Tag Archives: cemilan

Resep: Tahu Telur Jamur Kuping.

Standard
Tahu Telur Jamur Kuping.

Saรฝa nembeli Jamur Kuping sebungkus dan ingin sekali memasak Tahu Jamur Kuping. Saya mendapat resep ini dari Mbak Ros tukang nasi uduk, yang dulunya pernah bekerja pada bossnya yang jualan kue dan roti. Saat itu cerita si Mbak, bossnya sangat banyak menggunakan kuning telor untuk membuat kue. Lah tapi putih telornya diapakan?. Munculah ide untuk membuat Tahu Telur dengan campuran Jamur Kuping. Dijajakan ke tetangga (termasuk saya), ternyata enak dan laku. Jadi saya minta resepnya.

Bahan bahannya: 2bh Tahu putih, sebungkus jamur kuping, seperempat bihun, daun bawang seledri, minyak wijen, bawang merah, bawang putih, putih telur.

Cara membuat:

1/. Iris iris Jamur Kuping, daun bawang, seledri. Cincang bawang merah dan bawang putih.

2/. Rebus bihun, tiriskan lalu potong kecil kecil.

3/. Ambil 4 putih telor .

4/. Hancurkan tahu putih. Lalu masukkan cincangan bawang metah, bawang putih, irisan jamur kuping, potongan bihun, irisan daun bawang seledri, garam, gula dan minyak wijen. Aduk aduk hingga rata.

5/. Masukkan putih telur ke dalam adonan, lalu diaduk aduk kembali hingga merata.

6/. Pindahkan adonan Tahu Telur Jamur ke dalam Loyang. Kukus hingga matang.

7/. Angkat Tahu Telor yang sudah matang. Dinginkan sebentar, lalu potong potong sesuai selera.

8/. Gulingksn potongan tahu dalam putih telor, lalu goreng dengan api sedang hibgga matang dan wananya kekuningan.

9/. Angkat tahu dan tiriskan.

Hidangkan hangat-hangat dengan cabe rawit. Mantap!!!.

Resep Dapur: Lumpia Ayam Jamur Kuping.

Standard

Saya membeli sebungkus Jamur Kuping. Eh lumayan banyak juga isinya. Awalnya untuk membuat Tahu Jamur Kuping, akhirnya saya membuat juga Lumpia Jamur Kuping.

Gimana cara membuatnya? Saya share di sini ya.

Bahan- bahan:. Jamur Kuping, Dada ayam, Daun Bawang, Seledri, Garam, Gula, Bawang Merah, Bawang Putih, Minyak Wijen, Kecap Manis, Telor Ayan, Kulit Lumpia.

Cara Membuat :

1/. Iris tipis tipis Jamur Kuping. Daun Bawang, Seledri.

2/. Cincang daging ayam. Juga cincang bawang merah dan bawang putih.

3/.Tumis daging ayam cincang dalam minyak panas, lalu masukkan irisan jamur kuping, aduk- aduk.

3/. Masukkan bawang merah bawang putih cincang, irisan daun bawang dan seledri, aduk aduk hingga matang.

4/. Tambahkan garam, gula, dan minyak wijen secukupnya. Masak sampai matang, lalu angkat. Jadikan masakan ini sebagai isi lumpia.

5/. Letakkan sesendok isi lumpai ke dalam kulit lumpia. Lalu lipat dan gulung. Agar gulungan tidak mudah lepas, olesi dengan putih telor. Kerjakan sesendok demi sesendok hingga tumisan habis.

6/. Goreng Lumpia yang masih basah dengan api sedang hingga kekuningan.

Lumpia diangkat dan siap dihidangkan untuk keluarga yang sedang berada di rumah menunggu serangan Corona mereda.

Batun Teep Dan Tubuh Kita.

Standard
Batun Teep.

Waktu saya kecil, ada seorang nenek yang selalu berjualan Batun Teep di pojok lapangan kabupaten dekat rumah saya. Saya ingat akan rasanya yang sangat enak , gurih dan garing. Sayang sekali, belakangan ini sangat sulit menemukan cemilan Batun Teep ini lagi.

Batun Teep. Mungkin sebagian ada yang bingung dengan apa itu Batun Teep?. Nah, buat mereka yang belum tahu, saya ingin cerita sedikit. Batun Teep atau Biji Terap adalah salah satu camilan traditional yang terbuat dari biji-biji buah Teep yang disangrai atau digoreng. Rasanya memang sangat enak dan gurih.

Teep alias Terap, atau Tarap (Artocarpus odoratissimus) sendiri adalah tanaman sekeluarga dengan nangka, yang memiliki buah dengan biji jecil kecil dan banyak.

Sudah lama sekali saya tidak pernah melihat Batun Teep lagi. Mungkin sudah lebih dari 25 tahun. Iya. Memang selama itu. Tapi saya masih ingat banget rasanya yang gurih dan garing itu. Saking hobbynya makan Batun Teep, saya bisa menang jika ada lomba cepat-cepatan makan Batun Teep dengan kakak dan adik-adik saya.

Beberapa waktu lalu saat sedang lihat lihat Facebook saya menemukan seseorang berdagang Batun Teep secara online. Alangkah girang hati saya. Wah…ini saatnya saya menikmati Batun Teep lagi. Harganya Rp 20 000 per bungkus yang isinya 250g. Tak tanggung-tanggung saya order 2 kg. Jarak jauh ini ya. Denpasar -Jakarta. Daripada ntar bolak-balik lagi belinya.

Sayapun mengorder. Kebetulan banget pedagangnya baik dan ramah.

Hari ini sepulang kerja saya menemukan kuriman Batun Teep sudah sampai di rumah. Tak sabar lagi, saya buka kemasannya dengan gunting. Kress!!!. Muncullah biji biji gurih yang disangrai coklat keemasan dan sedikit menghitam itu keluar. Sangat senang melihatnya. Nyam nyam ๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹๐Ÿ˜‹

Saya ambil sebiji dan saya gigit untuk mengupas kulitnya. Muncul bijinya yang bersih, coklat dan mengkilat. Saya kunyah.

Kruk kruk.. OUCHHHH!!!!!. Oh…..Gigi saya terasa sakit. Rasanya nyaris mau lepas. Ternyata biji Batun Teep ini agak keras. Saya periksa gigi saya hati-hati. Untunglah tidak terjadi gangguan yang serius. Biji ini hanya agak keras saja dibanding biji biji lain.

Ooh ya.. Barulah saya ingat jika biji atau Batun Teep ini dari dulu memang keras. Jadi bukan tiba tiba jafi keras. Tapi mengapa baru terasa?

Ha ha ha… ternyata umur memang tidak bisa dibohongi. Batun Teep dari dulu memang keras. Tapi karena gigi saya waktu kecil masih sangat kuat, kerasnya biji Teep bisa saya abaikan. Enteng saja mengunyahnya. Tidak terasa.

Tapi sekarang, dimana gigi geligi mulai merapuh, gusi juga mulai sensitif, ternyata mengunyah Batun Teep tidaklah semudah dahulu saat masih kecil.

Kejadian ini membuat saya jadi lebih memikirkan kesehatan saya.

Berjalannya waktu, membuat beberapa hal menjadi semakin meningkat dalam diri saya. Seperti misalnya pengalaman saya, intisari pelajaran hidup yang saya tangkap, itu semuanya semakin meningkat.

Tetapi di sisi lain, saya menyadari jika selain mengalami peningkatan, saya juga mengalami penurunan atau kemunduran dalam beberapa hal yang tak bisa saya hindarkan. Misalnya kekuatan anggota tubuh saya, ternyata tidak seperti dulu lagi. Ia melemah. Buktinya mengunyah Batun Teep sekarang jadi tidak semudah dulu lagi.

Ibaratnya jika dulu saya menggigit Batun Teep, maka Batun Teepnya lepas dari kulitnya dan bijinya hancur saya kunyah. Tapi jika sekarang saya menggigit Batun Teep, bisa jadi gigi saya yang lepas dan hancur ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€

Okey. Saya kembali memandang ke Batun Teep di dalam piring ini, seolah ia berkata kepada saya, ” Jangan sok merasa selalu muda!!!”. Ha ha ha.. iya iya.

Tentu saja saya tetap memakan Batun Teep ini satu per satu walaupun kali ini memang harus pelan pelan.

Selagi Musim Cempedak.

Standard

Cempedak!. Pertama kali saya tahu kata itu dari buku “Bahasaku”, buku pelajaran SD jaman dulu milik kakak sepupu saya. “Ibu membeli cempedak. Hendak dinasak”. Kalau tidak salah ingat begitu kata-katanya. Waktu itu saya sangat penasaran. Pengen tahu yang namanya buah Cempedak. Tapi tak pernah melihat. Hanya setelah besar saya mengenal buah cempedak yang digoreng di rumah teman saya. Mirip buah nangka goreng.

Saat seseorang bertanya kepada saya, “Bu, apa bahasa Balinya Cempedak?”. Saya sendiri tidak tahu”. Saya bilang ” ya… cempedak juga. Nggak ada bahasa Balinya”. Setelah itu saya berpikir sendiri… mengapa tidak ada bahasa Bali untuk buah Cempedak? Apa jangan -jangan di Bali tidak ada buah Cempedak?. Saya sendiri kurang yakin. Perasaan saya pernah melihat entah di mana.

Baiklah. Itu hanya cerita singkat tentang ingatan saya akan buah Cempedak. Karena kali ini saya melihat buah Cempedak di pasar, tepat setelah kemarinnya Mbak yang kerja di rumah saya bilang “Bu sekarang ini lagi musim buah Cempedak, Bu. Uuh…wangi sekali“. Kata si Mbak.

Ya…jika nanti saya ketemu buah Cempedak, akan saya beli. Mumpung lagi musim. Pikir saya. Karena jika tidak musim, tentu akan lebih sulit lagi mencari. Dan benar saja, ketika saya mampir ke pasar ternyata nemang saya lihat ada banyak buah Cempedak. Maka saya belilah dan bawa pulang.

Buah ini memang sangat luar biasa wanginya. Sangat semerbak dan rasanya manis seperti nangka. Saking wanginya saya sempat berpikir jika dari buah Cempedak ini diekstrak dan ditambahkan ke parfum tentu akan jadi unik juga. Mungkin bisa meningkatkan impact dan long lastingness dari parfum ๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€๐Ÿ˜€.

Cempedak bisa dibikin apa?.

Buah Cempedak yang matang bisa dimakan begitu saja, seperti kita memakan buah nangka. Daging sekitar bijinya cukup tebal, berwarna kuning terang. Ukurannya lebih kecil, bulat dan lebih berserat ketimbang buah nangka.

Uniknya, tidak seperti nangka, buah Cempedak bisa dibelah memanjang di satu sisi, lalu ditarik dari tangkainya.

Luar biasa, ternyata jika ditarik begitu, semua buah yang ada bijinya nempel di tangkai buahnya , sementara semua ampasnya lepas .

Sehingga yang ada hanya buahnya yang enak dimakan itu saja.

Selain langsung dimakan, buah Cempedak juga enak digoreng seperti pisang goreng.

Dan bijinya enak juga direbus. Sama seperti beton nangka dengan kulit ari yang lebih tipis.

Resep Cemilan: Mangkok Jamur Shiitake Isi Ayam.

Standard

Camilan berbahan dasar Jamur adalah salah satu cemilan favorit saya untuk teman minum teh atau kopi. Kali ini saya melihat Jamur Shiitake di pajangan sebuah Super Market dan melihat harganya agak miring dibanding biasanya, saya pun mengambil 1 pack.

Jamur ini akan saya olah menjadi Mangkok Jamur Shiitake Isi Ayam.

Bahan bahannya:

1/. 1 pack Jamur Shiitake isi sekitar 20- 24 pcs.

2/. 1/4 kg daging ayam cincang.

3/. 2 butir telor ayam.

4/. 1 sendok minyak wijen.

5/. Garam secukupnya.

6./ Gula secukupnya.

7/. Daun Oregano dicincang halus.

8/. Lada secukupnya.

9/. 2 siung Bawang putih dicincang halus.

Cara membuatnya:

1/. Cuci Jamur Shiitake.

2/. Lepaskan tangkai jamur dari payungnya, sehingga payung jamur yang tertinggal membentuk mangkok.

3/. Bubuhkan garam dan gula pada payung jamur. Sisihkan.

4/. Suir suir tangkai jamur.

5/. Masukkan daging ayam giling, suiran rangkai jsmur Shitake, 2 butir telor, aduk aduk hingga merata.

Lalu tambahkan garam, gula, lada, bawang putih cincang dan minyak wijen. Aduk aduk lagi hingga rata.

6/. Masukkan adonan ayam jamur ke atas mangkok jamur Shiitake.

7/. Kukus beberapa menit hingga matang.

Mangkok Ayam Jamur siap dhidangkan setelah matang dikukus.

Pilihan lainnya untuk ibu bekerja yang tak selalu punya waktu untuk memasak, mangkok ayam jamur yang sudah matang dikukus kita masukkan ke dalam lemari pendingin. Jika mau dihidangkan:

Pilihan 1 : dipanggang.

Masukkan mangkok ayam jamur ke dalam oven. Suhu 180 ยฐC selama 10 menit.

Pilihan 2, digoreng.

Potong mangkok ayam jamur jadi 2 atau 4 sesuai selers, tambahkan tepung bumbu lalu goreng.

Hidangkan panas panas.

Selamat mencoba.

Tips Ibu Bekerja: Membuat Stock Lumpia Beku.

Standard
Tips Ibu Bekerja: Membuat Stock Lumpia Beku.

Sebagai seorang ibu, tak semua dari kita beruntung bisa mengurus anak-anak dengan exclusive di rumah. Banyak juga yang terpaksa harus bekerja meninggalkan anak di rumah. Pemecahannya, kebanyakan orang merekrut asistent rumah tangga yang handal untuk menangani urusan domestik termasuk memasak.

Tapi sayangnya hidup tak selalu semudah itu. Terkadang asistent rumah tanggapun tak ada. Atau kadang kadang masakan si Mbsk nggak cocok dengan selera anak anak dan suami.

Lalu bagaimana?.Ya…harus meras otak ya. Bikin sendiri masakan yang disukai anak-anak.

Dalam keadaan seperti itu, saya butuh hal hal yang cepat dan praktis. Salah satu yang bisa dilakukan adalah membuat makanan beku yang bisa disimpan beberapa hari dan siap dimasak lagi jika dibutuhkan.

Nah..bagaimana kalau kita membuat stock Lumpia? Ini makanan cukup mudah dibuat dan bisa kita simpan beberapa hari dalam kondisi beku. Bikinnya tentu di hari libur. Sabtu atau Minggu sehingga bisa dimanfaatkan saat hari kerja.

Kali ini saya membuat stock Lumpia hingga 70 buah. Lumayan banyak ya. Jika sekali menggoreng menghabiskan 15-20 lumpia, maka stock ini cukuplah buat nambah nambah lauk ataupun cemilan selama hari kerja.

Lumpia Udang.

Yang dibutuhkan adalah Kulit lumpia, dada ayam, udang , wortel, daun kucai / daun bawang, seledri, bawang bombai, bawang putih, garam , merica, gula, minyak wijen, kecap inggris, telor ayam. Sedikit minyak untuk menumis.

Cara membuatnya:

1/. Cuci dada ayam dan udang hingga bersih, lalu cincang halus.

2/. Siapkan bumbu rajang halus : bawang bombai, bawang putih, daun bawang /kucai, seledri. Parut wortel.

3/. Tumis ayam dan udang cincang dengan bumbu yang sudah disiapkan halus. Gunakan api kecil.

4/. Tambahkan garam, gula, merica halus, kecap inggris, minyak wijen. Aduk hingga matang lalu angkat buat isian lumpia.

5/. Bentangkan kulit lumpia. Isi dengan adonan ayam dan udang pada salah satu ujungnya, lalu lipat dan gulung.

6/. Rekatkan ujung kulit lumpia dengan telor kocok atau putih telor.

7/. Tata dalam box makanan dan masukan ke dalam Freezer.

Ambil sesuai dengan kebutuhan. Tinggal goreng saja. Biasanya stock segitu habis dalam 3 -4 hari.

Lumayan kan? Irit waktu dan irit pengeluaran.

Keripik Kentang Kampung.

Standard

image

Hujan -hujan. Pas musim liburan. Nggak nyaman pergi ke mana-mana. Akhirnya hanya bengang bengong di rumah.
Nah biar anak-anak tidak bosan, kita minum teh hangat saja ya. Temannya kita bikin keripik kentang tipis – tipis alias Potato Chips. Tentu saja bukan Potato Chips a la pabrikan…tapi keripik kentang gaya rumahan.
Idenya sata dapat saat kemarin siang main ke daerah Lembang. Karena macet, saya berhenti di sebuah restaurant di pinggir jalan. Di daftar menunya ada Potato’s skin. Nah saya orderlah. Yang ada di bayangan saya adalah kulit kentang panggang yang ada isinya misalnya ayam atau jamur.ย  Nah ini yang keluar ternyata gorengan kentang tipis tipis setipis kulit kentang (dan termasuk jg kulitnya). Enak juga dicocol sambel barbeque. Persis seperti keripik kentang di kampung. Ide bagus yang layak dicontek nih…
Cara membuatnya gampang sih.ย Empat butir kentang. Cuci bersih. Lalu iris tipis tipis. Jika ada alat pengiris khusus tentu tingkat ketipisan irisan bisa terkontrol dengan lebih baik. Rendam irisan kentang dalam air bersih dan sedikit garam. Tiriskan. Lalu goreng hingga warnanya kuning keemasan. Angkat dan tiriskan di atas kertas tissue.
Untuk cocolan, bisa pakai sambal apa saja. Kentang garing. Anak anak pasti suka.