Dapur Hidup : Jahe Merah Yang Sedang Diburu.

Standard
Jahe Merah baru dibongkar dari pot.

Hari ini saya baru sadar jika tanaman jahe di halaman rumah agak kurang terurus. Banyak batangnya yang sudah layu, lunglai dan coklat layu. Karena saya sedang menanam bibit tomat di dalam pot, maka sekalian saya bongkar saja tanaman jahenya dan tanam ulang lagi.

Pohon Jahe Merah.

Sambil membersihkan tangkai tangkai yang layu dan menggemburkan tanah di sekitar rimpangnya, saya mengambil beberapa buah untuk dimanfaatkan di dapur. Anak saya sangat senang minum air jahe. Dan kebetulan juga Jahe Merah saat ini sedang sulit dicari di pasaran. Dan jikapun ketemu harganya menjulang hingga mencapai Rp 80 000 per kg. Apalagi penyebabnya selain wabah Corona Virus yang sedang merebak.

Jahe Merah (Zingiber officinale rubrum), adalah Jenis jahe yang berukuran kecil dan berimpang kecil dibanding Jahe kuning biasa. Apalagi jika dibandingkan dengan Jahe Gajah. Akan tetapi walaupun kecil, Jahe Merah dianggap memiliki khasiat yang jauh lebih baik dibandingkan Jahe kuning. Rasanya pun terasa lebih pedas dibanding Jahe kuning.

Secara turun temurun, para tetua kita mengambil manfaat Jahe untuk berbagai macam keperluan. Sebagai bumbu dapur dan pengobatan.

Sebagai bumbu, Jahe termasuk ke dalam jenis bahan makanan Rajasika, karena kemampuannya menstimulus energi, meningkatkan semangat dan gairah (afrodisiak).

Saya sendiri tidak tahu pasti manfaatnya Jahe Merah dalam melawan Virus seperti yang banyak diberitakan, tetapi saya setuju jika Jahe termasuk Jahe Merah bisa nembantu meredam batuk. Dan Hahe juga banyak digunakan secara tradisional untuk mekawan radang.

Rimpang Jahe Merah.

Sebagian sisa rimpangnya saya tanam kembali dalam pot pot agar nanti bisa saya ambil lagi saat membutuhkan.

Yuk kita nenanam Jahe Merah!!!.

3 responses »

    • Gampang kok. Jika kita beli jahe merah di pasar, pilih yang sehat dan segar. Buat catatan aja, jahe merah itu rimpangnya nggak segede jahe biasa/jahe kuning ya. Dan tampangnya juga rada rada mirip dg Lengkuas, tp lebih kecil dan empuk. Aromanya juga lebih jahe.
      Nah rimpang yg sehat ini kita tanam dalam tanah/ pot. Nggak berapa lama jahenya akan tumbuh. Bisa dikasih pupuk kandang atau urea biar makin subur.

      Liked by 1 person

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s