Mengunjungi Todai-ji Temple di Nara.

Standard

Selepas menikmati keindahan taman di Yoshikien Garden, kami melangkah keluar menyusuri jalan di perumahan di kota Nara untuk menuju ke Todaiji Temple.

Menurut peta, harusnya letaknya tidak terlalu jauh dari Yoshikien Garden ini. Jadi kami yakin bisa ke sana tanpa tersesat.

Setelah berjalan kira kira 15 menit, sampailah kami di gerbang kuil Todaiji ini. Sempat melihat-lihat dari luar. Keponakan saya ragu apa kita perlu masuk atau tidak. Setelah dicheck ternyata ticketnya tak seberapa mahal. 500 yen per orang jika hanya ingin mengunjungi Templenya saja. Atau 800 yen jika ingin mengunjungi Temple + Museum.

Karena sudah agak sore, kami memutuskan untuk berkunjung ke templenya saja.

Saya berjalan ke arah Budha Hall, mampir ke tempat air untuk membersihkan tangan dan wajah saya, lalu ke tempat pedupaan dan menyalakan dupa sebentar sebelum memasuki ruangan.

Templenya sendiri berupa satu ruangan yang sangat besar di mana sebuah patung Budha Vairocana ditempatkan di sana. Sehingga ruangan itu sering juga disebut dengan Budha Hall atau Daibutsuden.

Patung Budha ini sungguh sangat besar. Berdasarkan informasi beratnya 550 ton. Tingginya ada sekitar 15 meter. Di sekeliling belakang kepalanya terdapat lingkaran cahaya emas.

Ditempatkan di atas kelopak bunga Padma (lotus)

Saya menyempatkan diri untuk merenung dan berdoa sejenak di tempat itu.

Selain patung Budha yang sangat besar ini, di kiri kanan Budha juga ditempatkan 2 buah patung Dewa, yakni Kokuzo Bosatsu (Dewa Ruang).

Dan satunya lagi adalah Nyoirin Kannon ( Dewa Keberuntungan).

Jika kita berjalan mengelilingi aula, di bagian samping agak pojok belakang, kita juga menemukan 2 buah patung raksasa yang merupakan dewa dewa penjaga.

Dewa dewa ini diyakini menjaga Budha dari hal hal yang buruk.

Mereka adalah Koumokutan ( Dewa Barat).

Dan Tenmontan ( Dewa Utara). Patung dewa dewa ini terbuat dari kayu balok yang diukir dengan sangat indahnya.

O ya, hampir lupa bercerita, di dekat patung Dewa Tenmontan ini terdapat sebuah pilar denganlubang di tengahnya. Kelihatannya sangat sempit, tetapi saya lihat ternyata ada beberapa orang yang bisa lolos masuk ke dalamnya. Baik anak kecil maupun orang dewasa.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s