Tag Archives: Happy New Year

Selamat Tahun Baru 2018.

Standard
Selamat Tahun Baru 2018.

Selamat pagi teman- teman pembaca. Selamat Tahun Baru 2018!.

Tahun 2017 baru saja lewat. Tentu saja tahun itu memberi arti yang berbeda-beda bagi setiap orang. Ada yang menganggapnya sebagai tahun yang penuh dengan hal-hal baru yang menyenangkan, tahun tahun yang penuh dengan kebahagiaan dan kesuksesan, atau mungkin juga ada yang menganggap tahun 2017 adalah tahun yang penuh dengan kedukaan dan sebagainya.

Bagi saya sendiri, setelah saya tengok ke belakang, tahun 2017 adalah tahun yang paling kurang produktif. Baik secara pribadi maupun dalam aspek kehidupan saya yang lainnya. Tahun di mana saya hanya menghasilkan sedikit karya yang memuaskan hati saya.

Salah satu contohnya adalah dalam dunia blogging. Jumlah tulisan saya tahun ini sungguh turun drastis. Hanya 49 buah dalam setahun. Sebagai pembanding saya ambil tahun lain secara acak – misalnya tahun 2012, saya menghasilkan 201 tulisan dalam setahun!. Nah, bayangkan betapa kurang produktifnya saya di tahun 2017 lalu. Seperempat dari tahun 2012 pun tak ada. Sungguh terlalu!.

Contoh lain adalah dalam hal per”dapur hidup” an. Kegiatan saya dalam menanam kebutuhan dapur sehari-hari. Tahun 2017 ini panen saya sangat terbatas jika dibandingkan tahun sebelumnya. Terang saja, karena kegiatan menanam agak berkurang. Lho…kenapa bisa begitu ya?

Alasannya tentu banyak. Semua alasan bisa kita cari sebagai bentuk pembenaran atas kekurang berhasilan kita. Yang paling mudah adalah menyalahkan kondisi ekonomi di tahun 2017 yang lagi sulit 😀😀😀, yang menyita perhatian dan waktu saya lebih banyak, sehingga saya tak punya banyak waktu untuk berpikir dan menghasilkan sesuatu. Kedengeran agak masuk akal nggak?. Ha ha..😃 😃😃

Terlepas dari apapun yang saya sebut sebagai penyebabnya, namun di dalam hati saya tetap mengakui bahwa seandainya saja saya sedikit lebih semangat dan lebih rajin mengerahkan pikiran, daya upaya dan usaha saya, tentu hasilnya akan menjadi lebih baik dari itu.

Nah lho?! Jadi kesimpulan sebenarnya adalah, segala bentuk kesuksesan ataupun kekurang suksesan, jika mau jujur sangat ditentukan oleh seberapa jauh kita meletakkan semangat dan upaya kita untuk mencapainya diatas segala situasi yang ada.

Hari ini tahun 2018 telah hadir. Saya rasa ada baiknya saya gunakan sebagai tonggak batu, tonggak titik balik yang memompa semangat hidup saya kembali agar bisa lebih produktif lagi berkali lipat dibanding tahun 2017.

Orang bilang, ucapan adalah doa. Dan doa akan selalu berhasil terbaik jika dibarengi dengan upaya yang sepadan juga.

Baiklah teman-teman semuanya, sekali lagi Selamat Tahun Baru 2028. Semoga di tahun 2018 ini kita semua menjadi lebih produktif dan lebih sukses.

Advertisements

Tahun Yang Penuh Bahagia.

Standard
Happy New Year 2016.

Happy New Year 2016.

Happy New Year! Itu kata dunia  ketika malam pergantian tahun baru. Orang -orang saling menukar ucapan dan memberikan kata-kata penyemangat untuk menjalani kehidupan di tahun yang baru datang. Saya senang membacanya dan berterimakasih tentunya atas setiap ucapan Selamat Tahun Baru yang saya terima dari keluarga maupun dari para sahabat.

Dari semua kalimat dan kata-kata yang saya dengar, saya paling tertarik kepada kata “Happy” yang berada di depan  kata-kata “New Year”. Mengapa orang menempatkan kata Happy di depan kata New Year?. Kata yang sama juga saya lihat ada di depan kata “Birthday” dan acara-acara perayaan lainnya.

Saya bukan ahli bahasa dan bukan pula seseorang yang terlahir dan besar dalam budaya  yang menggunakan sapaan dalam Bahasa Inggris, sehingga saya tidak paham persis kenapa mengapanya. Tapi menurut interpretasi saya sendiri kata Happy di sini tentu dimaksudkan sebagai harapan agar orang yang diselamati itu berbahagia alias happy. Happy New year, barangkali maknanya “Semoga di tahun yang baru ini anda berbahagia”. Begitu kira-kira ya..

Didoakan agar hidup kita berbahagia oleh orang-orang di sekitar tentu benar-benar sangat membahagiakan. Oleh karena itu mari kita doakan kembali para keluarga dan sahabat kita itu agar merekapun berbahagia juga. Jadi kita semua berbahagia ya…

Selain doa dari orang-orang di sekeliling, tentunya kita sendiri juga perlu berusaha untuk meraih kebahagiaan kita. Karena doa saja tanpa usaha tentu tidak cukup. Pertama kita sendiri yang harus berusaha membuat hidup kita menyenangkan dan membahagiakan. Sehingga jika ada orang lain yang mendoakan kebahagiaan buat kita, itu adalah bonus.

Menjalani hidup itu tak ubahnya laksana sedang menulis. Dan tentunya,  jika tulisan tentang perjalanan kehidupan kita itu dibukukan, kita ingin membaca sebuah buku yang indah dan kaya serta penuh makna.  Buku yang bukan hanya diri kita sendiri saja yang menyukainya, tetapi  buku yang orang lain juga ikut senang melihat dan membacanya.

Karena ada banyak hal yang berseliweran selama perjalanan hidup ini,  kita  perlu berfokus pada hal-hal yang menurut kita penting artinya bagi hidup kita. Entah itu keluarga, pendidikan, pekerjaan, bermasyarat  dan sebagainya. Kita harus fokus pada beberapa hal penting itu saja. Hal-hal lain yang kurang penting, bisa kita jadikan sebagai element penghias kehidupan, karena pada hakekatnya kita tidak bisa fokus pada banyak hal. Jika kita memaksakan diri untuk berfokus pada banyak hal,  selain perhatian kita pecah, tentunya itu bukan fokus lagi namanya.

Hal-hal penting – bisa jadi berbeda-beda bagi setiap orang. Sesuatu yang penting bagi si A belum tentu penting bagi si B. Demikian sebaliknya. Buat kita yang ibu rumah tangga misalnya, keluarga  dan pendidikan anak itu sangat penting. Mari kita fokus pada keluarga  dan pendidikan anak kita. Demikian juga jika pekerjaan dan pergaulan sosial merupakan hal penting dalam hidup kita, mari kita fokuskan diri pada pekerjaan dan kehidupan sosial kita. Di luar itu derajat perhatian kita boleh sedikit berkurang.

Berikutnya kita perlu menangkap setiap moment- moment  yang menyenangkan , setiap suasana yang membahagiakan yang tertangkap dalam fokus kita. Kita catat dan rekam untuk kita torehkan dalam catatan perjalanan hidup kita. Sehingga jika suatu saat kita menengok kembali, maka yang tercatat dalam kehidupan  serupa dengan rangkaian moment-moment dan suasana indah yang membahagiakan.

Nah bagaimana jika ada banyak moment-moment yang kurang menyenangkan dan membahagiakan ? Karena yang namanya manusia, hidup kita tentu tak luput dari suka duka. Sedih dan bahagia. Moment seperti itu jangan ditangkap dan dicatat. Tapi pelajari dan dapatkan intisarinya. Setelah mendapatkan intisari pelajarannya, barulah kemudian kita catat agar menjadi cerita yang memotivasi diri untuk menjadi lebih positive lagi ke depannya. Dengan demikian kebahagiaan kita tidak terganggu oleh moment-moment menyedihkan dan menyakitkan yang pernah mampir dalam perjalanan hidup kita.

Jika semua itu telah kita laksanakan, namun catatan perjalanan hidup kita masih terasa kurang bermakna, jangan terlalu khawatir. Cari lagi sudut-sudut yang lain, yang mungkin saja memberi kita makna yang lebih baik untuk di catat. Sehingga cerita hidup kita menjadi lebih kaya, lebih indah dan membahagiakan, serta mengalir dengan penuh makna.

Jika ada yang bilang hidup itu adalah sebuah buku. Dan jika ada lagi orang yang lain bilang bahwa tahun baru ini laksana membuka lembaran halaman baru, maka mari kita ketik di halaman buku kita, moment-moment yang membahagiakan serta intisari pelajaran kehidupan yang kita lalui guna memotivasi diri kita sendiri agar semakin positive ke depannya.  Sehingga kelak, ketika buku ini dibaca, halaman-halaman dan bab-babnya dipenuhi dengan hal-hal yang indah dan penuh makna.

Selamat Tahun Baru 2016!.