Tag Archives: blogging

SERIBU TULISAN. Perjalananku Sebagai Seorang Penulis.

Standard

Kemarin ketika saya mempublished tulisan saya tentang “Games Dalam Adat Pernikahan Punjabi“, saya mendapat notifikasi dari WordPress bahwa tulisan itu adalah tulisan saya yang ke seribu yang saya upload ke internet dengan bantuan WordPress.

Tentu saja saya terkejut dan terharu dengan apa yang telah saya capai dari sisi kwantitas selama ini. Seribu tulisan!. Banyak juga ya. Saya sangat senang, karena saya tak pernah membayangkan bahwa saya bisa menulis sebanyak itu dalam hidup saya.

Jumlah Tulisan.

Saya menulis di blog untuk pertama kalinya pada tanggal 9 Desember 2010. Jadi hingga kini, sudah 8 tahun lamanya saya menulis.

Hampir setiap bulan saya mempublikasi sekitar 10 buah tulisan. Kadang lebih dan kadang kurang.

Pernah juga sih dalam sebulan saya tidak menulis sama sekali ha ha ūüėÄ. Biasanya karena saya sedang ada kesibukan lain yang menyita waktu. Atau jika kemalasan sedang melanda. Atau semangat saya sedang hilang.

Di saat lain jika semangat saya sedang nenggebu gebu, atau lagi banyak ide dan hal nenarik di sekitar yang saya temukan, saya bisa mempublish belasan bahkan di atas 20 an tulisan per bulan.

Apa Yang Saya Tulis.

Pada awalnya saya ingin mengisi blog saya dengan content- content yang berkaitan dengan marketing dan brand. Tapi kemudian saya berpikir ulang, tulisan sejenis itu akan menyerempet pekerjaan saya sebagai pemasar.

Bisa jadi tanpa sadar saya kebablasan menulis strategy pemasaran yang sedang saya kerjakan dan jalankan dalam kehidupan nyata. Dan jika ini saya publikasikan, tentu saya akan bermasalah dengan perusahaan tempat saya bekerja. Waduw… bisa bisa dapur saya berhenti berasap jika begitu.

Biarlah saya menulis tentang keseharian hidup saya sebagai ibu rumah tangga yang bekerja. Macam macamlah isinya. Hal hal yang menarik, menyenangkan dan membahagiakan. Mulai tentang pendidikan anak, tentang kebun, tentang dapur dan masakannya, tentang hewan, tentang lukisan dan karya seni, cerita perjalanan atau travelling, renungan dan pelajaran hidup, dan tentunya sedikit tentang pemasaran umum yang tidak tabu untuk dipublikasi.

Ya..itulah isinya semua. Gado gado. Merefleksikan keseimbangan hidup saya yang memiliki banyak faset kehidupan dalam meraih kebahagiaan hidup. Saya menulis dengan bahagia. Maka tajuk blog sayapun saya kasih nama “Balanced Life. A Journey for Happiness “.

Saat ini saya bukanlah penulis berbayar. Ngeblog hanya untuk menyalurkan hobby saya saja. Hingga kini saya tidak berusaha memonitize blog saya. Saya ikut Wordpess saja. Nggak perlu pusing untuk memikirkan design ataupun melindungi blog saya dari hacker atau tukang spam, karena WordPress membantu saya melakukan semua itu. Thanks to WordPress!

Pengunjung dan Pembaca.

Saat ini, saya memiliki lebih dari 4 500 orang followers yang melakukan subscribe ke blog saya sehingga menerima dengan teratur setiap postingan baru saya lewat e-mail. Dan tulisan tulisan saya mendapatkan lebih dari 2 900 000 views. Dengan kunjungan ke blog per bulan saat ini sekitar 30 000 kali. Saat ini kunjungan ke blog saya agak menurun dibanding sebelumnya yang bisa mencapai 50 000 – 60 0000 per bulan. Saya sadari penyebabnya adalah karena saya lebih jarang menulis dan membuat berita baru untuk pembaca tulisan saya. Selain itu saya juga jarang bersosialisasi alias blogwalking yang berdampak juga pada kunjungan ke blog saya. Yap…nanti saya perbaiki lagi. Masih untung karena blog saya memuat cukup banyak tulisan, masih ada saja pembaca yang datang berkunjung setiap hari.

Tulisan Berkwalitas vs Tulisan Ringan.

Dalam menulis, ada 2 hal yang mungkin saya tulis. Pertama adalah tulisan tulisan yang menurut saya berkwalitas baik, yakni yang mengandung pemikiran, perenungan atau analisa dan makna kehidupan yang dalam. Tulisan berat.

Yang Ke dua adalah tulisan ringan. Tentang keseharian, obrolan ke barat dan ke timur, tulisan lucu dan menghibur. Cerita perjalanan atau reportase biasa. Saya pribadi menilai tulisan seperti ini kurang kwalitasnya dibanding jenis yang pertama.

Tapi coba lihat, bagaimana response pembaca tentang ke dua jenis tulisan ini. Ternyata tulisan- tulisan yang saya anggap bagus dan berkwalitas justru mendapat views atau shared jauh lebih sedikit dibandingkan tulisan tulisan saya yang menurut saya kwalitasnya hanya ringan dan ecek ecek.

Nah… sebagai penulis sekarang saya berpikir, mana lebih baik menulis tulisan berat dengan sedikit viewers atau tulisan ringan dengan lebih banyak viewers?. Keputusan ini akan membentuk kwalitas blog kita.

Seberapa Viralkah Tulisan Saya?

Salah satu cara mengukur popularitas tulisan selain melihat dari jumlah pembaca specific untuk artikel/ tulisan itu, adalah dengan melihat sebanyak apa tulisan itu dishare oleh orang lain.

Nah …untuk ini saya sebenarnya belum sempat nge-check dengan baik. Tapi apa yang sempat saya lihat, dari 1000 buah tulisan saya itu, sharing levelnya sangat, sangat bervariasi. Ada yang dushare 0 kali alias tidak ada yang nge-share ūüė≠, ada juga yang dishare belasan kali atau puluhan kali atau ratusan kali. Sebagai contoh, tulisan saya tentang seekor ayam bernama Lucky itu dishare di facebook sebanyak 113 kali. Cukup banyak juga ya ūüėć.

Nah…begitulah cerita saya tentang blog ini. Semoga pencapaian penulisan saya yang ke 1000 ini menjadi motivator saya untuk terus dan terus menulis. Saya akan terus menulis hingga akhir hayat saya.

Forever writing!.

Advertisements

Lima Tahun Menjadi Blogger.

Standard

2015-12-09-12.51.31.png.pngHari ini saya mendapatkan notifikasi dari WordPress. Five Years Anniversary Achievement sebagai blogger dengan dukungan WordPress. Yayyy!!! Senangnya menyadari itu. Jadi tanpa terasa saya sudah menulis di dunia maya selama 5 tahun!. Tepat tanggal 9 Desember lima tahun yang lalu saya mulai.

Apa yang saya capai selama 5 tahun menjadi penulis? Intip-intip statistik dulu yaa….

Published Posts             850

Followers                    3 593

Hits                       1 644 462

Visit average (Last 3 m)  : 51 500 visits/month.

Ternyata, dalam 5 tahun rupanya saya sudah menulis dan mem-published tepat 850 buah tulisan/artikel. Jika dirata-ratakan, menjadi 170 tulisan/tahun. Atau 14 -15 tulisan/bulan. Hampir dua hari sekali menulis ya?. Kenyataannya sih, kalau lagi rajin saya bisa nulis setiap hari menjelang tidur. Tapi kalau lagi malas atau sibuk urusan pekerjaan, saya nggak nulis berhari-hari juga.

BlogDengan tulisan sejumlah itu,  blog saya memiliki follower sebanyak  3.593 orang.  Sementara total jumlah kunjungan ke blog saya per saat ini  adalah 1 644 462 kali. Jika kita lihat 3 bulan terakhir, blog saya mendapatkan kunjungan rata-rata 51 500 kali/bulan. Dengan pertumbuhan pengunjung tahun ini 5.5% dibanding tahun yang lalu. Terimakasih kepada para pembaca setia tulisan saya!.

Terus terang saya tidak tahu apa artinya angka-angka pencapaian  saya itu dibandingkan dengan blog-blog yang lain.  Besarkah angka itu? Baguskah? Kurang bagus? Saya tidak tahu persis. Tapi saya juga tidak terlalu memikirkannya. Toh saat ini saya belum memanfaatkan Blog ini untuk tujuan komersial. Hingga saat ini saya  masih menggunakan platform gratisan dari WordPress. Terimakasih WordPress!.

Karena tidak ada commercial achievementnya, 5 tahun ngeblog bagi saya hanyalah sebuah perjalanan. Just a journey. Sebuah perjalanan seorang penulis di dunia maya. Tulisan-tulisan saya di Blog ini, kebanyakan bercerita tentang apa yang saya lakukan dan alami serta pelajari dari kejadian sehari-hari. Saya sengaja menghindarkan diri menulis tentang urusan pekerjaan. Pekerjaan sudah menyita sebagian besar waktu dalam hidup saya. Jadi sebaiknya saya menulis hal-hal lain yang menyenangkan hati sebagai penyeimbang hidup saya. Biar hidup saya tidak membosankan.

Tiga puluh delapan persen (38%), tulisan saya bercerita tentang kehidupan dan kejadian sehari-hari yang memberi saya inspirasi baru, pelajaran kehidupan (20%), pengingat maupun memberi dorongan serta motivasi (24%) bagi diri saya agar bisa tetap semangat, bersikap baik dan positive dalam menghadapi kehidupan. Pelajaran, inspirasi dan motivasi bisa saya dapatkan dari mana-mana. Bisa dari orang-orang di sekitar saya, saudara, keluarga, sahabat, teman-teman, tetangga, lingkungan sekitar. Bahkan pelajaran-pelajaran berharga juga saya dapatkan dari tumbuhan, dari hewan-hewan, dari sungai, dari laut dari gunung dan alam sekitar saya.  Saya adalah orang yang senang belajar dari alam dan lingkungan. Sehingga ketika saya merasa menangkap pelajarannya, saya tulis di blog dengan pikiran barangkali ada gunanya bagi orang lain juga. Jika tidak atau kurang berguna, ya tidak apa-apa juga sih.

Selain tentang kehidupan, renungan, inspirasi dan motivasi, tulisan tulisan saya juga banyak bercerita tentang Social & Culture (18%). Masalah pergaulan sosial sehari-hari yang berkaitan dengan kebiasaan, adat dan budaya Indonesia yang beragam.

Berikutnya adalah tulisan yang berkaitan dengan Bali (16%), tanah kelahiran saya dan tempat saya dibesarkan. Sebagai perempuan Bali, tentu pengetahuan dan pemahaman saya tentang kehidupan dilatarbelakangi oleh budaya, adat istiadat dan kebiasaan masyarakat Bali. Akibatnya tulisan sayapun banyak bercerita tentang Bali atau dengan latar belakang Bali.

Tulisan -tulisan lain yang juga cukup banyak adalah tentang Gardening (15%). Saya suka berkebun. Karenanya saya suka menulis tentang tanaman-tanaman. Bunga-bunga maupun sayur-sayuran.Belakangan saya sedang giat dengan Dapur Hidup saya.

Saya juga banyak menuliskan kecintaan saya pada dunia hewan. Dengan latar belakang pendidikan Kedokteran Hewan, semakin memperkuat bahwa dunia binatang adalah dunia saya. Kemanapun saya pergi mata saya tertarik pada satwa di sekitar saya.Pada burung, pada kucing, pada kupu-kupu, pada biawak dan sebagainya. Tak heran tulisan saya banyak yang brcerita tentang binatang (14%).

Tulisan berthema Moherhood (12%) juga lumayan banyak saya tulis. Sebagai ibu, selalu bangga rasanya memegang peranan itu dan tentunya sangat bangga pula bisa menuliskannya.
Berikutnya yang lumayan banyak juga adalah tulisan tentang Travelling (12%) tentang perjalanan dan tempat-tempat wisata. Lalu kadang-kadang saya juga menuliskan sesuatu tentang masakan dan resepnya (9%). Ada sangat sedikit tulisan yang berkaitan dengan dunia bisnis dan pemasaran dan juga tentang jewellery.

Pada hari pertama saya ngeblog, 5 tahun yang lalu, saya memposting 2 tulisan. Yang pertama adalah tentang Bunga Padma dan yang ke dua adalah tentang Potpouri. ¬†Hari berikutnya saya memposting 22 buah tulisan. Hah? banyak sekali ya… Tentu saja. Karena tulisan-tulisan itu sudah saya buat sebelum saya punya blog dan tinggal saya upload saja. ¬†Sehingga dalam bulan December 5 tahun yang lalu totalnya saya ada mengupload 85 tulisan.

Saya juga membuat page-page tentang Tropical Garden,  Pets & Wild Animals, Culiner, Art & Handicraft, Jewellery. Lengkap dengan icon-icon gambarnya yang diambil dari photo saya yang dibagus-bagusin  ha ha ha. Tadinya  saya akan isi dengan  photo-photo gallery  yang berkaitan dengan masing-masing page itu. Tapi lama kelamaan, karena photonya terlalu banyak, malas juga saya mengisinya.

Setelah itu perjalanan saya sebagai blogger mulai. Sedikit demi sedikit pengunjung datang dan membaca tulisan-tulisan saya. Lalu satu per satu mulai ada yang memfollow  tulisan tulisan saya.  
Dan kemudian , dunia saya berubah ketika pertama kali ada seorang blogger lain berkunjung ke blog saya dan meninggalkan komentarnya di tulisan saya. Sejak itulah saya baru mengenal dunia blog dengan lebih baik. Blogger pertama yang berkunjung dan menjadi sahabat saya adalah Mbak Evi. Dari sana saya kemudian bisa mengenal blogger-blogger yang lainnya juga.

Intinya, saya senang menjadi seorang blogger. Walaupun saya bukan blogger top dan gaul yang banyak dikenal orang, dan tidak pernah pula hadir atau berbicara di acara bloggers gathering atau forum forum bloggers lainnya (boro-boro Celebrity dunia maya), tapi saya sangat senang dengan  kegiatan tulis menulis ini.
Dan untuk sementara saya masih tetap berada di jalur non commercial. Saya menulis dan akan tetap menulis karena saya memang senang menulis. Saya menulis untuk catatan pribadi saya, agar saya ingat pelajaran-pelajaran yang saya petik dalam hidup saya dan sekaligus berbagi dengan pembaca. Barangkali apa yang saya tulis dan share disini ada gunanya bagi yang lain.

Sekali lagi saya ucapkan terimakasih banyak kepada para pembaca setia tulisan saya.

 

 

 

 

 

 

2014 in review

Standard

Happy New Year 2015!!!. Thanks to all of my friends and readers where ever you are. Thanks for making blogging become so wonderful experience for me. And big thanks to WordPress to make it happen!.

***************************************************************************************************

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2014 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The Louvre Museum has 8.5 million visitors per year. This blog was viewed about 530,000 times in 2014. If it were an exhibit at the Louvre Museum, it would take about 23 days for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

Menulis, Untuk Memberi & Menerima.

Standard

MEnulisSuatu ketika, saya sedang mengambil foto-foto di sebuah pasar traditional dan mengobrol dengan orang-orang sekitar. Seseorang bertanya kepada saya, apakah saya seorang wartawan? Saya menggeleng. Bukan!. Saya bukan seorang wartawan profesional. Lalu mengapa memotret-motret dan bertanya ini itu?. Saya menjelaskan bahwa saya hanya senang menulis. Menulis di dunia maya. Saya ngeblog. Saya memotret dan bertanya ini-itu  untuk mendukung apa yang akan saya unggah ke dunia maya. Ooh!.

Anehnya orang itu menyangka saya memiliki toko online. Menjual produk di dunia maya. Saya menggeleng. “Saya hanya menulis. Bukan berdagang” kata saya lagi. Oooh!. Lalu ia bertanya lagi, apakah saya mendapatkan uang dari tulisan saya? Ada yang membayar ¬†jika saya menulis? “Tidak!” Jawab saya. Sungguh!. Setidaknya untuk saat ini.¬† Entahlah ke depannya.”Saya menulis, hanya karena saya senang menulis. Tidak ada orang yang membayar” kata saya.

Orang itu heran dan tidak mengerti mengapa saya melakukan itu. Mengapa bersusah-susah menulis jika tidak menghasilkan uang? Apa untungnya?. Hmm…apa untungnya ya? Saya tidak bisa menemukan jawabannya dengan seketika. Tapi gara-gara pertanyaan itu saya jadi merenung. Benarkah jika kita menulis tanpa bayaran tidak memberi keuntungan apa-apa bagi diri kita?.

Bagi saya menulis walaupun tanpa bayaran, tetap sangat menguntungkan. Mengapa?

Pertama, sudah pasti karena saya sangat senang menulis. Bukankah kesenangan itu bisa kita anggap sebagai sebuah keuntungan? Saya merasa sangat beruntung karena bisa membuat diri sendiri senang dengan menyalurkan hobby menulis. Menulis di blog rasanya seperti menuis catatan harian…

Kedua, jika saya menulis, maka yang saya tulis adalah tentang kejadian sehari-hari yang menarik perhatian saya. Tentang hal-hal yang saya alami atau lakukan, tentang pemikiran-pemikiran saya, tentang alam sekitar, tentang sikap atau perbuatan baik orang-orang di sekitar yang menginspirasi saya. Menuliskan hal-hal yang menyenangkan dan memberi inspirasi membuat saya lebih mudah mengingat, mengenang dan mengambil inti sari pelajarannya.

Ketiga, menulis juga memungkin saya untuk berbagi kepada orang lain. Jika ada hal-hal yang menurut saya menarik atau berguna untuk diri saya, maka saya pikir barangkali ada orang lain juga yang mau mendengarkan? Atau mengambil inspirasi dan ide-idenya?

Dan yang keempat dan menurut saya paling penting adalah Рjika kita menulis, bukan saja kita sharing pemahaman dengan orang lain  namun juga meningkatkan pemahaman kita dengan signifikan terhadap topik yang kita tuliskan. Ketika ingin membagi pengetahuan ataupun pengalaman dengan orang lain, mau tidak mau terpaksa kita menggali isi kepala kita untuk mendapatkan pemahaman terbaik yang kita miliki untuk kita keluarkan.  Menulis membuat kita menyikat kembali isi otak kita dengan cermat. Atau bahkan mungkin mencari referensi-referensi tambahan untuk mendukung tulisan kita, entah dengan cara bertanya, membaca, meneliti data atau gambar-gambar dan sebagainya. Dengan demikian pada moment kita menulis, maka di moment itupun pemahaman kita ikut meningkat. Kita menyegarkan pemahaman kita atau bahkan menerima pemahaman-pemahaman baru.  Ada mekanisme memberi (sharing pemahaman) dan mekanisme menerima (meningkatkan pemahaman) di sini.

Jadi nett-nett kesimpulannya, walaupun tidak ada yang membayar, tetap saja menulis itu memberi keuntungan bagi kita yang memang senang melakukannya.

Ayo kita menulis!.

 

Akibat Tidak Memberi Water Mark/Nama Pada Foto Di Blog.

Standard

paku-jukut-si-pakis-sayurHari ini tanpa sengaja saya menemukan salah sebuah foto saya digunakan oleh salah sebuah blog lain. Fotonya sih nggak bagus-bagus amat juga, karena foto itu hanya foto asal jepret dari tumpukan sayuran pakis yang saya letakkan di atas tudung saji berbahan anyaman rotan yang saya beli di pinggir jalan Bogor-Sukabumi.

Dan sebenarnya saya juga tidak keberatan foto-foto saya digunakan oleh siapa saja yang penting dimanfaatkan untuk tujuan baik dan  lebih baik lagi jika mencantumkan sumbernya.   Menurut saya itu umum dan wajar wajar saja ya. Ada beberapa blog/website lain yang juga memanfaatkan foto-foto hasil jepretan saya dan saya tidak pernah keberatan, karena mereka tidak mengakui foto itu sebagai milik mereka. Dan bahkan banyak yang menuliskan sumbernya adalah dari blog saya. Malah saya senang.

Yang sangat mengherankan saya adalah foto itu  justru diberi mark seolah pemiliknya adalah blog tersebut.  Sangat aneh buat saya. Kenapa harus diberi nama ya?

Hal ini tentu tidak menyenangkan hati saya. Karena bisa jadi para pembaca yang melihat dua gambar yang sama dimana yang satu memiliki tanda  nama pemilik, sedangkan yang satunya tidak, tentu para pembaca bisa salah mempersepsikan bahwa sayalah yang mencuri gambar tanpa minta ijin. Padahal foto saya yang justru diambil dan dberi tanda seolah miliknya.

Saya bisa membuktikan ini dengan memeriksa kembali properti dari kedua foto ini. Dimana foto yang digunakan oleh blog tersebut diupload pada tanggal 30 Agustus 2012.  Sudah lama juga ya? Sayang saya baru menemukannya hari ini. Sedangkan foto di blog saya create lebih awal, yakni pada tanggal 16 January 2011 dan tulisannya saya upload pada tanggal 30 January 2011.

Awalnya saya tidak bermaksud menuliskan hal ini di sini. Saya hanya ingin menyampaikan keberatan saya saja kepada pihak blog itu melalui  lewat e-mail tertutup. Tapi saya coba cari-cari alamat e-mailnya ternyata tidak ketemu. Di sana hanya disediakan chat box. Akhirnya saya coba komunikasikan di chatbox saja soal keberatan saya. Belum ada tanggapan sih. Mungkin yang bersangkutan sedang tidak aktif.

Selain itu saya juga perlu melakukan antisipasi . Daripada di kemudian hari saya yang dianggap sebagai melakukan pengambilan gambar tanpa ijin, saya pikir lebih baik saya klarifikasi segera. Sehingga setidaknya para pembaca tahu, bahwa saya tidak melakukan itu. Jadi tulisan ini dimaksudkan untuk klarifikasi.

Suami saya hanya mengatakan bahwa itu adalah akibat saya  tidak membubuhkan nama pada setiap foto yang diupload, jadinya dimanfaatkan oleh orang lain. Yaah..itulah pelajarannya. Jika kita tidak membubuhkan nama, maka kejadian ini mungkin saja menimpa. Ya bener juga!. Padahal suami saya sudah berkali-kali mengingatkan. Lindungi hasil karyamu sendiri! Lindungi hasil karyamu!. Tapi saya kadang malas menuliskannya. Dan padahal saya juga sudah pernah menuliskan pengalaman buruk saya yang lain gara-gara saya tidak membubuhkan identitas pada foto-foto saya di sini.

Saya hanya berdoa, bahwa itu hanya karena ke”tidak ngeh”an pemilik blog itu bahwa mengambil gambar orang lain dan memberi nama seolah milik sendiri, perlu tata krama. Mudah-mudahan bukan sesuatu yang disengaja.

Annual Report 2013.

Standard

Ini sebenarnya postingan sudah basi banget. Tadinya saya pikir tidak akan mereleasenya karena kepalang  telat.  Tapi kemudian saya pikir-pikir lagi, mungkin ada baiknya tetap saya release untuk merecord  proggress yang saya lakukan di dunia per-blog-an dari tahun ke tahun.

2013 reportDi tahun 2013 ini, kemampuan saya memposting rupanya turun banyak (-23%) dibandingkan dari di tahun 2012. tentunya terkait dengan kesibukan saya sehari-hari yang ¬†menyita waktu lebih banyak. Namun yang cukupmenghibur, adalah jumlah kunjungan meningkat dengan cukup baik (+17%) dari 230 000 kunjungan tahun lalu, kin menjadi 270 000, sehingga membuat total kunjungan per 31 Dec’13 menjadi 582 306.

Jumlah pengunjung per hari terbanyak yang pernah saya dapatkan di tahun 2013 adalah 2 457 kunjungan dalam sehari. Sebagai informasi, rata-rata kunjungan ke blog saya dalam 3 bulan terakhir di tahun 2013  berkisar antara 1 000 Р1 200 per hari. Tentunya saya berharap jumlah kunjungan ke blog saya akan semakin meningkat di tahun 2014 ini.

Annual Report 2013-1

Wajah blog ini pun berubah dari waktu ke waktu. Demikian juga artikel yang disearch oleh pembaca. Namun saya perhatikan,postingan berkenaan masakan dan bunga,masih merupakan yang cukup banyak disearch pembaca.

Annual Report 2013-2

Yang menarik adalah banyak postingan lama ternyata tetap masih digemari pembaca di tahun 2013. Misalnya  Lyric lagu Jangi Janger yang saya posting di bulan December 2010 saat blog ini baru dimulai, masih mampu bertahan di ranking 4.  Lalu tulisan saya mengenai kisah Isah, pembantu rumah tangga yang telah mengajarkan artinya sebuah keikhlasan pada saya berada di ranking 1. Tulisan ini padahal saya post-kan pada bulan April 2011.  Demikian juga dengan Resep masakan Tumis Jnatung Pisang yang saya postkan 4 bulannya kemudian. Hingga saat ini masih bertahan di peringkat ke 2.

Melihat ringkasan dari tulisan-tulisan yang menadapatkan posisi Top 5 di atas, sangat jelas bahwa untuk mendapatkan tingkat kunjungan yang tinggi, kita perlu memperhatikan konten dari tulisan kita. Tidak ada kesuksesan murni  yang bisa dicapai secara instant. Semuanya butuh usaha dan strategy.  Demikian juga dengan tulisan. Jika tulisan kita ingin mendapatkan banyak pembaca, tentunya kita harus mempertimbangkan hal-hal yang mungkin menarik hati pembaca untuk melakukan search dan mampir keblog kita. Jika tidak demikian, tentu tulisan itu hanya akan menjadi pemuas hati kita sendiri saja tanpa ada orang lain yang merasa membutuhkan isinya.  Hingga saat ini, blog saya memuat banyak sekali tulisan-tulisan yang hanya memuaskan diri saya sendiri, yang tingkat searchingnya rendah dan hits-nya juga masih di bawah 100-an.  Walaupun ada juga sih sekitar 70-an  tulisan yang telah mencapai masing-masing ribuan hingga puluhan ribu hits.  ya itu, barangkali kembali lagi kepada kontennya.

Namun terlepas dari itu semua,saya ingin mengucapkan terimakasih banyak kepada

– para pembaca setia tulisan-tulisan saya. Semoga apa yang saya tulis selalu berkenan dan ada gunanya.

РWordPress РThanks a lot for helping me  in expressing my thought  through the writing Рwith your support.

РJuga terimakasih banyak buat teman-teman sesama penulis blog atas support dan persahabatannya. Walaupun saya belum sempat ikut kopdar (kecuali dengan Bu Prih), saya merasa sangat dekat dan serasa sudah bersahabat bertahun-tahun di dunia nyata. Mohon agar saya tetap diterima  sebagai sahabat seperti apa adanya.

Semoga kita semua menjadi lebih sukses ke depannya. Tetap menulis!

My 1st MileStone…

Standard

Ni Made Sri AndaniTanpa terasa hampir sebulan saya tidak sempat melakukan aktifitas blogging. Kesibukan pekerjaan dan urusan keluarga, menyebabkan saya menghabiskan waktu mondar-mandir di perjalanan yang lebih banyak di luar Jakarta dan menyisakan waktu yang sangat minim sekali untuk menulis ataupun melakukan bogwalking. Terkadang timbul keinginan untuk menulis, namun apa daya, pekerjaan ¬†masih menumpuk untuk diberikan prioritas agar cepat diselesaikan. Demikian juga, mata terasa terlalu lelah untuk membuka dan terjaga di depan komputer. Akirnya bulan Mei tanpa terasa telah berlalu… Read the rest of this entry

Pentingnya Memberi Identitas Pada Hasil Karya Kita.

Standard

Andani - Pink LotusKetika kita sedang browsing gambar di internet, seringkali kita melihat foto-foto dengan tanda watermark nama pemiliknya. Kitapun mahfum bahwa foto itu di’protect’ oleh pemiliknya.Dan tentunya dengan melihat tanda itu kita tidak akan berani menggunakannya sesuka hati kita. Saya juga sering melihat foto-foto beberapa teman blogger saya ditandai serupa. Duluya saya juga pengen meniru memberi tanda. Tapi karena saya tidak menemukan cara yang praktis untuk menamainya, maka saya urungkan niat saya. Read the rest of this entry

2012 in review

Standard

Happy New Year 2013 to all of you !!!  

Big thanks or my readers !!!!

Big Thanks for WordPress – the home ¬†of where I started writing and will keep writing…

 

 

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2012 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

About 55,000 tourists visit Liechtenstein every year. This blog was viewed about 230,000 times in 2012. If it were Liechtenstein, it would take about 4 years for that many people to see it. Your blog had more visits than a small country in Europe!

Click here to see the complete report.