Daily Archives: December 9, 2019

Sisa Hidup Kita.

Standard

Minggu yang lalu saya mendengar berita duka, seorang teman meninggalkan dunia fana ini setelah menderita sakit selama sebulan. Lebih sedihnya, karena saya belum sempat menjenguknya padahal saya sudah diinformasikan tentang sakitnya ini minggu yang lalu. Semakin nyesek rasanya.

Walaupun ia bukanlah sahabat yang sangat dekat dengan saya, dan umurnya pun jauuh lebih muda dari saya, tetapi karena kami terhubung di Sos Med, saya bisa melihat keceriaan dari foto- foto dan status yang diunggahnya.

Selalu senang melihat semangat hidupnya. Ia sangat baik terhadap sesama. Sangat menjaga silaturahmi dengan para sahabat dan kerabatnya. Pun ia mengisi hidupnya dengan kegembiraan. Banyak traveling yang ia lakukan baik ke daerah-daerah wisata di Indonesia maupun ke Mancanegara. Sungguh gadis dengan gairah hidup yang luarbiasa.

Tiba-tiba saya mendengar kabar tentang kepergiannya. Rasanya sangat terkejut dan agak sulit percaya. Saya melihat-lihat kembali beranda facebook dan instagramnya.

Saya membaca status kehilangan dan berduka cita yang ia sampaikan untuk sahabatnya yang meninggal bulan yang lalu. Membuat saya merenung. Apa yang ia pikirkan saat membuat status ini?. Apakah ia tahu jika sebulannya kemudian ia yang akan meninggal juga?. Entahlah.Tapi saya rasa ia tidak tahu. Tak seorangpun yang tahu kapan giliran kita akan menghadapi kematian.

Saya jadi teringat Game kanak-kanak yang biasa dimainkan. Saat permainan dimulai, kita diberi 5 buah nyawa yang ditandai dengan tanda jantung ❤❤❤❤❤. Nyawa ini akan berkurang satu ❤❤❤❤ per satu❤❤❤ setiap kali kita melakukan kesalahan. Demikian seterusnya berkurang ❤❤ dan berkurang ❤. Sehingga tidak berapa lama kemudian…. 💔 GAME OVER !!!!. Permainan selesai.

Yang perlu kita lakukan adalah bermain dengan sebaik-baiknya dan secermat- cermatnya agar nyawa kita tidak berkurang.

Syukur -syukur ada jenis game yang memberikan kesempatan untuk meningkatkan jumlah nyawa lagi jika kita sukses melakukan sesuatu. Tetapi ada banyak game juga yang tidak memberi kesempatan penambahan nyawa.

Bagusnya dengan Game adalah kita bisa tahu berapa sisa nyawa kita, sehingga ketika kita tahu bahwa nyawa kita tinggal satu ❤, kita harus bermain dengan sebaik baiknya dan jika tidak kita sudah tahu bahwa sudah waktunya Game Over.

Tetapi dalam kehidupan nyata, kita tak pernah tahu betapa sisa nyawa yang kita miliki. Apakah masih banyak atau tinggal sedikit. Dan tentu saja kita tidak tahu kapan kiranya status kehidupan kita akan menjadi GAME OVER!!!. Dan seandainya pun kita tahu, apakah kita akan tetap tenang menghadapinya?. Atau bahkan tambah stress?.

Mungkin itulah sebabnya Tuhan tidak memberi tahu kita dengan pasti berapa sisa umur kita. Dengan demikian, maka yang terbaik yang perlu kita lakukan adalah berusaha menjalani dan menjalankan kehidupan ini dengan sebaik-baiknya. Berbuat yang baik untuk diri kita sendiri dan sesama.