Tag Archives: Gunung Batur

Kisah Coklat Yang Meleleh Di Atas Donat.

Standard

Dear Wita,
Aku masih ingat
Ketika pertama kali melihatmu saat kita lolos seleksi PMDK tahun itu.
Kita saling menatap & saling membisu namun penuh keinginan untuk saling tahu.
Seketika aku menyadari kecerdasan yang terpancar dari matamu. Read the rest of this entry

Serial Kampung Halaman – Songan, Desaku Yang Permai.

Standard

Ketika  Mbak Evi, seorang sahabat blogger saya  berkisah tentang kampung halamannya, saya juga jadi tergerakk untuk menulis tentang kampung halaman saya.  Sebenarnya dalam kenyataannya saya memiliki dua kampung halaman.  Yang pertama adalah Desa Songan. Desa darimana saya berasal dan  merupakan lokasi rumah kakek saya yang bermarga Kayu Selem  (=Kayu Hitam, Blackwood). Dan yang kedua adalah Kota Bangli. Kota kecil dimana saya menghabiskan masa kanak-kanak saya hingga remaja. Di sanalah letak rumah ayah-ibu saya (keduanya telah tiada). Dan tak jauh dari sana, sekitar 2-3 km, terdapat rumah kakek saya dari pihak ibu yang bermarga Pande (= marga tukang emas,perak,besi; gold&silver smith). Jarak ke dua tempat ini sekitar 35 km. Namun kali ini saya akan menceritakan mengenai Desa Songan saja. Read the rest of this entry

Real Country Story: Sebuah Ladang di Banjar Paketan, Sukawana -Kintamani.

Standard
Real Country Story: Sebuah Ladang di Banjar Paketan, Sukawana -Kintamani.

Beberapa saat yang lalu saya & saudara-saudara saya mampir di lahan pertanian & peternakan milik seorang keluarga kami di banjar Paketan, desa Sukawana, Kintamani – Bangli. Kebetulan keluarga saya itu sedang sakit. Saat saya datang, beliau sedang berbaring di pembaringan dekat tungku menyala yang berfungsi ganda sekaligus sebagai perapian untuk mengusir hawa dingin Kintamani yang menusuk tulang. Read the rest of this entry

Liburan ke Bali Ya? Mampir ke Bangli Yuk..

Standard

Kalau ada yang merencanakan liburan ke Bali, mungkin ada baiknya mampir ke Bangli, kota kecil yang letaknya di tengah tengah pulau Bali. Bangli, adalah kota kelahiran saya. Di sana rumah saya. Di sana keluarga yang saya cintai tinggal dan menjalani kehidupannya. Selain memang menyimpan banyak  kenangan indah dengan orang –orang yang saya sayangi, kota itu memang indah, sejuk dan tenang. Mungkin sebagian orang yang menyukai kehidupan kota yang hingar bingar mengatakan bahwa Bangli terlalu sepi, namun bagi orang yang menyukai ketenangan & ketentraman jiwa, Bangli yang sejuk & tenteram merupakan tempat tinggal yang menyenangkan. Sehingga tidak heran jika sebuah Rumah Sakit Jiwa yang besar (barangkali yang terbesar untuk  kawasan  Indonesia timur) mengambil lokasi disana. “Dari Bangli ya? Orang gila dong..” olok teman saya waktu saya kecil. “Lah..justru Bangli, tempatnya buat pemulihan jiwa!” begitu selalu jawab saya . Read the rest of this entry