Tag Archives: Bali

Bermain Ke Nusa Lembongan.

Standard

Saya sedang mengcopy foto-foto,  saat  beberapa minggu yang lalu sempat bermain-main bersama teman-teman ke Nusa Lembongan, di Bali.  Sungguh sebuah aktifitas ‘bermain dan bersantai’ yang sangat baik sebagai penyeimbang kepenatan kerja keras yang telah dilakukan berhari-hari tahun ini. Nusa Lembongan adalah tujuan kami.

Nusa Lembongan, sesuai namanya adalah sebuah nusa alias pulau kecil yang berada di lepas pantai selatan pulau Bali.  Bersama dengan Nusa  Ceningan,  nusa ini merupakan salah satu pulau kecil dari gugusan Nusa Penida yang masuk ke wilayah Kabupaten Klungkung.Walaupun kecil,nusa ini juga cukup menarik untuk dikunjungi. Read the rest of this entry

Happy Life In Simplicity.

Standard

Duduk di bawah pohon di tepi pantai Nusa Lembongan pada suatu siang. Seekor burung tekukur melintas terbang di depan saya dengan riangnya. Terbang rendah lalu mendarat dan berjingkat di tanah yang bertabur pasir. Seolah tak perduli akan kehadiran saya di dekatnya, tekukur itu sesekali mematuk sesuatu dipasir yang barangkali biji-bjian  yang tercecer. Berjalan lagi beberapa langkah, lalu berhenti. Terlihat sangat riang dan trengginas. Mencari sesuatu di pasir. Berjingkat kembali lalu terbang rendah dan hinggap kembali di  tonggak-tonggak batu yang dijadikan pagar tempat itu. Burung itu memandang ke arah laut lepas. Oohh..hidup yang damai!. Tak terlihat sedikitpun kekhawatirannya untuk mengarungi hidup. Padahal siapa tahu apa yang akan terjadi esok hari? Barangkali seekor burung Rajawali akan  datang memangsanya? Barangkali angin laut yang kencang akan menghempaskannya di batu karang yang keras dan terjal?  Tak sedikitpun ketakutan itu tercermin di wajahnya. Hanya kebahagiaan yang terpancarkan dari gerak tubuh dan bola mata kecilnya. Read the rest of this entry

Serial Kampung Halaman – Songan, Desaku Yang Permai.

Standard

Ketika  Mbak Evi, seorang sahabat blogger saya  berkisah tentang kampung halamannya, saya juga jadi tergerakk untuk menulis tentang kampung halaman saya.  Sebenarnya dalam kenyataannya saya memiliki dua kampung halaman.  Yang pertama adalah Desa Songan. Desa darimana saya berasal dan  merupakan lokasi rumah kakek saya yang bermarga Kayu Selem  (=Kayu Hitam, Blackwood). Dan yang kedua adalah Kota Bangli. Kota kecil dimana saya menghabiskan masa kanak-kanak saya hingga remaja. Di sanalah letak rumah ayah-ibu saya (keduanya telah tiada). Dan tak jauh dari sana, sekitar 2-3 km, terdapat rumah kakek saya dari pihak ibu yang bermarga Pande (= marga tukang emas,perak,besi; gold&silver smith). Jarak ke dua tempat ini sekitar 35 km. Namun kali ini saya akan menceritakan mengenai Desa Songan saja. Read the rest of this entry

Ketika Conrad Sakit Perut…

Standard

Saya ingin menceritakan pengalaman saya di sebuah perjalanan pulang seorang diri ke Bali. Setelah check in di counter sebuah maskapai penerbangan, sayapun akhirnya masuk ke pesawat dan  mencari tempat duduk saya sesuai dengan yang tertera  di boarding pass. Hmm.. kebetulan!. Dekat jendela. Kalau siang hari dan udara cerah,  memang saya lebih senang duduk dekat jendela. Karena  bisa melihat langit yang biru, awan-awan putih, hutan, sawah, gunung, pantai atau lautan saat pesawat melintas di atasnya. Read the rest of this entry

Mengamati Ukiran Kekarangan Pada Bangunan Bali.

Standard

Pulang selalu menjadi saat yang paling menyenangkan buat saya. Karena bukan saja senang bisa mengobati kerinduan pada keluarga, juga senang karena bisa mengkondisikan kembali jiwa saya pada suasana rumah  yang penuh kedamaian, ketenangan dan kasih sayang. Walau hanya sejenak.  Kembali ke rumah setelah berada  di luar, juga membuat saya lebih perhatian terhadap hal-hal yang dulu tidak pernah saya perhatikan. Salah satunya adalah terhadap ukiran pada batu paras (cadas).  Entah  kenapa sekarang jadi terlihat istimewa di mata saya. Padahal dulu hanya pemandangan sehari-hari yang tidak memiliki keistimewaan apapun. Read the rest of this entry

Kisah Pohon Pisang Dan Keserakahan.

Standard

Bibi saya menanam serumpun pohon Pisang Mas di halaman belakang rumahnya. Beliau membersihkan dan merawatnya dengan sangat rajin. Setiap hari beliau mengamati perkembangannya dengan teliti. Mulai dari munculnya calon bunga (jantung), kemudian mekar dan akhirnya muncullah barisan buah pisang yang menyerupai sisir setelah kelopaknya gugur. Sisir demi sisir  muncul dan membentuk tandan buah yang cukup panjang, untuk kemudian matang dan siap dipanen. Selain dikonsumsi sendiri, biasanya bibi saya membagi-bagikan hasil panennya kepada kerabat atau tetangga sekitarnya. Read the rest of this entry

Black Wild Pea Flowers, Bunga Hitam Si Kacang Ucu Liar..

Standard
Black  Wild Pea Flowers, Bunga Hitam Si Kacang Ucu Liar..

Ketika membayangkan sekuntum bunga, maka warna yang langsung berkelebat di pikiran kita adalah pink,merah,ungu, biru, kuning, jingga atau putih. Sulit sekali jika kita disuruh membayangkan sebuah bunga yang berwarna diluar itu. Bunga hitam? Mana ada bunga hidup yang benar-benar berwarna hitam? Kalaupun ada, barangkali itu adalah hasil hybrida yang dipaksakan, misalnya pada bunga anggrek dan bunga mawar. Terkadang kita lihat ada juga yang berwarna merah tua sangat gelap sehingga nyaris kehitaman.  Tetapi menemukan bunga asli alami yang berwarna hitam? Read the rest of this entry

Bangli, Barong Dan Rangda Di Hari Kuningan.

Standard
Bangli, Barong Dan Rangda Di Hari Kuningan.

Hari Raya Kuningan dan sehari setelahnya (Hari Manis Kuningan) adalah hari terbaik bagi pengunjung pulau Bali khususnya kabupaten Bangli  untuk melihat berbagai macam barong dalam konteks aslinya. Mengapa saya katakan dalam konteks aslinya, karena pada hari-hari itu kita bisa menyaksikan barong dalam fungsi dan keadaan aslinya dan bukan untuk tujuan komersial wisata. Read the rest of this entry

Jejak Kaki Di Pantai.

Standard
Jejak Kaki Di Pantai.

Setelah seharian bermain di tepi pantai Nusa Lembongan, saya bersama teman-teman kembali ke daratan pulau Bali dengan menumpang kapal Cruise yang sebelumnya mengantarkan kami ke sana. Sungguh hari yang sangat menyenangkan. Berjalan di bibir pantai dengan kaki telanjang. Saat itulah seorang teman berkata kepada saya “…ternyata jejak kaki mencerminkan kondisi si pemiliknya“. Karena kalimatnya itu, maka sayapun memperhatikan jejak-jejak kaki yang tertinggal di pasir. Ada yang telanjang, ada yang bersepatu. Berbeda-beda. Jenis, bentuk, panjang maupun lebarnya, serta jarak langkah  antar kaki satu sama lainnya  dan antar kaki kanan –kaki kiri.  Dan …..kedalamannya! Read the rest of this entry

Simbar Menjangan, Kayon Dalam Permainan Wayang Kanak-Kanak.

Standard
Simbar Menjangan, Kayon Dalam Permainan Wayang Kanak-Kanak.

Setelah sebelumnya saya menulis tentang beberapa jenis tanaman pakis hias dan Kadaka alias Pakis Sarang Burung, kali ini saya ingin menulis tentang Pakis Tanduk Rusa (Platycerum) alias Simbar Menjangan. Pakis yang menurut seorang sahabat blogger saya  Uyayan disebut dengan istilah  Kadaka Uncal – semoga apa yang dimaksudkan sama. Pakis ini menarik hati saya karena bentuknya yang luar biasa indahnya. Daunnya keluar menjuntai bercabang-cabang mirip tanduk rusa. Jika habitatnya tepat, maka tanaman ini akan tumbuh subur dengan tanduk-tanduk hijau indah yang banyak jumlahnya, meninggalkan pemandangan yang sangat menakjubkan. Natural art!. Read the rest of this entry