Mendez ‘I can treat you better then he can..’ atau lagunya Maroon ‘I don‘t want to know‘, Ariana Grande, maupun lagunya Selena Gomez. “We dont talk anymore…. we dont talk any more….”.

Saya ikut menggoyang goyangkan badan saya dan sesekali ikut bernyanyi. Hingga tiba-tiba radio itu memutar sebuah lagu yang menurut saya aliran musik dan melodynya sangat jauh berbeda dengan lagu lagu lain yang sangat ABG. Sayapun terdiam menyimak.

All my friends are heathens. Let it slowWait for them to ask you who you knowPlease don‘t make any sudden moves.  You don‘t know  half of the abuse….. “.

Karena penasaran sayapun mencari tahu dari anak saya siapa penyanyinya. Anak saya heran.”Mengapa mama suka lagu itu? Itu kan lagunya orang jahat” kata anak saya. Saya tidak paham mengapa itu lagu orang jahat. Ia lalu menjelaskan bahwa lagu itu ada di film film super hero dan dinyanyikan oleh komplotan penjahatnya.  Itu tuh…macam Harley Quinn, musuh musuhnya Batman. Ooh jadi begitu ya… Saya manggut-manggut. Lagu ini dinyanyikan oleh Twentyone Pilots.

Lalu saya coba search sendiri dari youtube dan lihat visual backgroundnya yang dimulai dengan sel-sel penjara. Lalu informasi dari Wikipedia jika lagu ini memang awalnya diciptakan untuk soundtrack film “Suicide Squad” yang baru saja direlease di pasaran. Ooh..

Terlepas dari background lagu ini yang soundtrack sebuah film, lagu ini menurut saya berhasil menarik ‘attention’ dari audience dengan sangat cepat. Mengapa? Karena selain memang melodynya enak – yang tentunya merupakan alasan utama mengapa lagu ini disukai orang – lagu ini keluar dengan genre musik yang totally berbeda. Terutama ketika radio melantunkan lagu lagu Ariana Grande, Selena Gomez, Justin Bieber, Shawn Mendez, dan sebagainya, tiba tiba muncul lagu ini. Sungguh terasa perbedaannya yang membuat pemirsa terdiam. Lain dan tidak biasa.

Jadi poin saya adalah bahwa untuk mendapatkan attention yang cepat dalam kondisi yang super crowded, dibutuhkan sesuatu yang bagus, unik dan berbeda. Ya. Dua kombinasi itu: Bagus dan Beda, merupakan sarat dasar untuk mudahnya mendapat perhatian. Dan itu berlaku dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam pemasaran. Memasarkan produk baru, misalnya.

Jika kita datang  dengan sesuatu yang biasa biasa saja. Sama atau serupa dengan apa yang sudah ada di pasaran, akan tidak mudah bagi kita untuk mendapatkan perhatian konsumen. Apalagi jika kita tidak mendapatkan posisi yang mudah terlihat orang lain. Mau tidak mau ya kita harus rajin rajin berkoar-koar memperkenalkan diri. Coba kita datang dengan sesuatu yang baru dan berbeda. Tanpa kita mintapun orang akan melirik  dan penasaran ingin mengenal lebih jauh. Usaha yang harus kita lakukan untuk memperkenalkan diripun menjadi jauh lebih ringan, bukan?

Tapi berbeda saja juga nggak cukup. Apa yang kita perkenalkan kepada publik juga harus sesuatu yang bagus. Sesuatu yang menarik dan menyenangkan selera publik. Jika tidak, tentu tidak ada gunanya juga menjadi berbeda. Orang mungkin awalnya tertarik, tetapi setelah itu akan kecewa dan tidak mendapatkan kesan yang baik. Tentu kita tidak ingin itu terjadi juga bukan?

Nah…jadi balik lagi ke intisari pelajaran yang bisa kita petik dari lagu Heathens ini bahwa betapa pentingnya menjadi berbeda dan bagus. Yap!. Berbeda dan bagus. Bukan asal sembarang berbeda.

Catatan: Mohon maaf, sebagian dari pembaca mungkin ada yang membaca tulisan ini  dengan tidak lengkap, karena tanpa sengaja ter’publish’ saat tulisan belum selesai.