Category Archives: Gardening

Violces Ibu Mertuaku.

Standard

Violces 3Ada dua hal yang selalu mengingatkan saya akan Ibu mertua saya. Yakni Rajutan dan  Bunga Violces. Mengapa bunga Violces? Karena ketika kami baru menikah dan suami saya sering mengajak saya pulang ke rumahnya, saya melihat ibu mertua saya menyiram,membersihkan daun-daun violces ini dan menggeser-geser potnya di teras depan. Sebagai mantu baru, sayapun ikut berjongkok membantu ibu mertua saya melakukan aktifitas hariannya itu. Saya ingat ada belasan atau puluhan pot-pot kecil dengan bunga-bunga Violces berwarna-warni yang dipelihara. Ada yang berbunga ungu, biru, pink,putih, pink tua dan sebagainya. Ada yang mahota bunganya polos selapis, ada juga yang berlapis. Jenis daunnya ada yang kecil dan ada yang sedikit lebih lebar. Ada yang polos, ada yang kelihatan berkerut, ada yang agak bertulang. Namun semuanya terlihat indah. Lebih sering trelihat berbunga banyak dibanding tidak berbunga. Selama bertahun-tahun  pemandangan Violces berbunga ini menghiasi teras depan, sehingga saya hapal. Read the rest of this entry

Lili Paris – Border Taman Dan Focus Spot.

Standard

Andani - Lily ParisJika kita memandang sebuah halaman dengan taman yang terlihat indah, tentu kita tahu bahwa keindahan itu diciptakan oleh komposisi tanaman yang berada di dalamnya selain oleh design dan konsep dari taman itu sendiri. Dan tentunya kita pun tahu, bahwa element tanaman yang memperindah taman, bukan saja tanaman hias berbunga namun juga tanaman hias daun.  Salah satu tanaman hias daun yang sangat saya sukai adalah dari keluarga Chlorophytum sp yang di Indonesia umumnya disebut dengan Lili Paris atau Lili Siam. Beberapa tukang tanaman ada juga yang menyebutnya dengan nama Spider Lily (untuk jenis yang memiliki stolon atau geragih yang menjuntai, sehingga ditanam pada pot gantung jadinya memang mirip laba-laba berkaki banyak) atau Rumput laxum (untuk jenis yang ditanam di tanah tanpa stolon). Read the rest of this entry

Cara Mengundang Kupu-Kupu Hitam Berbando Putih Ke Halaman.

Standard

Andani-Papilio demolion 2Tanah air kita sangat kaya akan keanekaragaman hayati. Sayangnya, kita tidak memiliki cukup banyak para ahli bangsa kita yang melakukakn penelitian,menganalisa dan membuat tulisan tentang berjenis-jenis spesies tanaman ataupun hewan yang menghuninya. Salah satu kekayaan hayati kita adalah puluhan atau bahkan mungkin ratusan jenis kupu-kupu indah yang terbang bebas di udara hangat Indonesia. Read the rest of this entry

Dichorysandra thyrsiflora: The Blue Ginger.

Standard

Andani-Blue Ginger 1Di resort-resort tertentu di daerah dingin,terkadang kita menemukan sebuah tanaman yang batang dan daunnya mirip jahe yang berbunga biru terang benderang yang sangat menawan. Saya selalu meluangkan waktu saya untuk mengamat-amati tanaman ini setiap kali saya menemukannya sedang berbunga.  Ingin sekali memilikinya, namun belum pernah menemukannya dijajakan di tukang tanaman. Namun beberapa waktu yang lalu saya merasa sangat terkejut, ketika menemukan tanaman itu ternyata tumbuh di tepi kolam di rumah mertua saya. Sedang berbunga. Lebat pula!. Saya pikir sebelumnya itu  hanya sejenis tradescantia biasa yang tak berbunga.

Orang-orang menyebutnya dengan nama Blue Ginger, si Jahe Biru. Dichoryssandra thyrsiflora. Barangkali karena tampilan batang dan daunnya agak serupa dikit dengan keluarga jahe-jahean.Walaupun sebenarnya tanaman ini sama sekali tidak ada hubungannya dengan jahe. Saya sendiri sih memang tidak merasa bahwa tanaman ini serupa jahe – tapi begitulah orang menamainya. Kalau bisa saya gambarkan tanamannya seperti ini. Batangnya berbuku-buku mirip tebu atau mirip tanaman Dracaena. Agak tinggi juga, bisa mencapai tinggi di tas kepala saya , mungkin sekitar 1,75 – 2 meter.  Daunnya mirip dengan keluarga daun Suji, namun lebih besar dan lebar, tumbuh berurutan ke atas dengan arah tumbuh mengikuti spiral pada batangnya yang tegak ke atas.  Secara keseluruhan tampilan tanaman ini cukup menarik juga untuk dinikmati sebagai tanaman hias yang berdaun indah.

Tangkai bunganya keluar dari setiap ujung pucuknya dengan ukuran yang cukup panjang dengan beberapa bunga individu yang muncul dari tangkai satu per satu. Keseluruhan kuncup bunga terlihat kokoh, kerucut gendut dan berwarna biru. Ketika mekar satu per satu, kita bisa melihat ternyata setiap bunga terdiri atas 3 helai mahkota bunga yang berwarna biru terang, dengan sedikit warna putih pada pangkal mahkotanya serta sari yang berwarna kuning. Jika kita memandang bunga ini, seketika perasaan teduh merayap memasuki perasaan kita. Barangkali karena keindahan warna birunya.

Tanaman kelihatannya tumbuh dengan sangat baik di daerah yang agak sejuk dan jika ditanam dibawah naungan pohon yang lebih besar atau rimbun, sehingga tidak langsung terkena paparan panasnya matahari. Cara memperbanyaknya adalah dengan memisahkan anakannya dari akar atau memotong cabangnya lalu menancapkannya di tanah yang subur.

Deep Blue Salvia: Keteduhan Laut Yang Dalam.

Standard

Andani Blue Salvia3Ini adalah salah satu tanaman hias yang sangat saya sukai, namun belum pernah saya miliki. Tidak seperti  saudaranya jenis Scarlet Salvia yang berwarna merah terang dan  sangat umum kita temukan di tukang tanaman, maupun di taman-taman  perumahan ataupun perkantoran, Salvia berwarna biru ini hanya pernah saya lihat di Taman Bunga Nusantara, di Cipanas, Cianjur. Barangkali ada juga sih di tempat lain – namun sayangnya saya tidak tahu.  Barangkali juga tanaman ini hanya bersahabat dengan udara yang dingin.

Apa yang menarik dari tanaman ini? Sudah pasti bunganya yang berupa  tajuk-tajuk panjang dengan tangkai gelap dan penuh dengan bunga berwarna biru. Baik kelopak bunganya maupun mahkotanya, semuanya berwarna biru. Sehingga ketika kita memandang hamparan tanaman ini yang sedang berbunga dan terangguk-angguk oleh hempasan angin dingin pegunungan,  serasa kita sedang memandangi sebuah keteduhan laut biru yang dalam.

Daunnya  sepintas lalu mirip dengan daun kemangi.  Hijau lembut dan agak lonjong. Rupanya  tanaman ini memang termasuk keluarga “Sage” yang banyak digunakan sebagai bumbu dapur di negara-negara Eropa. Karena tingginya tidak seberapa, rasanya sangat indah jika dimanfaatkan sebagai tanaman border atau untuk mengisi blok-blok tanah di halaman rumah ataupun untuk ditanam di bawah pohon penaung.

Thai Jasmine: Putihnya Putih…

Standard

Saya paling suka berjalan-jalan di perumahan baru jadi di seputaran bintaro. Di perumahan baru jadi, tentu saja penghuninya baru semua. Karena masih baru, biasanya sedang giat-giatnya membuat dan menata tanaman di halamannya masing-masing. Berbagai jenis kreasi dan gaya taman bisa kita lihat di sini. Mulai dari  gaya Jepang dengan ornament kerikil, pasir, bonsai dan kolam koi, gaya Bali dengan memanfaatkan Kamboja dengan kolam Teratai ataupun pot Lotus  lengkap dengan sarung yang membelit pohon penaungnya, gaya padang pasir dengan menonjolkan berbagai jenis kaktus dan bebatuan, dan sebagainya hingga gaya bebas hutan tropispun ada. Namun dari sekian jenis element pendukung taman yang terlihat, ada sejenis tanaman yang saya lihat sedang trend dan bayak sekali digunakan di hampir semua halaman setahun dua tahun belakangan ini. Apapun jenis dan gaya tamannya, tanaman ini nampaknya ada diantaranya. Read the rest of this entry

Sejuta Inspirasi Dari Sulur.

Standard

Bagi seorang pekerja seni, mencari inspirasi, mendapatkannya dan mengaplikasikannya pada karya seninya adalah sebuah rutinitas. Inspirasi bisa datang darimana-mana. Dan tak bisa dipungkiri, inspirasi terbaik selalu datang dari alam. Alam telah menyediakan pattern-pattern yang mempesona di setiap hal yang kita temukan. Pada  biji bunga matahari, pada bunga brokoli, daun pakis muda yang bergulung, pada indahnya nyanyian burung dan sebagainya. Semuanya bisa kita nikmati keidahannya secara langsung, ataupun kita ambil inspirasinya untuk kita aplikasikan kembali ke dalam seni manusia. Jejak mahakarya Sang Seniman Agung, pencipta Alam Semesta ini. Read the rest of this entry

Frangipani Berkelopak Banyak.

Standard

Frangipani! Alias Plumeria atau  bunga Kamboja. Semua orang pasti mengenalnya. Terutama jika kita tinggal di Bali. Bunga ini memegang peranan yang sangat penting dalam aktifitas sehari-hari. Misalnya untuk digunakan dalam upacara keagamaan, untuk menghias rambut ataupun hanya sekedar menghias halaman rumah. Bunga ini memiliki berbagai jenis warna dan warna kombinasi dengan kualitas yang sangat baik dan cemerlang. Memiliki berbagai ukuran dan bentuk kelopak yang berbeda.Ada yang lancip, ada juga yang kelopaknya agak membulat.  Bunga ini juga menebarkan harum yang sayup dan bersahabat. Read the rest of this entry

Tips Dari Oma: Agar Tanaman Selalu Terlihat Segar.

Standard

Saya bertetangga dengan seorang Oma  yang halamannya selalu tampak segar dengan tanaman yang hijau. Selalu lebih segar jika dibandingkan dengan tanaman di halaman rumah saya. Saya berpikir tentu itu disebabkan karena Oma sudah pensiun. Tidak bekerja lagi di kantor. Sehingga punya banyak waktu luang untuk merawat tanamannya.  Tentu saja saya tidak punya waktu di rumah sebanyak yang Oma punya. Lalu sayapun meminta tolong kepada orang rumah untuk merawat tanaman saya karena saya tidak sempat. Namun tetap saja tanaman saya tidak pernah sesegar tanaman di halaman rumah Oma. Read the rest of this entry

French Marigolds, Bunga Mitir Memedi Dari Semak Belukar.

Standard

Pernah suatu kali entah karena iseng sahabat blog saya Budi Arnaya bertanya kepada saya “Memedi itu kira-kira apa ya, Mbok?” Mbok adalah panggilan untuk Kakak perempuan dalam Bahasa  Bali. Saya tidak tahu persis juga akan apa yang sebenarnya disebut  dengan Memedi. Namun dari obrolan orang-orang, saya menyimpulkan sendiri  bahwa Memedi itu adalah sejenis mahluk halus yang tinggal di semak belukar, jurang, bebatuan ataupun pohon-pohon besar. Konon seperti manusia, mahluk ini punya masyarakat dan perkampungan juga. Kebanyakan bersifat baik, namun kembali lagi seperti manusia, ada juga yang jahat. Ada beberapa kata dalam bahasa Bali yang dikaitkan dengan Memedi. Misalnya: Capung Memedi (capung jarum; capung berukuran kecil yang biasanya tinggal di semak belukar) dan Mitir Memedi (kenikir liar yang tumbuh di semak belukar, berwarna merah gelap). Read the rest of this entry