Tag Archives: Burung Peking

Dunia Pinggir Kali: Burung Peking Di Awal Musim Penghujan.

Standard

Wildlife nextdoor.

Musim kemarau yang panjang tahun ini akhirnya berakhir. Hujan mulai turun menghapuskan panas terik yang mendera selama beberapa bulan sebelumnya.  Saat itu hampir semua tanaman terganggu dan nyaris layu jika tidak rajin-rajin menyiraminya. Tetapi sekarang rasanya lebih lega. Sesekali saya menengok ke kali di belakang rumah. Untuk melihat kehidupan burung-burung liar di sana selama pergantian musim. Apakah mereka masih ada di sana?

Tetangga sebelah sedang membetulkan rumahnya. Banyak puing sisa pengerjaan bangunan berserakan. Selain itu bunyi ketak-ketok tukang yang bekerja saya rasa juga ikut mengganggu kehidupan liar di tepi kali.  Tapi rupanya kekhawatiran saya tidak terlalu beralasan. Memang ada jenis burung yang tak terlihat sepanjang November ini – seperti misalnya Burung Kipasan (Rhipidura javanica). Saya tidak melihat dan tidak mendengar suaranya sama sekali.  Demikian juga Burung Caladi Tilik (Dendrocopos moluccensis). Tetapi masih cukup banyak yang exist dan tertangkap oleh kamera saya. Salah satunya adalah Burung Peking (Lonchura punctulata).

Burung Peking 1

Kali ini rumput benggala tak banyak tumbuh di pinggir kali.  Syukurnya masih ada serumpun yang sedang berbunga dan berbiji.  Cukup untuk mengundang kedatangan Burung Peking yang giat bekerja di pagi hari.

Alangkah sibuknya burung ini  memanen biji-biji rumput benggala dan bermain-main di batangnya. Kepala dan lehernya coklat tua, dengan punggung juga berwarna coklat namun masih lebih terang. Perutnya berwarna putih bermotif mirip sisik. Sebenarnya burung kecilini sangat cantik. Gerak geriknya juga sangat menyenangkan untuk ditonton.

Burung Peking biasanya lebih senang bergerombol. Mencari makan tidak sendirian, tapi beramai-ramai dengan kelompoknya. Tapi kali ini saya melihatnya hanya bermain-main sendiri dengan anteng. Sayang jika tidak diabadikan.

 

Dunia Pinggir Kali II: Mengajak Anak Mengamati Burung Pipit & Burung Peking.

Standard

Burung Pipit Dan Burung Peking 1Hari Minggu adalah hari yang sangat menyenangkan untuk bermain bersama anak. Seperti juga sore ini. Saya mengajak anak saya untuk melihat-lihat kehidupan di pinggiran kali di belakang rumah. Kelihatannya petugas kebersihan belum sempat membersihkannya belakangan ini. Rumput liar tampak menyemak. Belukarpun tumbuh subur. Saya hanya meminta anak saya agar berhati-hati terhadap ular yang mungkin saja tiba-tiba muncul di dekat kami. Anak saya mengerti. Sekelompok burung Pipit, burung Bondol dan burung Peking tampak sedang asyik memakan biji rerumputan. Beberapa ekor burung Bondol tampak terbang menjauh begitu melihat kami datang. Saya dan anak saya segera mengambil posisi yang terbaik agar bisa mengamati aktifitas burung-burung itu dari kejauhan. Lalu kami menahan diri untuk tidak menimbulkan gerakan yang mencurigakan agar burung-burung itu tidak kabur semuanya. Read the rest of this entry