Tag Archives: Kasih Sayang

Ibu Mertua, Kasih Sayang Dan Keadilan.

Standard

Setelah perjalanan panjang yang sangat melelahkan dari Jakarta,  maka mendekati pukul sembilan malam tibalah kami di Sukabumi. Ibu mertuaAh,akhirnya!.Saya turun untuk membuka dan mendorong pagar rumah, agar kendaraan bisa masuk ke halaman. Lalu segera mengangkat dan menggendong anak saya yang kecil karena ia tertidur dan susah dibangunkan.  Melihat kami datang, Ibu Mertua saya menyongsong di depan pintu. Saya menyalaminya dan  ibu mertua saya  segera menciumi cucu-cucunya. Penuh kasih sayang  dan kangen. Saya melihatnya dengan terharu.

Udara terasa dingin. Sambil menunggu air panas untuk teh mendidih, saya  ngobrol dengan ibu mertua saya. Menyempatkan diri mendengar curhatnya tentang banyak hal. Mulai tentang pinggulnya yang sakit, maag-nya yang terasa membaik. Lalu tentang tanaman dan halaman rumah, tukang membersihkan kebun yang sakit dan tak bisa melanjutkan tugasnya lagi. Lalu berikutnya cerita tentang  seorang keponakan yang menikah,  hingga cerita tentang orang-orang  demo. Banyak juga. Saya selalu melihat Ibu mertua saya semangat bercerita setiap kali saya datang. Matanya selalu berbinar-binar penuh kebahagiaan. Seolah-olah jutaan kisah itu telah menumpuk dan siap untuk ditumpahkan kepada saya. Sayapun menjadi pendengar yang baik seperti biasanya. Read the rest of this entry

Valentine: Cinta Adalah……???

Standard

Andani Cinta

Belakangan saya memperhatikan statistik pengunjung ke blog saya meningkat ke arah tulisan yang saya upload tahun lalu Hello Sayang, Selamat Hari Valentine Ya…”.  Oh, rupanya menjelang hari Valentine  ya. Pantes saja banyak yang search seputaran cinta dan valentine. Ada yang mencari cara untuk mengucapkan Selamat hari Valentine, ada yang mencari cara untuk membuat surprise di hari Valentine, ada yang sekedar iseng ingin mendengar kisah hari Valentine, dan sebagainya. Saya memikirkan sebuah search term  yang menarik “Cinta adalah…?” Read the rest of this entry

Hari Ini, 12 Tahun Yang Lalu Anakku Lahir.

Standard

Hari ini ulang tahun Andri (saya suka memanggilnya Andrei), anak saya yang besar. Tidak terasa telah dua belas tahun lamanya saya menjadi seorang ibu baginya. Anak yang akhirnya hadir setelah bertahun-tahun saya menikah dan menunggu. Pada hari ulang tahunnya kali ini, saya ingin mengkilas balik beberapa kenangan yang mengesankan bersamanya.

Bagaimana Andri lahir? – Usia O. Read the rest of this entry

Care For Our Loved One…

Standard

Perasaan Bersalah &  Kepedulian Terhadap Orang Yang Kita Cintai.

Pulang kerja kemarin saya diundang untuk mengikuti acara jamuan makan malam kantor yang tak bisa saya hindarkan. Jamuan dilakukan di sebuah restaurant Jepang. Sebenarnya saya menyukai masakan Jepang. Saya pikir,seharusnya saya akan menyukai jamuan makan malam kali ini. Namun, karena acara  dilakukan setelah jam kantor, tentu saya akan pulang lebih malam dibanding biasanya.  Ini sedikit merepotkan saya kali ini, karena kebetulan acara jamuan dilakukan saat banyak orang masih belum pulang kembali dari libur Lebaran. Termasuk  asistent rumah tangga yang bekerja di rumah saya. Jadi, jika saya belum kembali ke rumah saat jam makan malam, tentu tidak ada orang yang akan menyiapkan masakan untuk anak-anak dan suami. Read the rest of this entry

Karuna, Kasih Sayang Di Sekitar Kita.

Standard

Hidup memang penuh cinta!. Setelah menghabiskan waktu yang sangat membahagiakan bersama orang-orang yang saya cintai di Bali, saya pun kembali ke kerutinan hidup di Jakarta yang juga penuh cinta. Anak-anak menyambut saya dengan suka cita. Anak saya yang kecil segera menutup tubuh saya dengan selimut yang hangat ketika tanpa sengaja saya tertidur kelelahan. Super ngantuk!. Lalu beberapa jam kemudian, anak saya yang besar membangunkan saya dengan ciuman di pipi sambil berbisik “ Mama, bangun Ma!  Mama tertidur dan belum mandi!”. Rupanya anak saya ingin membangunkan saya, namun tidak ingin membuat saya kaget dan pusing. Saya terbangun dan terharu menyadari betapa baiknya anak-anak memperlakukan saya, ibunya.  Penuh kelembutan dan  kasih sayang. Read the rest of this entry

Love Secret Recipe.

Standard

Bersamaan dengan  perjalanan saya ke Denpasar kemarin, sebuah rombongan keluarga yang dipimpin oleh seorang pria paruh baya juga berangkat dengan menumpang pesawat yang sama.  Saya menaksir umurnya tidak jauh dengan saya.  Ia tampak mengatur tempat duduk anak, keponakan dan anggota keluarga lainnya. Lalu kepada seorang wanita yang ternyata adalah ibunya, ia berkata “ Mama duduk di sini saja ya” Katanya dengan nada yang penuh kasih sayang.  Ibu itupun duduk di sebelah saya.  Nafasnya kelihatan agak kurang teratur. Rupanya agak kecapean saat menaiki tangga pesawat.   Putranya menghibur dan menenangkan bahwa rasa tidak nyaman itu disebabkan karena kaki ibunya yang sakit dan sebentar lagi tentu sembuh.Lalu putranya membantu memasangkan  seat-belt ke pinggang ibunya dengan baik. Ia melakukannya dengan sangat hati-hati dan penuh perhatian. Selanjutnya ia memberikan shawl kepada ibunya yang segera menggunakannya untuk mengantisipasi jika udara menjadi sangat dingin di dalam pesawat. Diam-diam saya memperhatikannya dengan sudut ekor mata saya.  Saya sangat terkesan dibuatnya.  Sungguh Ibu yang berbahagia.Memiliki putra yang sangat baik dan penuh perhatian. Read the rest of this entry